PARENTING
7 Cara Mengajarkan Anak Mengenali Emosi Sejak Dini, Sudah Lakukan Bun?
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Minggu, 05 Jul 2026 20:40 WIBSetiap anak tentu akan merasakan berbagai macam emosi seiring bertambahnya usia. Mulai dari rasa senang, sedih, marah, bingung, takut, hingga kecewa dalam banyak situasi yang mereka alami.
Saat anak mulai mengerti apa yang sedang dirasakannya, mereka akan merasa lebih tenang dan bahagia. Kemampuan ini juga dapat membantu anak menghadapi banyak situasi yang ditemuinya setiap harinya, Bunda.
Anak yang mengenali emosinya dengan baik tidak mudah meluapkan perasaan lewat perilaku yang sulit dikendalikan. Misalnya, saat sedang kesal atau kecewa, mereka akan menyampaikan perasaannya daripada harus mengamuk.
Tidak hanya itu, anak juga akan belajar mengenali perasaan orang lain. Kemampuan tersebut menjadi bekal supaya mereka mudah berinteraksi dan menjalin hubungan yang baik dengan orang lain.
Oleh karena itu, mengenalkan emosi sejak dini pada anak bermanfaat untuk mendukung perkembangan sosial dan emosional mereka. Kabar baiknya, proses ini dapat dilakukan dalam momen di rumah bersama Si Kecil.
Cara mengajarkan anak mengenali emosi sejak dini
Dikutip dari Raising Children Network, United Nations Children's Fund (UNICEF), dan beberapa sumber lainnya, berikut ini sejumlah cara mengajarkan anak mengenali emosi sejak dini.
1. Mulai dengan memilih satu jenis emosi
Bunda, cobalah mengenalkan satu jenis emosi terlebih dahulu supaya Si Kecil lebih mudah memahaminya. Pilih emosi yang sederhana, misalnya rasa senang, sedih, atau takut.
Jika anak sudah lebih besar, Bunda dapat mulai mengenalkan emosi yang lebih beragam. Misalnya, ajak anak mengenal perasaan bingung, bangga, atau gembira agar kosakata emosinya semakin bertambah.
2. Ajak anak mengobrol tentang perasannya
Setelah mengenalkan jenis emosi, orang tua dapat mengajak anak membicarakan kapan perasaan tersebut muncul. Ceritakan juga pengalaman Bunda saat merasakan emosi itu agar anak mengerti artinya.
Sebagai contoh, Bunda bisa bercerita kepada anak bahwa merasa gembira saat merayakan ulang tahun. Setelah itu, tanyakan kapan ia pernah merasakan perasaan yang sama.
Misalnya dengan mengatakan, "Bunda merasa gembira saat sedang ulang tahun. Kapan kamu merasa gembira?".
3. Tunjukkan emosi lewat ekspresi dan gerakan tubuh
Selain lewat cerita, Bunda bisa mengenalkan emosi melalui ekspresi wajah dan bahasa tubuh. Lewat cara seperti ini, Si Kecil akan mudah mengerti seperti apa setiap perasaan itu ditunjukkan.
Cobalah memperagakan berbagai ekspresi sesuai dengan emosi yang sedang dikenalkan. Misalnya, tampilkan wajah ceria saat merasa gembira atau ekspresi lain yang sesuai dengan perasaan tersebut.
Tak hanya ekspresi wajah saja, Bunda juga dapat menambahkan gerakan tubuh supaya lebih menarik. Contohnya dengan bertepuk tangan, melompat kegirangan, atau gerakan lainnya yang menggambarkan emosi itu.
4. Ajak anak menirukan ekspresi emosi
Setelah melihat contoh dari Bunda, jangan lupa ya ajak Si Kecil mencoba memperagakan emosi yang sama. Biarkan ia mengekspresikan perasaannya melalui ekspresi wajah dan gerakan tubuh.
Bunda dapat mengamati bagaimana anak menunjukkan emosi tersebut dengan caranya sendiri. Kegiatan ini juga bisa membuat momen belajar menjadi lebih menyenangkan.
5. Bermain tebak emosi
Selanjutnya, Bunda dan anak bisa bergantian menunjukkan berbagai macam emosi lewat ekspresi wajah atau gerakan tubuh. Setelah itu, coba tebak bersama emosi apa yang sedang diperagakan.
Usai menebak, ajak Si Kecil bercerita tentang kapan ia pernah merasakan emosi tersebut. Bunda juga bisa berbagi pengalaman agar obrolan lebih seru dan anak semakin paham setiap perasaan.
6. Buat jurnal emosi bersama anak
Mengutip dari The Kids Mental Health Foundation, orang tua dapat mengajak anak untuk membuat jurnal emosi harian sebagai bagian dari kegiatan yang menyenangkan.
Dalam jurnal tersebut, anak bisa menulis perasaan yang dialaminya sepanjang hari. Enggak cuma itu, ajak juga mereka untuk menceritakan apa yang membuatnya merasakan emosi tersebut.
Perlu diingat, tujuan kegiatan ini adalah membantu anak mengenali emosinya sejak dini agar tidak mudah dikuasai oleh perasaannya. Seiring dengan pendampingan Bunda, anak akan terbiasa mengenali emosinya dan siap mengungkapkan apa yang sedang dirasakan.
7. Ajak anak menggambar pengalaman emosi
Selain menuliskan perasaan, Bunda bisa mengajak anak untuk menggambar banyak hal yang membuatnya merasakan beragam emosi. Misalnya, menggambar matahari saat merasa senang atau awan hujan saat sedih.
Setelah selesai menggambar, ajak mereka bercerita tentang gambar yang dibuatnya. Tanyakan juga mengapa ia memilih gambar tersebut dan bagaimana ia tahu sedang merasakan emosi itu.
Nah, itulah beberapa cara yang dapat membantu Si Kecil belajar mengenali emosi sejak dini. Semoga informasinya memberi inspirasi untuk Bunda di rumah, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Kalimat yang Bikin Anak Minder Seumur Hidup
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Pentingnya Investasi Hubungan Suami Istri untuk Perkembangan Anak
5 Tips Memahami Perkembangan Emosional Anak
7 Pertanyaan Sederhana yang Membuat Bunda Lebih Dekat dengan Si Kecil
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
Kenapa saat Demam Sering Mimpi Aneh? Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
Tak Perlu Berdebat, Ini Kalimat Tegas untuk Menghadapi Orang yang Suka Meremehkan Perasaan
Cara Mengenali Orang Punya Wawasan Luas & Berhati Besar dari Kebiasaannya
150 Nama Bayi Terinspirasi Teratai dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
5 Tanda Bayi Siap Merangkak & Cara Stimulasi agar Perkembangannya Optimal
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang Punya Wawasan Luas & Berhati Besar dari Kebiasaannya
Waspada, Stres saat Hamil Bisa Sebabkan Anak Kelak Sulit Bersosialisasi
5 Tanda Bayi Siap Merangkak & Cara Stimulasi agar Perkembangannya Optimal
Kenapa saat Demam Sering Mimpi Aneh? Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
Tak Perlu Berdebat, Ini Kalimat Tegas untuk Menghadapi Orang yang Suka Meremehkan Perasaan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kemeja Polos Terasa Terlalu Biasa? Detail Bordir Ini Bikin Beda
-
Beautynesia
3 Tips yang Perlu Diperhatikan Bagi Pemilik Kulit Sensitif di Cuaca Makin Terik dan Berdebu
-
Female Daily
Kenapa Jerawat Susah Hilang Padahal Sudah Coba Berbagai Produk? Ini Penjelasannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak Cinta 30 Agustus: Gemini Kurangi Debat, Cancer Satukan Hati
-
Mommies Daily
Sunscreen Untuk Remaja Rentan Berjerawat atau Acne-Prone