HaiBunda

PARENTING

6 Mitos soal Merawat Bayi yang Sering Memicu Kecemasan Orang Tua Baru

Elia Amaliana   |   HaiBunda

Senin, 24 Aug 2026 08:40 WIB
6 Mitor merawat bayi baru lahir/ Foto: Getty Images/iStockphoto/tacstef

Menjadi orang tua baru tentunya menjadi suatu pengalaman baru yang penuh tantangan. Di tengah perasaan yang bahagia karena kehadiran Si Kecil, orang tua juga sering merasa khawatir dalam merawat bayi.

Merawat bayi bukanlah hal yang mudah karena ada banyak yang perlu dipelajari oleh orang tua. Bayi masih dalam tahap awal pertumbuhan sehingga kebutuhan dan perawatannya lebih khusus dan jauh berbeda dari anak yang lebih besar.

Para bunda dan ayah memiliki harapan menjadi orang tua yang baik untuk anak mereka. Berbagai upaya akan dilakukan agar anak mendapatkan perawatan yang maksimal. Namun, banyaknya informasi dan nasihat tentang bayi yang justru membuat orang tua merasa cemas, apalagi ketika berhadapan dengan mitos yang belum tentu benar.


6 Mitos soal merawat bayi yang sering memicu kecemasan orang tua baru

Dikutip dari laman Business Insider, berikut beberapa mitos tentang orang tua baru yang perlu diluruskan agar para orang tua tidak perlu merasa khawatir. Tulisan ini berdasarkan Benbella Books yang berjudul Bite-sized Parenting: Tahun Pertama Bayi Anda.

1. Ikatan dengan bayi

Banyak dari orang tua yang merasa jatuh cinta dan ikatan yang kuat ketika pertama kali melihat bayi mereka. Namun, bagi beberapa orang tua, mereka tidak langsung mencintai atau ada keterikatan dengan anak. 

Orang tua tidak perlu khawatir karena itu merupakan hal normal dan tidak membuat Anda menjadi orang tua yang buruk. Cinta akan tumbuh seiring berjalannya waktu melalui interaksi dan momen yang terjadi bersama Si Kecil.

2. Anda akan menikmati setiap menit menjadi orang tua

Setiap orang tua pasti akan menikmati waktunya sebagai orang tua. Tetapi, ada kalanya orang tua tidak merasa nyaman di beberapa situasi. Sulit merawat bayi yang rewel, jarang tidur, atau membutuhkan perhatian sepanjang waktu. Di waktu yang bersamaan orang tua pasti langsung cemas dan berpikir harus melakukan segala sesuatu dengan benar dan tidak menikmati waktunya dalam mengurus anak. 

Kondisi tersebut sangatlah umum dan orang tua harus memahami bahwa mereka masih baru dalam hal ini. Tidak menutup kemungkinan jika orang tua baru akan mengalami kesalahan, ketidakpuasan, dan keputusasaan. Jadi, jangan merasa sedih atau putus asa ketika menjalani fase kehidupan yang baru sebagai orang tua.

Depresi pasca persalinan juga adalah hal umum yang terjadi, tapi sangat bisa diobati dengan mencari bantuan.

3. Menyusui secara alami

Ibu yang baru melahirkan dianjurkan untuk langsung menyusui anaknya di ruang persalinan. Ajaibnya, bayi juga memiliki kemampuan untuk menemukan payudara dan menyusui sejak lahir. Tetapi, menyusui bukan perkara mudah, antara bunda dan anak masih sama-sama belajar tentang apa yang harus dilakukan.

Jadi, bunda baru jangan khawatir jika semuanya tidak berjalan sempurna di hari pertama atau bahkan di minggu kedua. Mungkin butuh beberapa waktu untuk beradaptasi agar menyusui bisa jadi kebiasaan yang tidak mengganggu.

4. Anda akan mampu mengelola semuanya sendiri

Orang tua baru pasti membutuhkan bantuan untuk mengelola semuanya. Mintalah bantuan pada pasangan, keluarga, teman, tetangga, atau siapa pun yang bersedia membantu. Orang tua baru terkadang merasa kesepian karena koneksi dengan teman lama atau keluarga merasa terputus karena telah memiliki prioritasnya masing-masing

Membangun relasi dengan sesama orang tua yang ditemui di taman bermain atau media sosial bisa membantu mengurangi rasa kesepian. Berbicara tentang emosi kepada orang yang dipercaya juga dapat meringankan kesulitan tersebut. Daripada duduk sendirian di rumah, berjalan-jalan di luar ruang bersama anak juga bisa mengurangi perasaan terisolasi.

5. Butuh istirahat dari bayi itu buruk

Hal yang paling terasa ketika menjadi orang tua baru adalah ketika seluruh perhatian berpindah pada anak. Orang tua baru seringkali tidak ada waktu untuk memikirkan atau melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri. 

Ada baiknya orang tua baru beristirahat dan menjauh sementara dari anak untuk mengisi ulang energi. Bahkan menyisihkan waktu untuk diri sendiri selama beberapa menit bisa menciptakan perubahan perasaan yang besar. 

6. Anda melakukan kesalahan jika bayi menangis

Semua bayi pasti menangis, tidak terkecuali. Itu adalah cara mengkomunikasikan kebutuhan mereka. Ketika bayi menangis orang tua akan mencari cara sebaik mungkin agar bayi berhenti menangis. 

Tapi yang perlu diketahui adalah ketika bayi menangis orang tua sedang belajar memahami apa yang dibutuhkan, sukai, inginkan, dan rasakan Si Kecil. Itulah 6 mitos soal merawat bayi yang sering memicu kecemasan orang tua baru. Semoga membantu, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Masa Newborn Si Kecil, Ini Batas Usianya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kenapa Ada Orang yang Lebih Sering Digigit Nyamuk? Ini Penjelasannya

Mom's Life Amira Salsabila

11 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Bawa Barang Berlebihan saat Traveling

Mom's Life Amira Salsabila

150 Nama Bayi Terinspirasi Air dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

6 Mitos soal Merawat Bayi yang Sering Memicu Kecemasan Orang Tua Baru

Parenting Elia Amaliana

Apakah Hamil 1 Minggu Sudah Bisa Terdeteksi Test Pack secara Akurat? Ini Penjelasannya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Orang dengan IQ Tinggi Selalu Menahan Diri saat Hendak Ucapkan Kata-Kata Ini

Apakah Hamil 1 Minggu Sudah Bisa Terdeteksi Test Pack secara Akurat? Ini Penjelasannya

Kenapa Ada Orang yang Lebih Sering Digigit Nyamuk? Ini Penjelasannya

150 Nama Bayi Terinspirasi Air dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

11 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Bawa Barang Berlebihan saat Traveling

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK