parenting
Kapan Anak Disebut Kelebihan Screen Time? Ini Batas Waktu yang Perlu Diketahui Orang Tua
HaiBunda
Rabu, 15 Jul 2026 18:25 WIB
Daftar Isi
Di era teknologi saat ini, tentu Bunda sebagai orang tua tidak ingin Si Kecil ketinggalan zaman dalam menggunakan gadget dan internet untuk menambah pengetahuan. Namun, jangan sampai membuat mereka kelebihan screen time ya, Bunda.
Gadget yang digunakan terlalu lama, dapat mempengaruhi kesehatan Si Kecil, khususnya kesehatan mata dan mental. Seorang peneliti kesejahteraan digital di Western Sydney University sekaligus penulis buku Generation Connected, Dr. Joanne Orlando, mengatakan, "Banyak berita mengenai berbagai masalah yang berkaitan dengan penggunaan layar pada masyarakat, termasuk anak-anak."
Ia juga menambahkan, "Hal tersebut dapat memicu sikap tantrum pada anak akibat penggunaan teknologi," ujar Dr. Joanne Orlando, seperti dikutip dari ABC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, kemajuan teknologi juga memberikan banyak manfaat bagi anak-anak. Melalui gadget dan internet, anak dapat terus belajar, mengeksplorasi hal-hal baru, serta mengenal dunia yang lebih luas.
Bahkan, Dr. Orlando mengungkapkan bahwa ia pernah bertemu dengan orang tua yang tinggal di daerah terpencil dan cenderung mendukung penggunaan screen time melalui gadget sebagai sarana pembelajaran dan eksplorasi.
Walau memiliki berbagai manfaat, screen time tetap perlu disertai dengan batasan waktu yang jelas setiap hari agar tidak mengganggu kesehatan dan tumbuh kembang anak. Lantas, berapa lama durasi screen time yang ideal bagi anak setiap hari?Â
Berapa lama durasi screen time untuk anak?
Dikutip dari ABC, durasi screen time yang direkomendasikan berbeda-beda sesuai usia anak. Simak penjelasan selengkapnya, Bunda.
- Usia di bawah dua tahun: Sebaiknya Si Kecil tidak menghabiskan waktu di depan layar dalam posisi duduk. Apabila diperkenalkan pada layar, durasinya idealnya tidak lebih dari lima menit.
- Usia 2 – 5 tahun: Durasi screen time tidak lebih dari satu jam per hari. Semakin sedikit, semakin baik.
- Usia 5 – 17 tahun: Durasi screen time untuk aktivitas santai tidak lebih dari dua jam per hari. Batasan ini tidak termasuk penggunaan layar untuk keperluan belajar atau mengerjakan tugas sekolah. Semakin sedikit, semakin baik.
Kapan Bunda perlu khawatir tentang durasi screen time pada anak?
Saat menggunakan gadget untuk menambah wawasan dan mengeksplorasi pengetahuan baru, terkadang Si Kecil dapat menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar hingga melebihi batas screen time yang direkomendasikan.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian Bunda karena penggunaan layar yang berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan mental anak. Anak dapat menjadi lebih sensitif dalam merespons berbagai situasi maupun saat berinteraksi dengan teman-temannya.
Selain itu, waktu untuk melakukan aktivitas yang lebih bermanfaat, seperti bersosialisasi, membaca buku, dan bermain secara langsung dengan teman sebaya, juga dapat berkurang, Bunda.
Profesor Madya dari School of Psychology, The University of Queensland, Michael Noetel, juga mengungkapkan hal serupa. Ia mengatakan, "Di balik beberapa kekhawatiran tentang penggunaan layar yang berlebihan, kekhawatiran orang tua memang memiliki dasar yang kuat."
Ia juga menambahkan, "Kekhawatiran terbesar bagi anak-anak yang terlalu banyak menghabiskan waktu di depan layar adalah hal tersebut mengurangi waktu mereka untuk melakukan aktivitas lain yang penting bagi tumbuh kembang mereka," seperti dikutip dari ABC.
Cara mendisiplinkan anak dalam penggunaan gadget
Dr. Joanne Orlando menyarankan, para orang tua untuk mengarahkan penggunaan gadget pada kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti menonton video YouTube tentang tata surya atau percobaan sains. Menurutnya, penggunaan layar dapat memberikan manfaat apabila dimanfaatkan sebagai sarana belajar.
Ia mengatakan, "Setiap orang tua akan melihat manfaat dari anak berusia lima tahun yang menonton beberapa video tentang percobaan sains. Mungkin itu menghibur, tetapi mereka juga belajar," ujarnya, seperti dikutip dari ABC.
Senada dengan Dr. Orlando, Profesor Madya dari School of Psychology, The University of Queensland, Michael Noetel, menyarankan agar orang tua lebih berfokus pada kualitas penggunaan layar dibandingkan sekadar lamanya screen time.
Menurutnya, video edukasi seperti Reading Eggs lebih bermanfaat dibandingkan video game. Ia juga menyarankan orang tua memanfaatkan fitur kontrol orang tua agar penggunaan layar tetap terpantau tanpa harus terus-menerus melarang anak.
Sebagai contoh, ia mengatakan, "TV kami tidak memiliki Netflix, hanya ABC Kids. Selain itu, TV akan terkunci setelah 15 menit, kecuali kami membukanya kembali," ujarnya, seperti dikutip dari ABC.
Selain membatasi durasi dan memilih konten yang berkualitas, Bunda juga perlu menghindari kebiasaan memberikan gadget untuk menenangkan Si Kecil saat sedang tantrum. Jika dilakukan terus-menerus, anak dapat terbiasa bergantung pada layar untuk mengatur emosinya.
Dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut berisiko membuat anak lebih sulit mengendalikan emosi, menghabiskan waktu lebih lama di depan layar, serta mengurangi waktu untuk beraktivitas, bermain, dan bersosialisasi. Penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat mempengaruhi kesehatan mata, seperti meningkatkan risiko rabun jauh dan berdampak pada kesehatan mental anak.
Itulah durasi ideal penggunaan screen time pada anak dan cara mendisiplinkan anak dalam bermain gadget. Kalau Bunda punya cara tersendiri untuk membatasi durasi screen time Si Kecil?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Jelang Ujian Semester, Ajari Si Kecil Doa Memohon Ilmu Bermanfaat
Parenting
7 Aturan Orang Tua agar Anak Mau Kurangi Main Media Sosial Tanpa Perlu Memarahi
Parenting
Batas Usia Anak Boleh Punya Akun Sosmed dan HP Sendiri, Harus Di Atas 11 Th
Parenting
9 Tanda Anak Kecanduan Gadget dan Solusi untuk Mengatasinya
Parenting
Berapa Usia Ideal Anak Masuk TK A? Bunda Perlu Tahu Nih
7 Foto
Parenting
7 Potret Natarina Anak Taufik Hidayat yang Kini Beranjak Dewasa
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Benarkah Anak yang Suka Main HP Bisa Sebabkan Mata Merah?
Anak Balita Disarankan Batasi Screen Time 1 Jam per Hari, Ini Alasannya
Tren Baru, Anak-anak Kembali Diminta Gunakan Pensil & Kertas untuk Kurangi Penggunaan Laptop