parenting
5 Fakta tentang Momen Pertama Anak yang Penting Diketahui Orang Tua
HaiBunda
Kamis, 02 Jul 2026 19:00 WIB
Daftar Isi
Setiap anak akan melewati proses tumbuh kembang yang berbeda-beda. Namun, di balik setiap tahap perkembangannya, ada banyak momen pertama yang selalu membekas di hati orang tua. Mulai dari langkah pertama, kata pertama, hingga saat masuk sekolah untuk pertama kalinya.
Setiap perkembangan ini penting diketahui orang tua untuk menilai pertumbuhan buah hatinya. Apakah anak tumbuh normal sesuai dengan tahapan usianya, atau membutuhkan pemeriksaan medis lebih lanjut. Momen pertama anak apa saja yang penting untuk diperhatikan orang tua?Â
5 Fakta tentang momen pertama anak yang penting diketahui orang tua
Simak ulasan selengkapnya berikut ini!
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Penglihatan pertama anak
Saat menggendong anak baru lahir, Bunda mungkin berpikir bahwa ia sudah bisa mengenali wajah orang tuanya. Namun nyatanya, jarak pandang anak baru lahir ini hanya berkisar antara 20-25 cm saja, Bunda.
Meskipun anak sehat dilahirkan dengan kemampuan melihat, ia masih harus melatih fokus dan kemampuan penglihatannya. Salah satu mata masih akan terlihat melihat ke sana kemari atau bahkan kedua mata tampak juling.
Baru di usia tiga bulan, penglihatan mereka sudah mulai bisa mengikuti gerakan benda-benda di sekitarnya. Penglihatan anak akan bekerja semakin jelas ketika berusia lima bulan.
2. Senyum pertama anak
Melihat buah hati tersenyum untuk pertama kali tentunya akan menjadi memori indah yang tersimpan di hati Bunda dan Ayah. Lalu kapan anak akan tersenyum pertama kali?
Anak akan mulai tersenyum pertama kali di usia 6-12 minggu. Senyuman pertama ini akan terlihat sangat manis sekaligus menggemaskan sebagai respons terhadap fungsi tubuh lainnya.
Namun, pada tahapan usia ini senyum anak-anak masih dibedakan antara senyum refleks dan senyum sosial (sungguhan). Hal tersebut bisa dilihat dari waktu dan durasinya. Umumnya, senyum refleks cenderung lebih pendek dan terjadi secara mendadak seperti saat tidur atau kelelahan.
Sedangkan senyum sosial atau sungguhan akan terjadi sebagai respons terhadap sesuatu, seperti melihat wajah orang tua atau mendengar suara kakaknya. Senyum terjadi lebih konsisten dan ada emosi yang terpancar dari matanya.
3. Langkah pertama anak
Belajar jalan menjadi salah satu tonggak penting pertama dalam perjalanan kehidupannya bayi. Umumnya, bayi mulai bisa berjalan pertama kali di usia 12 bulan.
Namun, beberapa bayi masih dianggap normal jika belum bisa berjalan di usia ini. Bayi masih akan melatih kemampuan berjalannya hingga berusia 18 bulan.
Pada fase ini, bayi butuh waktu untuk melatih kemampuan melangkah untuk pertama kali, di mana ia belajar cara menggunakan lengan dan kaki untuk meningkatkan mobilitasnya. Ia akan memulai tahap perkembangan ini dengan berguling, duduk sendiri, merangkak, hingga kemudian bisa memulai petualangan baru, yaitu melangkah untuk pertama kalinya.
4. Memori pertama anak
Bunda mungkin bertanya-tanya, apakah anak masih bisa menyimpan memorinya saat kecil. Sebuah studi menyebutkan bahwa anak dapat mengingat hal-hal yang terjadi sejak usia rata-rata 2,5 tahun, Bunda.
Studi ini juga memberikan gambaran mengenai ingatan anak-anak dipengaruhi oleh lingkungan, orang-orang, dan peristiwa di sekitar mereka. Memori pertama anak ini penting untuk membantunya lebih memahami diri sendiri dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna.
Memori masa kecil yang paling awal bisa menjadi 'pintu' untuk memahami dan memulihkan kondisi emosionalnya saat dewasa. Kenangan pertama ini seringkali mencerminkan nilai hidup, ketakutan, harapan, dan impian yang paling mendasar dalam hidupnya.
5. Kata-kata pertama anak
Salah satu hal-hal yang paling dinanti orang tua adalah kata-kata pertama sang buah hati. Kemampuan bahasa anak akan terus berkembang hingga mengeluarkan kata pertamanya.
Pada usia 12-18 bulan, sebagai anak sudah mulai mampu mengucapkan kata sederhana seperti 'ma-ma', 'da-da'. Lalu kemampuannya mengeluarkan kata-kata ini akan meningkat pada usia 18 bulan, dengan mengucap kata sederhana dan dapat menunjukkan orang, benda, dan anggota tubuhnya.
Lalu, saat anak berusia dua tahun sudah bisa merangkai menjadi kalimat pendek seperti misalnya, 'Mau susu', 'Itu mama', 'Makan ayam'. Kosakatanya akan berkembang pesat pada saat ia berusia tiga tahun.
Membantu anak siap menghadapi setiap momen pertamanya
Tumbuh kembang anak di awal kehidupannya terjadi sangat pesat. Setelah Bunda memahami berbagai tonggak perkembangan pertama yang dilalui anak, kini saatnya memastikan kebutuhan nutrisinya tercukupi untuk mendukung pertumbuhan lebih optimal.
Memasuki usia toddler, tinggi dan berat badan terus bertambah, kemampuan motorik semakin matang, serta perkembangan otak masih berlangsung. Oleh karena itu, pemenuhan nutrisi yang seimbang tetap menjadi fondasi penting untuk mendukung setiap proses tumbuh kembangnya.
Mengutip penjelasan WHO, nutrisi memegang peran penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta daya tahan tubuh anak. Karena itu, Bunda perlu memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang.
Memenuhi kebutuhan gizi anak tidak hanya dilakukan melalui makanan utama, tetapi juga dapat didukung dengan asupan nutrisi pendamping yang tepat. Dalam hal ini, susu bisa diberikan sebagai tambahan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi anak. Bunda bisa menambahkan pemberian susu yang diperkaya berbagai vitamin dan mineral, seperti zat besi, kalsium, zinc, serta DHA, yang dapat menjadi pelengkap kebutuhan nutrisi harian anak, beriringan dengan pola makan bergizi seimbang.
Dukungan nutrisi yang tepat dibutuhkan agar anak siap menjalani setiap tahap perkembangannya. DANCOW Imunutri dilengkapi dengan 0g sukrosa, DHA dan zat besi untuk mendukung tumbuh kembang optimal Si Buah Hati. Kandungan protein, vitamin D, dan kalsium yang tinggi berperan dalam membantu pertumbuhan anak serta turut dilengkapi dengan vitamin A, C, E, dan zinc untuk menjaga daya tahan tubuh Si Buah Hati.
Sejalan dengan semangat "Siap untuk Setiap Pertama", DANCOW Imunutri hadir untuk menemani setiap langkah awal Si Kecil. Karena di balik setiap momen pertama, terdapat proses tumbuh kembang yang perlu didukung melalui asupan nutrisi yang seimbang agar anak dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)ARTIKEL TERKAIT
Parenting
5 Pengalaman Pertama Anak yang Bisa Memengaruhi Masa Depannya
Parenting
Kapan Kepribadian Anak Mulai Terbentuk? Ketahui Perkembangannya dari Bayi hingga Dewasa
Parenting
Kapan Sebaiknya Anak Mulai Belajar Baca, Tulis & Berhitung? Jangan Memaksa Ya!
Parenting
Usia Berapa Anak Mulai Bisa Berempati? Bunda Simak Yuk Penjelasan Ahli
Parenting
Umur Berapa Sih si Kecil Sudah Bisa Menentukan Pilihan?
12 Foto
Parenting
Foto: Saat Ukuran Tubuh Bayi Dibandingkan dengan Cheesesteak
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda

Mengenal Apa Itu Aturan Parenting 5:1 untuk Anak, Bangun Kedekatan Emosional
Kapan Anak Harus Bisa Melompat? Ketahui Perkembangan Sesuai Usia Bun
5 Hal yang Dipelajari Orang Tua Milenial dari Gen Alpha, Makin Melek Teknologi