Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Musik Klasik Disebut Bikin Bayi Lebih Cerdas, Benarkah? Begini Penjelasannya

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 31 Jul 2026 09:20 WIB

Ilustrasi Ibu dan Bayi
Ilustrasi Bunda dan bayi/Foto: Getty Images/iStockphoto/paulaphoto
Jakarta -

Benarkah musik klasik disebut bikin bayi lebih cerdas? Musik memang memiliki pengaruh yang kuat pada psikis. Dalam hitungan menit durasi sebuah lagu dapat membuat suasana hati seseorang berubah.

Namun, apakah hal ini berlaku juga pada bayi? Tanpa mengenal genre terlebih dahulu, para ahli saraf yang mempelajari otak bayi mengatakan bahwa musik memiliki manfaat jangka panjang bagi bayi.

Musik sangat berpengaruh pada otak bayi. Dilansir UNICEF, sebuah studi dari Institute of Learning and Brain Sciences mendeteksi bahwa setelah bayi mendengarkan musik, korteks pendengaran dan korteks prefrontal mereka terlihat berbeda. Hal ini merupakan wilayah otak yang bertanggung jawab untuk memproses musik dan ucapan, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Tidak hanya itu, ketika anak-anak kecil berinteraksi dengan orang lain, efek positif mendengarkan musik telah terlihat meluas ke sifat kepribadian, seperti suka membantu dan kooperatif.

Ketika semua bukti ilmiah ini diterjemahkan ke dalam rumah, bahkan dalam hal terkecil pun, ini bisa mempengaruhi anak-anak kita menjadi lebih pintar.

“Kami melihat dampaknya pada kemampuan membaca, berhitung, perkembangan fisik, koordinasi motorik kasar seperti berlari dan melompat, keterampilan motorik halus, serta perkembangan sosial dan emosional,” kata Graham Welsh, seorang ahli saraf Inggris yang mempelajari dampak musik pada otak anak-anak kecil.

Kemudian berbicara genre musik klasik, benarkan genre ini bikin bayi lebih cerdas? Kita simak dahulu faktanya, yuk!

Benarkah musik klasik bikin bayi lebih cerdas?

Ternyata, dikutip dari Baby Center, tidak ada bukti yang mendukung hal itu, Bunda. Studi menunjukkan bahwa musik klasik menurunkan detak jantung dan laju pernapasan bayi baru lahir serta meredakan stres mereka, dan mendengarkan waltz atau konserto dapat membantu meningkatkan perkembangan otak, terutama pada bayi prematur.

Namun, apakah memainkan musik klasik untuk bayi dapat membuat mereka lebih pintar? Hal ini masih diragukan.

Gagasan bahwa mendengarkan musik klasik membuat bayi lebih pintar disebut "efek Mozart." Gagasan ini berasal dari studi tahun 1993 oleh psikolog Francis Rauscher, yang menemukan bahwa mahasiswa untuk sementara waktu mendapatkan skor lebih tinggi pada tes penalaran spasial setelah mendengarkan sonata Mozart.

Dari penelitian tersebut, banyak yang mengira kalau musik klasik membuat anak-anak lebih cerdas secara keseluruhan, padahal bukan itu yang ditemukan. Para siswa hanya mengalami peningkatan dalam kemampuan spasial dan efeknya hanya berlangsung dalam waktu singkat, Bunda.

Intinya, musik memengaruhi otak bukan hanya genre musik klasik saja, tapi berbagai genre sebenarnya bisa bermanfaat untuk anak.

Selain mendengarkan musik, ini cara membuat bayi cerdas

Tidak melulu mendengarkan musik, ada banyak cara untuk membuat bayi cerdas. Dikutip dari Raising Children, berikut cara membuat bayi cerdas:

  • Seringlah berbicara dengan bayi, gendong bayi, dan lakukan kontak mata.
  • Bacalah bersama bayi, bacakan sajak anak-anak, atau nyanyikan lagu. Mengulang lagu, sajak, atau cerita yang sama sangat bagus untuk bayi, karena pengulangan adalah salah satu cara mereka belajar.
  • Buatlah ekspresi wajah bersama bayi. Ini adalah permainan yang dapat dimainkan bersama sejak lahir. Jika  menjulurkan lidah atau membuat huruf 'O' dengan bibir, beberapa bayi dapat melakukan hal yang sama.
  • Berikan bayi berbagai benda untuk dilihat, sekitar 20-30 cm dari wajahnya. Misalnya, Bunda dapat menggunakan buku atau mainan bayi untuk menunjukkan kepada bayi  berbagai warna dan bentuk.
  • Berikan bayi  mainan lunak atau mainan kerincingan untuk diraih dan disentuh. Bunda dapat mencoba ini ketika bayi berusia beberapa minggu.
  • Ayunan, usap, atau pijat bayi  dengan lembut. Bunda juga dapat menyentuh jari kaki dan tangan bayi dan bahkan memainkan permainan menyebutkan nama.
  • Dengarkan suara lonceng angin, burung, atau berbagai suara.
  • Jelajahi alam luar bersama bayi, bisa berjalan-jalan atau mengunjungi taman bersama bayi di dalam kereta dorong.

Itulah penjelasan tentang musik klasik yang disebut bikin bayi lebih cerdas. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda