PARENTING
7 Perubahan Cara Orang Tua Mendidik setelah Punya 5 Anak atau Lebih
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 14 Oct 2026 17:55 WIBSetiap orang tua memiliki pola asuh yang berbeda. Namun, perubahan cara mendidik orang tua dapat mulai terlihat setelah memiliki lima anak atau lebih, Bunda.
Bagi orang tua dengan lima anak, mengasuh keluarga yang besar berarti belajar memprioritaskan tugas dan melepaskan keinginan untuk menjadi sempurna. Mereka akan memperoleh kepercayaan diri dan menyesuaikan gaya pengasuhan untuk memenuhi kebutuhan unik setiap anak.
"Meskipun kita tidak akan menjadi orang tua yang benar-benar berbeda dengan setiap anak, gaya pengasuhan pasti akan beradaptasi seiring bertambahnya ukuran keluarga. Tiga anak tidak sama dengan lima anak," kata profesional di bidang pendidikan, Karen Cilli, dilansir Parents.
Perubahan cara orang tua mendidik usai punya 5 anak
Berikut beberapa perubahan cara orang tua mendidik setelah dikaruniai lima atau atau lebih:
1. Mulai menurunkan ekspektasi
Memiliki keluarga yang besar dengan lima atau atau lebih berarti setiap tugas harus diprioritaskan. Sebagai orang tua, Bunda tidak akan bisa melakukan semuanya dalam jangka waktu yang sama.
"Mungkin kita bisa memberi sarapan kepada kelima anak atau memakaikan mereka pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca, tapi mungkin kita juga tidak bisa melakukan keduanya," ujar Cilli.
2. Tidak perlu buku panduan untuk mengasuh anak
Siapa yang butuh buku panduan parenting ketika Bunda memiliki pengalaman langsung membesarkan lima anak atau lebih? Orang tua yang memiliki banyak anak biasanya sudah tidak membutuhkan waktu untuk berkonsultasi dengan 'pakar' setiap kali memiliki pertanyaan seputar pengasuhan.
Ya, keuntungan tambahan dari orang tua dengan banyak anak adalah kita akan lebih percaya diri. Kita memiliki pengetahuan untuk membuat keputusan yang masuk akal, karena telah menjalankan eksperimen sosiologi yang lama di rumah.
3. Hidup lebih hemat
Menurut Cilli, memiliki banyak anak tidak secara otomatis mengubah Bunda menjadi seorang yang hemat ekstrem. Tetapi memberi kehidupan bagi lebih dari beberapa anak bukanlah hal yang murah, tidak peduli seberapa hematnya kita.
Orang tua yang memiliki banyak anak biasanya berhemat dengan cara yang cerdas. Mereka belajar berbelanja barang bekas berkualitas, memanfaatkan penghematan biaya di toko grosir, membuat rencana makan hemat dengan memanfaatkan penjualan dan diskon mingguan, mengubah barang lama menjadi barang baru, dan berhemat sebisa mungkin. Lambat laun, hal itu menjadi gaya hidup untuk tidak membeli barang dengan harga penuh atau barang baru.
4. Menerapkan pola asuh standar yang disesuaikan
Bunda dengan lima anak atau lebih telah belajar bahwa orang tua yang baik hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran. Bunda akan berpikir bahwa tidak ada batasan untuk apa yang akan dilakukan hanya untuk bertahan hidup sebagai orang tua.
Orang tua dengan banyak anak menerapkan pola asuh standar di mana ia tidak akan menyalahkan diri sendiri bila melewatkan sesuatu dalam pengasuhan. Misalnya, 'Apakah membiarkan piring kotor di wastafel selama 48 jam membuat kita menjadi orang tua yang buruk?', jawabannya tentu 'Tidak'.
"Semakin banyak anak yang kita miliki, semakin kita menyadari bahwa pengasuhan yang baik adalah tentang mencintai dan menghormati anak-anak," ungkap Cilli.
5. Belajar mendelegasikan tanggung jawab
Orang tua dengan banyak anak tahu bahwa mendelegasikan tugas dan pekerjaan rumah tertentu adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan daftar tugas mereka yang tak kunjung habis. Mereka belajar mendelegasikan tanggung jawab kepada anak yang lebih besar, anggota keluarga, jasa kebersihan rumah, atau berbelanja online.
Orang tua dengan lima anak atau lebih tidak hanya merasa nyaman meminta bantuan, tetapi mereka juga belajar menerimanya dengan lapang dada daripada menganggapnya sebagai tanda kelemahan.
6. Tidak peduli dengan 'keadilan'
Ketika memiliki dua atau tiga anak, Bunda mungkin dapat mempertahankan kesetaraan di rumah tangga. Tetapi begitu memiliki lebih dari empat anak, strategi pengasuhan menjadi kurang berfokus pada apa yang 'adil' dan setara, dan lebih berfokus pada apa yang diperlukan.
Contoh di mana 'keadilan' diabaikan demi kebutuhan adalah ketika orang tua mendisiplinkan setiap anak secara individual. Jika memiliki lima anak, maka kita akan memiliki lima kepribadian yang sangat berbeda yang tinggal di rumah, dan masing-masing mungkin membutuhkan pendekatan yang berbeda dalam hal disiplin.
7. Fokus pada gambaran yang besar
Orang tua dengan banyak anak biasanya tidak punya waktu atau energi untuk mengkhawatirkan setiap detail kecil. Sebaliknya, mereka fokus pada gambaran yang besar, Bunda.
Mereka mengajukan pertanyaan yang lebih spesifik dalam pengasuhan, seperti 'Apakah anak-anak tampak bahagia dan puas? Apakah mereka memiliki ikatan persaudaraan yang kuat? Apakah semua orang ikut serta dan berkontribusi pada tugas-tugas rumah tangga dan tanggung jawab keluarga? Apakah kita membesarkan manusia yang baik?'
Jika dapat dengan yakin mengatakan jawabannya 'Ya', maka Bunda cenderung tidak akan terjebak dalam detail sehari-hari dan lebih mungkin untuk melihat bagaimana keluarga berkembang dari waktu ke waktu.
Demikian perubahan cara orang tua mendidik setelah dikaruniai lima atau atau lebih. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Hal yang Diingat Anak Seumur Hidup dari Orang Tua
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Sering Cari Tips Parenting di Internet? Hati-hati, Bisa Bikin Orang Tua Makin Cemas
Anak Suka Menjawab Saat Dibilangin? Ini Cara Mendidiknya agar Tetap Berani Bicara tapi Sopan
Cara Efektif Menghadapi Anak Super Sensitif
5 Cara Mendidik Anak dalam Islam, Bunda Perlu Tahu
TERPOPULER
Resep Sayur Asem Segar dan Gurih, Lengkap dengan Bumbu dan Cara Membuatnya
5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Ketombe Makin Parah
5 Film Tentang Perjuangan Melawan Kanker Payudara
10 Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia, Ada yang Masuk Kategori Berbahaya
Alasan Negara Mayoritas Muslim Ini Larang Guru dan Siswi Berhijab di Sekolah
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Keseruan Keluarga Mona Ratuliu Liburan ke Disneyland Hong Kong, Ajak Anak hingga Cucu
Ungkapan Haru Ferdy Hasan Dampingi Sang Putra yang Berkebutuhan Khusus Wisuda S1, Bangga Bun
Resep Sayur Asem Segar dan Gurih, Lengkap dengan Bumbu dan Cara Membuatnya
5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Ketombe Makin Parah
7 Perubahan Cara Orang Tua Mendidik setelah Punya 5 Anak atau Lebih
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Punya Rencana Ke Bandung Pulang-Pergi? Ini Tips Naik Whoosh & Panduan Turunnya
-
Beautynesia
BeauPicks: 5 Rekomendasi Jaket Denim dari Brand Lokal untuk Tampil Stylish
-
Female Daily
House of Dove 2026 Hadir di PIM 2, Intip 5 Activity Seru untuk Kenali Kebutuhan Hair, Body, dan Underarm!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
7 Gaya Couple Olla Ramlan dan Tristan Molina, Elegan hingga Edgy
-
Mommies Daily
7 Rekomendasi Sunscreen untuk Outdoor yang Praktis Di-reapply