HaiBunda

PARENTING

Anak Tengah Ternyata Terbiasa Bernegosiasi sejak Kecil, Ini Kata Studi

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 25 Sep 2026 13:35 WIB
Anak Tengah Ternyata Terbiasa Bernegosiasi sejak Kecil, Ini Kata Studi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/VIJ
Jakarta -

Urutan kelahiran anak sering dikaitkan dengan kepribadian dan kemampuannya dalam menyelesaikan masalah. Misalnya, anak tengah disebut paling mudah memahami situasi dan terbiasa bernegosiasi sejak kecil.

Faktanya, sebuah studi mengungkap bahwa anak tengah memang memiliki kemampuan untuk menengahi kesepakatan dan menemukan solusi yang dapat diterima semua orang, Bunda. Dikutip dari Bolde, studi yang dilakukan oleh psikolog Michael Ashton dari Universitas Brock dan Kibeom Lee dari Universitas Calgary menganalisis data kepribadian dari lebih dari 770.000 orang dewasa di seluruh dunia.

Mereka menemukan bahwa orang dewasa yang terlahir sebagai anak tengah mendapatkan skor tertinggi pada dua sifat, yakni kejujuran atau kerendahan hati dan keramahan. Sifat tersebut juga termasuk kemampuan untuk bekerja sama, fleksibilitas, keadilan, kesabaran, dan kemauan untuk bekerja sama dengan orang lain alih-alih menindas mereka.


Namun, ketika para peneliti juga melihat ukuran keluarga, mereka menemukan bahwa orang-orang dari keluarga yang lebih besar memperoleh skor lebih tinggi pada sifat-sifat yang sama terlepas dari urutan kelahiran mereka. Penjelasan Lee sangat sederhana, ketika kita tumbuh bersama lebih banyak saudara kandung, kita akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja sama, berbagi, dan kebiasaan itu membentuk kepribadian.

Jadi mungkin ini bukan tentang menjadi anak tengah secara spesifik. Mungkin ini tentang tumbuh besar di rumah di mana tiga atau empat orang menginginkan hidangan yang berbeda untuk makan malam, dan satu orang harus mencari cara untuk mewujudkannya.

Nah, anak tengah kebetulan duduk di kursi yang berada di tengah-tengah ketika negosiasi itu terjadi. Anak tengah pun memiliki jalan pintas paling sedikit dan tidak memiliki rencana cadangan ketika kesepakatan gagal.

Menurut ulasan di laman Life Hack, anak tengah adalah negosiator ulung. Mereka belajar bernegosiasi sejak usia dini. Anak tengah terbiasa meyakinkan kakak-kakaknya untuk berbagi mainan, bermain game, dan mengikuti ide-ide mereka.

Anak tengah belajar persis apa yang harus dikatakan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dari seseorang yang lebih besar dan lebih berkuasa daripada mereka. Mereka adalah negosiator yang hebat dan dapat membujuk orang lain untuk keluar dari situasi apa pun.

Tidak semua anak tengah pandai bernegosiasi

Banyak orang tua memuji anak tengah karena memahami situasi, dianggap mampu menengahi kesepakatan, dan menemukan solusi yang dapat diterima semua orang. Tetapi ada versi lain di mana anak tersebut tidak pandai menengahi apa pun.

Mereka melakukannya untuk menjaga perdamaian. Kedua versi itu berasal dari tempat yang sama sekali berbeda.

Bernegosiasi berarti berupaya mencapai suatu hasil. Menjaga perdamaian berarti mengelola suasana hati semua orang agar rumah tetap tenang. Bila yang satu membangun keterampilan, maka yang lainnya adalah pekerjaan yang enggan dilakukan banyak orang.

Orang dewasa menyebut versi kedua lebih santai. Dari sudut pandang orang dewasa, 'santai' bisa berarti tidak pernah mengalami hari yang sulit karena suasana hati orang lain selalu diutamakan.

Perbedaan kepribadian sebenarnya tidak bisa hanya dilihat dari urutan kelahiran, Bunda. Anak-anak dapat belajar berkompromi melalui sepupu, rekan satu tim, teman sekelas, dan rekan kerja. Rumah tangga dengan tiga anak bukanlah satu-satunya tempat di mana anak tengah bisa belajar bernegosiasi. Tetapi itu adalah salah satu yang paling umum, dan semakin jarang terjadi.

Ciri kepribadian anak tengah

Secara umum, ada beberapa ciri kepribadian anak tengah yang dianggap terpuji di keluarga. Melansir dari laman Life Hack, berikut ciri kepribadiannya:

1. Ramah

Anak tengah terbukti lebih ramah dan dianggap sangat mudah bergaul. Mereka tahu bagaimana memulai percakapan dengan siapa saja. Ini tidak mengherankan. Sepanjang masa kanak-kanak, anak tengah telah belajar berkomunikasi secara efektif dengan kakak dan adiknya.

2. Agen perubahan

Menurut psikolog Catherine Salmon, penelitian menunjukkan bahwa anak tengah lebih cenderung 'menjadi agen perubahan dalam bisnis, politik, dan sains' karena memiliki banyak ide untuk mendorong perubahan. Tokoh-tokoh hebat, seperti Bill Gates, Julia Roberts, dan John F. Kennedy hanyalah beberapa dari banyak anak tengah yang terkenal dan sukses.

3. Memiliki etos kerja yang sangat baik

Anak tengah secara alami memiliki etos kerja yang kuat. Mereka biasanya tidak mendapatkan banyak barang baru, tidak seperti kakak-kakak mereka. Mereka belajar sejak usia muda bahwa mereka harus bekerja keras untuk mendapatkan segalanya. Nah, karena itu banyak dari mereka memiliki etos kerja yang sangat baik.

4. Dapat dipercaya

Menurut sebuah studi tentang karakteristik urutan kelahiran, anak tengah cenderung lebih setia dalam hubungan. Mereka dapat dipercaya untuk menjaga rahasia yang besar dan sensitif.

5. Mandiri

Anak tengah tidak menerima perhatian penuh seperti anak sulung dari orang tua. Selain itu, anak tengah harus belajar menghibur dirinya sendiri sementara orang tua mengurus anak bungsu. Hal itu membuat anak tengah sudah belajar mandiri sejak dini.

Demikian studi yang mengungkap kepribadian anak tengah yang disebut terbiasa bernegosiasi sejak kecil. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Kalimat yang Bikin Anak Minder Seumur Hidup

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Momen Olivia Zalianty dan Suami Ajak Putra Semata Wayang Ziarah ke Makam Leluhur

Mom's Life Amira Salsabila

Febby Rastanty & Suami Akui Tak Terburu-buru Promil karena Masih Punya Banyak Goals

Kehamilan Amrikh Palupi

Dua Pulau Baru Muncul usai Erupsi Anak Krakatau, Bagaimana Proses Terbentuknya?

Mom's Life Amira Salsabila

Anak Tengah Ternyata Terbiasa Bernegosiasi sejak Kecil, Ini Kata Studi

Parenting Annisa Karnesyia

Kenali Ciri Orang Suka Playing Victim dari Kalimat yang Sering Diucapkan

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kenali Ciri Orang Suka Playing Victim dari Kalimat yang Sering Diucapkan

Febby Rastanty & Suami Akui Tak Terburu-buru Promil karena Masih Punya Banyak Goals

Anak Tengah Ternyata Terbiasa Bernegosiasi sejak Kecil, Ini Kata Studi

Dua Pulau Baru Muncul usai Erupsi Anak Krakatau, Bagaimana Proses Terbentuknya?

Alasan Bunda Jadi Incaran Nyamuk

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK