PARENTING
Orang Tua Sering Sibuk Main HP saat Anak Bicara, Ternyata Bisa Berdampak pada Emosinya
Elia Amaliana | HaiBunda
Sabtu, 22 Aug 2026 09:20 WIBOrang tua yang sibuk menggunakan ponselnya mungkin terlihat seperti gangguan biasa. Tapi tahu kah, Bunda, jika perilaku tersebut bisa membuat anak merasa diabaikan, disingkirkan, atau bahkan ditolak?
Para peneliti menyebut kondisi ini sebagai phubbing orang tua. Phubbing sendiri merupakan gabungan dari kata phone (ponsel) dan snubbing (mengabaikan). Alih-alih mengurus anak dengan memberikan perhatian penuh, orang tua lebih memilih untuk sibuk dengan ponselnya.
Pengaruh penggunaan ponsel khususnya penggunaan media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap interaksi antara orang tua dan anak. Menurut studi yang dipresentasikan di Digital Media and Developing Minds International Scientific Congress di Washington, DC, orang tua yang aktif menggunakan media sosial 29 persen berbicara lebih sedikit kepada anak dibanding orang tua yang penggunaan media sosialnya lebih rendah.
Jika ponsel digunakan di waktu yang tepat mungkin tidak akan menimbulkan masalah, yang berbahaya adalah ketika penggunaan ponsel tiada henti yang mengganggu komunikasi hingga membuat anak merasa kurang penting dibanding perangkat tersebut.
Dikutip dari laman Times of India, sebuah studi tahun 2022 terhadap 1.140 remaja menemukan bahwa perilaku orang tua yang mengabaikan anak (phubbing) berkaitan dengan meningkatnya kecenderungan anak untuk dijauhi teman sebayanya. Perasaan ditolak oleh orang tua menjadi salah satu alasan yang bisa menjelaskan hubungan tersebut.
Orang tua dengan kategori rendah dalam bermedia sosial rata-rata mengaksesnya 21 menit per hari, sedangkan orang tua yang aktif bermedia sosial rata-rata menghabiskan 169 menit per hari.
Dampak phubbing terhadap anak
Anak-anak mengharapkan respons dari orang tua mereka, baik ketika berbicara, mengajukan pertanyaan, atau mencoba membagikan sesuatu. Ketika anak tidak mendapatkan respons secara berulang kali, memungkinkan anak merasa diabaikan dan menganggap bahwa orang tua mereka tidak tertarik dengan yang mereka katakan.
Studi dari PubMed tahun 2020 menyatakan jika masalahnya bukan keberadaan ponsel, tetapi seberapa banyak perhatian yang diambil dari anak. Anak mungkin akan lebih gigih dalam mengulangi pertanyaan dan menyela percakapan agar mendapatkan perhatian.
Bagi beberapa orang tua mungkin itu adalah perilaku buruk, tetapi dari sudut pandang anak, itu mungkin upaya untuk memulai komunikasi atau percakapan yang telah terputus. Jika pola tersebut terus berulang, anak akan merasa kurang nyaman untuk mendekati orang tua atau bahkan sekedar menyampaikan sesuatu.
Peneliti dalam sebuah studi naturalistik terhadap orang tua dan anak kecil, ketika orang tua asyik dengan ponsel mereka, orang tua akan kurang menanggapi dan tanggapan mereka cenderung lebih lambat dan kurang terlibat. Selain itu, kebiasaan phubbing bisa menjadi penyebab kurangnya perasaan terhubung.
Sebuah studi yang melibatkan lebih dari 56.000 anak menemukan jika kondisi tersebut dapat menjadi tingkat masalah emosional internal dan eksternal, serta membuat anak memiliki kemampuan sosial-emosional yang lebih rendah.
Cara mengurangi kebiasaan mengabaikan anak karena ponsel
Komunikasi menjadi suatu hal yang fundamental dalam suatu hubungan. Anak-anak yang umurnya lebih muda lebih membutuhkan orang tua mereka untuk hadir secara mental saat mereka bermain.
Psikologi menyarankan sesuatu yang lebih praktis, seperti memberikan perhatian yang penuh dan berkelanjutan untuk memperlihatkan kepada mereka bahwa mereka penting. Selain itu, sampaikan pada anak bahwa kita menyayangi mereka.
Liz Robinson, mahasiswa doktoral di Universitas Alabama di Tuscaloosa dan penulis utama di studi tersebut mengatakan jika orang tua diharapkan berbicara dengan anak sepanjang waktu untuk perkembangan sosial dan emosional anak. Hal ini juga dapat membantu anak mengembangkan fungsi eksekutif, seperti fokus, pengendalian diri, dan cara mengatur emosinya.
Berinteraksi dengan orang dewasa dapat menjadi salah satu cara anak untuk memprioritaskan sesuatu. Anak belajar tentang bagaimana orang dewasa memandang sesuatu yang penting.
Dengan penjelasan sebelumnya bisa disimpulkan pentingnya bagi orang tua untuk mengurangi frekuensi dalam bermedia sosial. Selain itu, pahami dampak penggunaan ponsel serta media sosial bagi diri sendiri dan anak.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Hal yang Diingat Anak Seumur Hidup dari Orang Tua
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menjelaskan Makna Kematian pada Anak yang Berduka karena Pandemi
6 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mental Anak di Tengah Pandemi
3 Dampak Buruk Tak Menjaga Kesehatan Mental Anak
7 Kesalahan Orang Tua yang Dapat Merusak Mental Anak
TERPOPULER
Sara Wijayanto dan Demian Aditya Resmi Cerai Secara Verstek Setelah 12 Th Menikah
Pria atau Wanita, Siapa yang Lebih Emosional? Ini Kata Studi
Anak Cedera saat Olahraga? Kenali 5 Tanda yang Mengharuskan ke IGD
Apakah Kanker Payudara Bisa Menurun ke Anak?
10 Kata Pengganti "Terima Kasih" yang Bisa Bikin Percakapan Lebih Berkesan Menurut Psikolog
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sofa Bayi yang Bagus & Nyaman untuk Belajar Duduk
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Loose Powder untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf B
Apakah Kanker Payudara Bisa Menurun ke Anak?
Anak Cedera saat Olahraga? Kenali 5 Tanda yang Mengharuskan ke IGD
Pria atau Wanita, Siapa yang Lebih Emosional? Ini Kata Studi
Sara Wijayanto dan Demian Aditya Resmi Cerai Secara Verstek Setelah 12 Th Menikah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kulit Mudah Merah? Kenali Pilihan Moisturizer Cica Sebelum Membeli
-
Beautynesia
'Wamil Era', Simak Gaya Aktor Korea Kim Young Dae yang Jadi Perbincangan Fans
-
Female Daily
Beauty Routine 10 Langkah Mulai Ditinggalkan? Ini Alasan Skinimalism Kembali Populer
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
6 Nepo Baby Debut di Paris Fashion Week: Ada Anak Chris Martin & John Travolta
-
Mommies Daily
Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027? Ini yang Perlu Dipahami Orang Tua