parenting
Mengenal Kalimat Tanya, Macam, 70 Contoh, dan Jawabannya
HaiBunda
Kamis, 01 Oct 2026 16:00 WIB
Daftar Isi
Kalimat tanya menjadi kalimat yang seringkali ditemukan penggunaannya dalam percakapan sehari-hari. Jenis kalimat ini biasanya dipakai untuk mendapat sebuah jawaban pada sebuah perbincangan dengan orang lain.
Sama halnya seperti kalimat tanya Bahasa Inggris, materi kalimat tanya juga dibahas pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Agar Si Kecil lebih memahami tentang konsep kalimat tanya, dalam artikel ini dibahas secara lengkap, mulai dari pengertian hingga contoh kalimat tanya yang mudah dimengerti untuk anak SD.
Mengenal apa itu kalimat tanya
Kalimat tanya adalah kalimat yang dibentuk untuk memancing respons berupa jawaban. Contoh kalimat tanya misalnya “Berapa banyak buku yang kamu bawa ke sekolah?”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kalimat tersebut, terdapat kalimat tanya yang digunakan untuk memancing jawaban yaitu tentang jumlah buku yang dibawa ke sekolah.
Cara membentuk kalimat tanya
Kalimat tanya terbentuk dari beberapa pola. Dikutip dari buku Kitab Bahasa Indonesia untuk SD, SMP, SMA, Mahasiswa, Umum karya Asul Wiyanto, cara membentuk kalimat tanya dalam bahasa Indonesia ada tiga macam.
Pertama, menggunakan pola intonasi kalimat tanya. Ketika berbicara, apabila intonasi kalimat berita yang bernada akhir turun diubah menjadi intonasi yang bernada akhir naik, maka kalimat berita itu berubah menjadi kalimat tanya.
Misalnya: Ibu beli mangga di pasar. (Kalimat berita) Ibu beli mangga di pasar? (Kalimat tanya)
Kedua, memakai artikel -kah. Cara membentuk kalimat tanya yang lain adalah menambahkan -kah di akhir kata yang menjadi pusat pertanyaan.
Sebagai contoh:
- Kemarin sore Budi pergi. (Kalimat berita)
- Kemarin sorekah Budi pergi? (Kalimat tanya)Kemarin sore Budi pergikah? (Kalimat tanya)
Ketiga, memanfaatkan kata tanya. Dalam tulisan, semua kalimat tanya diakhiri tanda tanya. Kata tanya ini meliputi apa, apakah, bukan, dan bukankah. Kata tanya hanya memerlukan jawaban ya atau tidak.
Contoh:
- Murni sedang sakit?
- Laparkah dia?
- Kapan ayah pulang?
Macam-macam kalimat tanya
Ada beberapa macam kalimat tanya. Jenis kalimat tanya terdiri atas empat macam, yaitu kalimat pertanyaan biasa, kalimat pertanyaan retoris dan oratoris, kalimat pertanyaan yang senilai dengan perintah, serta kalimat pertanyaan tersamar.
Kalimat pertanyaan biasa
Jenis kalimat pertanyaan biasa ialah kalimat pertanyaan yang memerlukan jawaban. Ini merupakan jenis kalimat tanya yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Kalimat pertanyaan retoris dan oratoris
Jenis kalimat tanya berikutnya adalah kalimat tanya retoris atau oratoris. Jenis kalimat tanya ini merupakan kalimat tanya yang tidak memerlukan jawaban. Karena, tujuan dari kalimat tanya ini hanya untuk menegaskan, membakar semangat, atau bahkan menyindir.
Sebagai contoh adalah kalimat “Akankah kita biarkan negara kita dijajah lagi?”
Kalimat pertanyaan yang senilai dengan perintah
Hampir sama dengan jenis kalimat sebelumnya, pada kalimat pertanyaan yang senilai dengan kalimat perintah, penanya tidak menginginkan jawaban. Kalimat ini diucapkan karena penanya menghendaki agar kita berdisiplin dan mengakhiri permainan.
Contoh kalimat: Mengapa tidak kita akhiri saja percakapan ini? Apakah kamu ingin menyudahi pertemuan ini?
Kalimat pertanyaan tersamar
Kalimat tanya tersamar merupakan kalimat yang bentuk ekspresinya berupa kalimat tanya. Namun isi atau maksudnya bukan untuk bertanya melainkan untuk tujuan-tujuan lain, seperti memohon, meminta, mengajak, merayu, menyindir, meyakinkan, dan menyanggah.
Contoh kalimat: Bisakah saya mengikuti kelas pelatihan menulis Anda?Apakah Ibu berkenan untuk hadir ke peresmian kantor baru?
70 Contoh kalimat tanya dan jawabannya
Untuk memudahkan anak memahami kalimat tanya, berikut ini berbagai contoh kalimat tanya untuk anak SD dan jawabannya.
10 Kalimat tanya diawali ‘Apa’
Kata tanya apa dipakai untuk menanyakan kata benda, tumbuh-tumbuhan, dan hewan. Berikut ini kalimat tanya beserta jawabannya
1. Apa warna kesukaan kamu?
Jawaban: warna favoritku adalah ungu.
2. Apa saja benda yang kamu bawa ke sekolah?
Jawaban: Benda yang aku bawa ke sekolah adalah tas dan alat tulis.
3. Apa mata pelajaran yang paling kamu sukai?
Jawaban: Pelajaran yang paling aku suka adalah bahasa Indonesia
4. Apa nama benua paling luas di dunia?
Jawaban: Benua yang paling luas adalah Asia.
5. Apa yang kamu lakukan saat libur sekolah?
Jawaban: Saat liburan, aku pergi jalan-jalan bersama keluarga.
6. Apa manfaat membaca buku?
Jawaban: Manfaat buku adalah untuk memperkaya pengetahuan.
7. Apa yang kamu lakukan setelah bangun tidur?
Jawaban: Hal yang aku lakukan setelah bangun tidur adalah merapikan kasur.
8. Apa nama tanaman yang memakan serangga?
Jawaban: Tanaman yang memakan serangga adalah kantong semar.
9. Apa hewan yang memiliki belalai?
Jawaban: Hewan yang memiliki belalai adalah gajah.
10. Apa saja hal yang tidak boleh dilakukan di museum?
Jawaban: Hal yang tidak boleh dilakukan di museum adalah membuat kegaduhan dan menyentuh benda berharga di museum.
10 Kalimat tanya diawali ‘Siapa’
Kata tanya siapa untuk menanyakan pronomina atau kata ganti orang. Selain itu, kata tanya siapa juga bisa digunakan untuk menanyakan tokoh utama atau binatang dalam dongeng.
1. Siapa tokoh utama dalam dongeng Malin Kundang?
Jawaban: Tokoh utama dalam dongeng Malin Kundang adalah Malin.
2. Siapa yang membelikan Vanya sepeda baru?
Jawaban: Vanya dibelikan sepeda baru oleh ayahnya.
3. Siapa nama teman barumu?
Jawaban: Nama teman baruku adalah Pasha.
4. Siapa pencipta lagu Indonesia Raya?
Jawaban: Pencipta lagu Indonesia Raya adalah Wage Rudolf Soepratman.
5. Siapa yang mengajarimu membaca buku?
Jawaban: Yang mengajariku membaca buku adalah ibu.
6. Siapa pahlawan yang berasal dari Surabaya?
Jawaban: Pahlawan yang berasal dari Surabaya salah satunya adalah Sutomo.
7. Siapa gadis bergaun biru di dongeng Cinderella?
Jawaban: Gadis bergaun biru di dongeng Cinderella adalah Cinderella.
8. Siapa penemu lampu listrik?
Jawaban: Thomas Alva Edison
9. Siapa pahlawan perempuan yang kamu tahu?
Jawaban: Pahlawan perempuan yang aku tahu adalah R.A Kartini.
10. Siapa nama peliharaan kesayanganmu?
Jawaban: Nama peliharaan kesayanganku adalah Ciko.
10 Kalimat tanya diawali ‘Mana’
Kata tanya mana dipakai untuk menanyakan tempat. Pemakaian mata tanya ini sering berdiri sendiri. Namun bisa juga melekat dengan partikel di, ke, dan dari.
Dengan demikian, pengguna kata tanya ini jadi berubah fungsi. Di mana untuk menanyakan tempat berada. Ke mana menanyakan tempat yang dituju, serta dari mana menanyakan tempat asal atau tempat yang ditinggalkan.
1. Di mana lokasi rumah barumu?
Jawaban: Lokasi rumah baruku di Bandung Barat.
2. Ke mana perginya kucing hitam itu?
Jawaban: Kucing hitam itu pergi ke semak-semak.
3. Dari mana air laut berasal?
Jawaban: Air laut berasal dari air sungai dan air hujan.
4. Dari mana kamu mendapatkan buku itu?
Jawaban: Buku ini aku dapat dari perpustakaan.
5. Di mana letak perpustakaan sekolah?
Jawaban: Letak perpustakaan di seberang ruang guru.
6. Dari mana asal makanan yang kamu makan?
Jawaban: Makanan ini aku beli di kantin.
7. Ke mana kamu akan berlibur saat liburan sekolah?
Jawaban: Aku akan berlibur ke Yogyakarta.
8. Di mana kamu menyimpan buku?
Jawaban: Buku ini aku simpan di rak buku.
9. Dari mana asal muasal Gunung Tangkuban Perahu?
Jawaban: Asal muasal Gunung Tangkuban Perahu dari legenda Sangkuriang.
10. Di mana kamu belajar setiap hari?
Jawaban: Setiap hari aku belajar di perpustakaan kota.
10 Kalimat tanya diawali ‘Kenapa dan Mengapa’
Kata tanya kenapa dan mengapa digunakan untuk menanyakan sebab suatu peristiwa atau alasan. Inilah beberapa contoh kalimat tanya yang diawali kata kenapa dan mengapa.
1. Kenapa paket Ibu belum sampai dari kemarin?
Jawaban: Paket Ibu belum sampai karena ada kendala.
2. Mengapa kita harus mencuci tangan sebelum makan?
Jawaban: Agar kuman dan kotoran hilang dari tangan.
3. Mengapa kita harus bekerja sama dengan teman?
Jawaban: Agar tugas yang diberikan bisa selesai dengan cepat.
4. Kenapa kita harus menghemat air dan listrik?
Jawaban: Karena pasokan air dan listrik di bumi itu terbatas.
5. Mengapa perutmu sakit kemarin?
Jawaban: Perutku sakit karena tidak sengaja makan makanan basi.
6. Kenapa kita harus membuang sampah pada tempatnya?
Jawaban: Agar lingkungan sekitar kita bersih dari kuman dan penyakit.
7. Kenapa peristiwa kebakaran itu terjadi?
Jawaban: Kebakaran itu terjadi karena arus pendek listrik.
8. Mengapa tumbuhan membutuhkan air?
Jawaban: Karena tumbuhan perlu air untuk proses fotosintesis.
9. Mengapa manusia memerlukan makanan untuk hidup?
Jawaban: Karena makanan adalah kebutuhan utama manusia untuk hidup.
10. Kenapa kita harus menjaga kebersihan lingkungan?
Jawaban: Agar lingkungan terasa nyaman dan jauh dari penyakit.
10 Kalimat tanya diawali ‘Bagaimana’
Kata tanya bagaimana dipakai untuk menanyakan keadaan dan cara. Ini dia beberapa contoh kalimat tanya bagaimana.
1. Bagaimana kabar keluargamu?
Jawaban: Kabar keluargaku baik-baik saja.
2. Bagaimana cara memasak kue ini?
Jawaban: Cara memasak kue ini adalah dipanggang selama 30 menit.
3. Bagaimana keadaan kakakmu di rumah sakit?
Jawaban: Keadaan kakakku sekarang baik-baik saja.
4. Bagaimana cara memasang tali sepatu?
Jawaban: Cara memasang tali sepatu dengan memasukkan tali ke tiap lubang sepatu.
5. Bagaimana cara menyeberang di jalan raya?
Jawaban: Dengan cara mengecek ke kiri dan kanan jalan, jika aman baru boleh jalan menyeberang.
6. Bagaimana cara merapikan ruangan ini?
Jawaban: Dengan cara menyapu dan mengepel ruangan.
7. Bagaimana kabar teman lamamu?
Jawaban: Kabar teman lamaku baik.
8. Bagaimana kondisi rumah kakek sekarang?
Jawaban: Kondisi rumah kakek sekarang sudah rapuh karena tidak terurus.
9. Bagaimana cara memperbaiki sepeda Lara yang rusak?
Jawaban: Dengan cara membawanya ke bengkel terdekat.
10. Bagaimana kondisi tanganmu yang patah?
Jawaban: Kondisi tanganku sudah membaik dan sudah bisa digerakkan.
10 Kalimat tanya diawali ‘Berapa’
Kata tanya berapa dipakai untuk menanyakan jumlah dan bilangan. Ini dia beberapa contoh kalimat tanya diawali kata berapa.
1. Berapa banyak ikan di kolam ini?
Jawaban: Jumlah ikan di kolam ini ada 18 ekor.
2. Berapa harga satu stoples permen itu?
Jawaban: Harga satu stoples permen ini Rp30 ribu.
3. Berapa jumlah anggota keluargamu?
Jawaban: Jumlah anggota keluargaku ada empat orang.
4. Berapa banyak mainan yang kamu punya?
Jawaban: Jumlah mainanku ada tiga keranjang penuh.
5. Berapa banyak air yang diperlukan untuk memasak puding?
Jawaban: Air yang diperlukan untuk memasak puding adalah 300 ml.
6. Berapa banyak jenis kue yang dijual di pasar ini?
Jawaban: Jumlah jenis kue yang dijual sekitar seratus macam.
7. Berapa banyak jumlah teman di kelasmu?
Jawaban: Jumlah teman sekelasku ada 30 orang.
8. Berapa orang yang akan hadir ke acara karnaval?
Jawaban: Jumlah orang yang akan hadir ke karnaval ada enam orang.
9. Berapa orang yang ikut masuk ke museum?
Jawaban: Jumlah orang yang masuk ke museum ada tiga orang.
10. Berapa hari kamu liburan ke Bali?
Jawaban: Aku liburan ke Bali selama sembilan hari.
10 Kalimat tanya diawali ‘Kapan’
Kata tanya kapan digunakan untuk menanyakan keterangan waktu. Berikut ini contoh kalimat tanya yang diawali kapan.
1. Kapan Andrea kembali ke Jakarta?
Jawaban: Andrea kembali ke Jakarta lusa nanti.
2. Kapan kamu pulang dari sekolah?
Jawaban: Aku pulang sekolah pukul 3 sore.
3. Kapan rumah ini selesai dibangun?
Jawaban: Rumah ini selesai dibangun tahun depan.
4. Kapan Museum Nasional Indonesia didirikan?
Jawaban: Museum Nasional Indonesia didirikan pada tahun 1778.
5. Kapan kita berlibur ke rumah nenek?
Jawaban: Kita berlibur ke rumah nenek saat sudah liburan.
6. Kapan kakak selesai belajar?
Jawaban: Kakak selesai belajar nanti malam.
7. Kapan pesawat itu akan tiba?
Jawaban: Pesawat akan tiba dua jam lagi.
8. Kapan peristiwa kebakaran itu terjadi?
Jawaban: Peristiwa kebakaran itu terjadi tadi malam.
9. Kapan masa liburan akan berakhir?
Jawaban: Masa liburan berakhir tiga hari lagi.
10. Kapan pesanan makanan ini akan datang?
Jawaban: Pesanan makanan kita akan datang sebentar lagi.
Itulah kalimat tanya beserta contoh kalimat tanya agar Si Kecil semakin paham materi ini. Semoga membantu ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)ARTIKEL TERKAIT
Parenting
20 Contoh Kalimat Tanya untuk Anak SD untuk Pemahaman Materi Bahasa Indonesia
Parenting
Mengenal Metode Observasi, Cara Pengumpulan Data yang Bisa Diajarkan ke Anak
Parenting
20 Soal Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat Kelas 6 dan Kunci Jawabannya
Parenting
25 Contoh Soal Persamaan Kuadrat, Pembahasan, dan Kunci Jawabannya
Parenting
25 Contoh Soal Ungkapan Bahasa Indonesia Kelas 2 dan Kunci Jawaban untuk Latihan di Rumah
Parenting
Angka Romawi: Daftar Angka, Cara Mudah Menuliskan & Contoh Soalnya
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
5 Contoh Cerpen Bahasa Indonesia Singkat untuk Pelajaran Sekolah
30 Contoh Teks Anekdot Singkat beserta Struktur & Maknanya
30 Soal TKA Bahasa Indonesia SD dan Kunci Jawabannya