HaiBunda

PARENTING

Kapan Bayi Mulai Bisa Mengenali Wajah Seseorang yang Familiar?

Kinan   |   HaiBunda

Jumat, 03 Jul 2026 20:20 WIB
Ilustrasi Kapan Bayi Mulai Bisa Mengenali Wajah Seseorang yang Familiar?/Foto: Getty Images/staticnak1983
Jakarta -

Bayi akan lebih senang berada di sekitar orang tua dan pengasuh terdekatnya. Namun, sebenarnya kapan bayi mulai mengenali wajah familiar Bunda, Ayah, dan keluarga lainnya?

Pada awal kehidupannya, bayi umumnya hanya memiliki memori jangka pendek yang bertahan selama beberapa menit. Nantinya kemampuan mengingat bayi akan berkembang sangat pesat selama tahun pertama kehidupannya.

Kapan bayi bisa mulai mengenali wajah?

Dikutip dari laman Parents, bayi sebenarnya mulai dapat mengenali wajah sejak beberapa minggu pertama setelah lahir.


Sejak pertama kali melihat dunia, bayi sudah mampu memusatkan perhatian dan mulai mengingat wajah-wajah yang familiar, terutama orang-orang yang selalu ada di sampingnya. 

Di sekitar usia 2 hingga 3 bulan, bayi juga biasanya mulai menunjukkan tanda-tanda kuat bahwa ia sudah mengenali wajah Bunda. Hal ini bisa dilihat dari saat Si Kecil merespons suara Bunda, tersenyum saat melihat Bunda, atau menatap wajah Bunda lebih lama dibandingkan orang lain.

Memasuki usia 4 hingga 7 bulan, bayi mulai mengembangkan kemampuan yang disebut object permanence atau permanensi objek. Artinya, mereka mulai memahami bahwa seseorang atau suatu benda tetap ada meskipun sedang tidak terlihat.

Bagaimana dengan pengenalan wajah anggota keluarga yang jauh?

Untuk anggota keluarga yang jauh dan mungkin jarang bertemu seperti kakek, nenek, atau saudara lainnya, bayi mungkin membutuhkan waktu 1-2 tahun untuk benar-benar mengingat mereka.

Nah, Bunda dapat membantu proses mengingat ini dengan rutin melakukan panggilan video bersama anggota keluarga.

Selain itu, Bunda juga bisa membagikan foto dan kabar terbaru melalui media sosial, lalu melihatnya bersama bayi sambil menceritakan siapa saja yang ada di foto tersebut dan kegiatan yang pernah dilakukan bersama mereka.

Proses mengingat wajah dan benda sesuai rentang usia bayi

Dikutip dari What to Expect, seiring bayi semakin sering terjaga dan lebih waspada terhadap lingkungannya, ia akan mulai mengamati serta mempelajari berbagai hal.

Hal ini termasuk mengingat wajah yang familiar, serta benda-benda yang ada di sekitarnya. Sampai pada akhirnya, bayi mampu mengenali dirinya sendiri.

Berikut proses mengingat yang dialami oleh bayi jika diurutkan berdasarkan rentang usianya:

1. Saat lahir

Penelitian menunjukkan bahwa bayi baru lahir, meski penglihatannya masih terbatas sekitar 30 cm, lebih senang melihat wajah yang dikenalnya, terutama wajah orang tuanya.

2. Usia 2–4 bulan

Bayi mulai mengenali wajah pengasuh utamanya. Memasuki usia sekitar 4 bulan, ia juga mampu mengenali wajah dan benda yang sudah dikenalnya meski dilihat dari kejauhan.

"Pada usia 2 bulan, bayi mulai menoleh ke arah suara orang tua dan membalas senyuman. Ia juga mulai menunjukkan ketertarikan yang besar pada wajah orang terdekat," ujar dokter spesialis perkembangan dan perilaku anak, Amir Miodovnik, MD, MPH, seperti dikutip dari The Bump.

3. Usia 6 bulan

Memasuki pertengahan tahun pertama kehidupannya, bayi sudah mengenali wajah-wajah yang familiar dan mulai memahami bahwa ada orang yang 'asing' baginya.

4. Usia 9 bulan

Pada usia ini, bayi biasanya sudah memiliki mainan atau benda favorit. Ia bahkan mampu mengenali dan mencarinya meskipun benda tersebut hanya terlihat sebagian.

5. Usia 15–18 bulan

Kemampuan mengenali diri sendiri umumnya baru berkembang saat anak berusia antara 1 hingga 1,5 tahun.

Jadi, meskipun sejak pertengahan tahun pertama bayi sudah mengenali banyak benda dan orang di sekitarnya, ia membutuhkan waktu lebih lama untuk melihat bayangan atau fotonya sendiri lalu menyadari bahwa seperti itulah wajahnya.

Seiring bertambah mandiri, seperti mulai berjalan dan berbicara, balita juga mulai memahami bahwa dirinya adalah individu yang berbeda dari anggota keluarga lainnya.

Kapan bayi mulai memiliki kenangan?

Dalam dua bulan pertama kehidupannya, bayi sudah mampu mengenali wajah dan suara yang sering ditemuinya setiap hari.

Bayi baru lahir bahkan dapat mengenali suara ibunya sejak lahir. Bayi yang disusui juga mampu mengenali aroma tubuh ibunya.

Kemampuan mengenali ini merupakan tanda awal terbentuknya memori, meskipun sangat berbeda dengan kemampuan mengingat secara rinci suatu peristiwa.

Memori pengenalan (recognition memory), yaitu kemampuan mengenali kembali orang atau benda yang pernah dilihat setelah jeda waktu tertentu, akan berkembang sangat pesat selama tahun pertama kehidupan bayi.

Saat berusia sekitar 9 bulan, bayi sudah mampu mengingat informasi yang lebih spesifik, misalnya lokasi tempat mainannya disimpan di dalam rumah.

Selain itu, bayi mulai mampu meniru tindakan yang pernah dilihatnya hingga sekitar satu minggu sebelumnya.

Kemampuan-kemampuan tersebut menunjukkan bahwa bayi yang lebih besar telah memiliki recall memory, yaitu kemampuan mengingat kembali sebagian detail dari pengalaman tertentu dalam waktu singkat, meskipun mereka masih belum dapat mengingat sebagian besar pengalaman hidupnya.

Aktivitas untuk membantu anak mengenali wajah dan benda

Ilustrasi Bunda dan bayi/Foto: Getty Images/iStockphoto/maruco

Bayi dan anak-anak mengembangkan kemampuan sosial dan komunikasinya melalui interaksi dengan orang lain, terutama dengan Bunda. 

Optimalkan stimulasi memori tersebut melalui beberapa kegiatan-kegiatan sederhana berikut:

1. Dekatkan wajah saat berinteraksi

Menatap wajah Bunda adalah salah satu aktivitas favorit bayi baru lahir. Jadi berikan banyak kesempatan bagi Si Kecil untuk melihat wajah Bunda dari dekat, misalnya berjarak sekitar 20–30 cm.

Pada usia awal, itulah jarak yang paling nyaman untuk penglihatannya.

2. Tiru ekspresi lucunya

Saling menatap sambil menirukan suara dan ekspresi wajah bayi bukan sekadar hiburan. Aktivitas ini juga membantu bayi memahami bahwa dirinya adalah individu yang terpisah dari Bunda.

3. Bermain dengan cermin

Bayi akan senang melihat bayangannya di cermin bahkan sebelum menyadari bahwa itu adalah dirinya sendiri. Letakkan cermin yang aman dan tidak mudah pecah di depannya saat tummy time.

4. Bermain cilukba

Seiring bertambahnya usia dan kemampuan mengenali benda, Bunda bisa mulai bermain cilukba dengan menyembunyikan wajah atau mainannya di balik selimut maupun bantal. Lihat ekspresi gembiranya saat berhasil 'menemukan' Bunda atau mainan tersebut.

Bayi biasanya mulai menikmati permainan cilukba sekitar usia 3 bulan, bahkan nantinya pada usia 9–12 bulan mereka mungkin mulai mengajak Bunda bermain lebih dulu.

5. Melihat-lihat foto bersama

Untuk bayi, melihat album foto bersama merupakan cara menyenangkan untuk membantu mereka mengenali diri sendiri sekaligus wajah anggota keluarga yang mereka sayangi. Tunjukkan foto anak serta anggota keluarga lainnya sambil menyebutkan siapa nama mereka.

6. Sering ajak bayi berbicara

Suara Bunda merupakan salah satu hal pertama yang dikenali bayi. Karena itu, ajaklah bayi berbicara sesering mungkin, bahkan hanya dengan menceritakan aktivitas yang sedang Bunda lakukan bersama.

Lama-kelamaan bayi akan menghubungkan suara dengan wajah Bunda, sehingga kemampuan mengenali wajah familiar bayi pun semakin kuat.

Usahakan juga untuk sering melakukan kontak mata dengan bayi, karena hal ini membantu mereka belajar memusatkan perhatian sekaligus mengingat wajah Bunda.

7. Libatkan anggota keluarga lain

Setelah bayi mulai mengenali wajah familiar seperti Bunda, ajak ia lebih sering menghabiskan waktu bersama anggota keluarga dan pengasuh yang dekat dengannya agar terbiasa juga dengan wajah serta suara mereka. Kegiatan ini membantu bayi belajar membedakan orang-orang yang sudah dikenalnya.

Itulah penjelasan tentang kapan bayi mulai bisa mengenali wajah seseorang yang familiar. Semoga bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Kalimat yang Bikin Anak Minder Seumur Hidup

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Chloe Anak Asmirandah Pakai Hanbok di Korea, Seperti Princess Negeri Dongeng

Parenting Nadhifa Fitrina

6 Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi yang Sering Disalahartikan sebagai Kekurangan

Mom's Life Amira Salsabila

Kebiasaan Sederhana saat Hamil Ini Disebut Bisa Turunkan Risiko Autisme pada Bayi hingga 30%

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Ungkapan Hati Shireen Sungkar Besarkan Putrinya Penyandang Autisme

Parenting Nadhifa Fitrina

Kapan Bayi Mulai Bisa Mengenali Wajah Seseorang yang Familiar?

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

6 Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi yang Sering Disalahartikan sebagai Kekurangan

5 Potret Chloe Anak Asmirandah Pakai Hanbok di Korea, Seperti Princess Negeri Dongeng

Kebiasaan Sederhana saat Hamil Ini Disebut Bisa Turunkan Risiko Autisme pada Bayi hingga 30%

Kapan Bayi Mulai Bisa Mengenali Wajah Seseorang yang Familiar?

Cara Mengenali Orang dengan EQ Tinggi dari Kalimat yang Diucapkan saat Ngobrol

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK