PARENTING
10 Kalimat Perlu Didengar Anak dari Orang Tua dan Keluarga Menurut Psikolog
Kinan | HaiBunda
Jumat, 02 Oct 2026 09:20 WIBSupaya anak tumbuh dengan percaya diri, ada beberapa kalimat yang perlu ia dengar dari lingkungan terdekatnya, terutama dari orang tua dan keluarga. Apa saja?
Menurut psikolog dari Hackensack University Medical Center, Dr. Brett A. Biller, Psy.D, kata-kata memiliki kekuatan yang luar biasa bagi pembentukan karakter anak.
"Kekuatan sebuah pernyataan yang disampaikan oleh orang terdekat, baik positif maupun negatif, dapat memberikan dampak jangka panjang, bahkan seumur hidup," ungkapnya, seperti dikutip dari Parade.
Oleh sebab itu, orang tua dan keluarga terdekat di lingkungan anak perlu lebih berhati-hati dalam memilih kalimat yang diucapkan.
10 Kalimat yang perlu didengar anak dari orang tua
Saat berbicara dengan anak, terkadang orang tua masih sulit mengetahui apa yang tepat untuk dikatakan dan bagaimana cara menyampaikannya.
"Cara paling efektif untuk berbicara dengan anak adalah menggunakan kata-kata dan kalimat sederhana. Kalimat seperti ini memungkinkan orang tua menerima perasaan mereka, tetapi tetap menerapkan aturan yang telah dibuat," kata Wendy Mogel, PhD, penulis buku The Blessing of a Skinned Knee, dikutip dari Parents.
Berikut beberapa contoh kalimat yang perlu didengar anak dari orang tua dan keluarga menurut psikolog:
1. "Bunda menyayangimu apa pun yang terjadi"
Cinta tanpa syarat adalah salah satu hadiah terbesar yang dapat diberikan orang tua pada anak. Jadi, jangan ragu untuk sering menunjukkan bahwa mereka mendapatkannya sepenuhnya.
"Anak-anak perlu diyakinkan bahwa mereka dicintai dan dihargai tanpa syarat apa pun,” ungkap psikolog Dr. Crystal Saidi, Psy.D.
Saidi menyebutkan bahwa kalimat ini menciptakan ruang emosional yang aman. Anak dapat merasa bebas menjadi diri mereka sendiri, karena mengetahui bahwa cinta orang tua dan keluarga akan selalu ada.
Selain itu, bentuk kalimat ini menyampaikan pesan bahwa mereka berharga dan dicintai tanpa harus menjadi sempurna.
2. "Bunda percaya kamu bisa mempertimbangkan pilihanmu"
Kepercayaan adalah salah satu pilar utama dalam setiap hubungan, termasuk antara orang tua, keluarga dan anak.
"Mengungkapkan kalimat seperti ini kepada anak dapat memberikan kepercayaan diri yang tanpa sadar mereka perlukan untuk mengambil keputusan," imbuh Biller.
3. "Kamu pasti bisa"
Biller juga mengingatkan orang tua untuk tidak terburu-buru memberi kritik atau pesimis terhadap pendapat anak, karena dapat memicu masalah motivasi dan perasaan rendah diri.
Sebaliknya, yakinkan anak bahwa mereka bisa mencoba dan mengupayakan yang terbaik untuk cita-citanya. Ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada anak, yang dampak positifnya bisa terasa dalam jangka panjang.
"Kalimat ini menyampaikan optimisme, memberikan dorongan dan dapat meningkatkan rasa percaya diri anak. Pandangan positif ini dapat mereka bawa hingga dewasa," tambah psikolog lainnya, Dr. Joe Vaccaro, Psy.D.
4. "Tidak apa-apa kamu merasa seperti itu"
Hal ini merupakan bentuk kalimat validasi terhadap apapun yang sedang dirasakan oleh anak. Termasuk saat mereka sedang mengalami emosi yang kuat, seperti takut, sedih, atau stres.
Dengan mengucapkan kalimat ini, orang tua menunjukkan kepada anak bahwa emosi yang mereka rasakan itu valid.
5. "Bunda akan selalu ada untukmu"
Penting untuk mengingatkan anak bahwa orang tua akan tetap mendukung mereka ketika segala sesuatu tidak berjalan sesuai harapannya.
Ketika anak sedang menghadapi rasa kecewa atau kegagalan, sediakan ruang untuk mendengarkan apa yang ingin mereka sampaikan.
6. "Kamu boleh cerita apa saja kepada Bunda/Ayah"
Kalimat sederhana ini mengingatkan anak bahwa ia akan selalu aman secara emosional bersama Bunda atau anggota keluarga terdekat lainnya.
Penelitian yang diterbitkan oleh The Center for Male Psychology menjelaskan bahwa pendekatan seperti ini dapat meningkatkan kesejahteraan emosional anak laki-laki secara signifikan, sekaligus mendorong mereka untuk lebih terbuka mengenai perasaan dan pengalaman yang mereka alami.
Memberikan ruang untuk berbicara tentang perasaan juga dapat membantu meningkatkan kesehatan mental anak.
7. "Bunda bangga padamu"
Kalimat ini adalah bentuk apresiasi yang sangat dibutuhkan anak, terutama dari orang tua. Ini merupakan bentuk rasa bangga terhadap dirinya dan menerima dirinya apa adanya.
8. "Kamu aman"
Menurut Saidi, rasa aman merupakan salah satu dasar penting bagi perkembangan anak. Meyakinkan anak bahwa mereka aman secara fisik dan emosional memungkinkan mereka tumbuh dan mengeksplorasi dunia dengan lebih percaya diri.
9. "Kamu berani"
Menunjukkan bahwa ia sudah berani ketika melakukan hal-hal kecil, seperti pergi ke dokter gigi, dapat membantu anak menguatkan diri ketika merasa takut dan sendirian.
Bahkan pada saat sudah memasuki usia remaja pun, anak tetap memiliki ketakutan dan kekhawatirannya masing-masing.
Oleh sebab itu, mereka juga tetap membutuhkan dorongan untuk menghadapi ketakutan tersebut dan melewatinya.
10. "Menurutmu bagaimana perasaan temanmu?"
Kalimat ini membantu mengajak anak melihat situasi dari sudut pandang orang lain, baik saat suasana sedang baik maupun tidak.
Misalnya, ketika ia tidak sengaja merebut mainan temannya, Bunda dapat bertanya, "Kalau mainanmu diambil tanpa izin, kira-kira kamu merasa bagaimana?".
Bukan sekadar meminta anak mengatakan maaf, tapi dengan kalimat ini Bunda juga membantu anak memahami mengapa tindakannya dapat memengaruhi perasaan orang lain.
Kalimat yang sebaiknya tidak diucapkan kepada anak
Pada intinya, hindari mengabaikan atau menyangkal perasaan anak dengan kalimat seperti: 'berhenti menangis' atau 'itu bukan masalah besar'.
"Meremehkan perasaan anak bisa berpengaruh buruk. Pernyataan semacam ini mengabaikan emosi anak dan mengajarkan mereka bahwa perasaan yang dimiliki itu salah atau tidak penting," tutur Saidi.
Seiring waktu, anak berisiko mengalami kesulitan dalam mengatur emosi, belajar menekan perasaannya, atau menganggap bahwa emosi mereka merupakan beban bagi orang lain.
Mengatakan bahwa anak 'terlalu sensitif' juga merupakan hal yang sebaiknya dihindari ya, Bunda.
Jika anak merasa akan dicap buruk karena respons emosionalnya, mereka mungkin menjadi tertutup dan enggan bercerita di kemudian hari.
Itulah penjelasan tentang kalimat-kalimat yang perlu didengar anak dari orang tua dan keluarga menurut psikolog.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Anak Cemburu Saat Punya Adik, Wajar Nggak?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Ucapan Orang Tua yang Melukai Hati Anak, Bikin Si Kecil Sedih dan Rendah Diri
Penting Bunda, 4 Tips Anti-Stres Menjaga Kesehatan Mental Anak Selama Pandemi
Hati-hati! 7 Ucapan Orang Tua Ini Bisa Ganggu Psikologis Anak
3 Ucapan yang Sebaiknya Dihindari Orang Tua Saat Berbicara dengan Anak
TERPOPULER
Kebersamaan Eross Candra dan Istri yang Baru Rayakan Wedding Anniversary ke-17, Bahagia Hidup di Yogyakarta
10 Kalimat Perlu Didengar Anak dari Orang Tua dan Keluarga Menurut Psikolog
150 Nama Bayi Perempuan Terinspirasi dari Musik dan Artinya, Seindah Alunan Nada
Kisah Bunda Baru Bingung Dapat Nasihat Beda-beda soal Menyusui, Bayinya Ternyata Alami Ini
Barbara Palvin & Dylan Sprouse Sambut Kelahiran Anak Pertama, Berjenis Kelamin Perempuan
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Blush On Stick Terbaik untuk Bikin Pipi Merona Natural dan Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Smart Door Lock Terbaik untuk Rumah Lebih Aman Anti Maling
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Mesin Cuci Termahal, Fitur Canggih dan Harganya Bikin Melongo
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
USG Ibu Hamil Ini Bikin Dokter Kaget, Ada Janin Sehat dan Janin yang Membatu dalam Perut
150 Nama Bayi Perempuan Terinspirasi dari Musik dan Artinya, Seindah Alunan Nada
Kebersamaan Eross Candra dan Istri yang Baru Rayakan Wedding Anniversary ke-17, Bahagia Hidup di Yogyakarta
10 Kalimat Perlu Didengar Anak dari Orang Tua dan Keluarga Menurut Psikolog
Kisah Bunda Baru Bingung Dapat Nasihat Beda-beda soal Menyusui, Bayinya Ternyata Alami Ini
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
5 Langkah Mencuci Sepatu GORE-TEX Tanpa Merusak Lapisan Waterproof-nya
-
Beautynesia
Mengenal Motif Batik yang Dilarang Dipakai untuk Pernikahan
-
Female Daily
Song Hye Kyo Hadir di Bottega Veneta SS27, Intip Look-nya yang Chic dengan Sentuhan Edgy!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
T.O.P dan Nana Go Public, Terciduk Kencan Usai Cinlok Syuting Bareng
-
Mommies Daily
Baju Batik Anak Laki-Laki: 8 Outfit Keren yang Tidak Terlihat Formal