psikologi

Saat Anak Suka Menggigit, Begini Menyikapinya

Asri Ediyati Senin, 21 Agu 2017 - 17.37 WIB
Menyikapi anak yang suka menggigit/ Foto: dok.HaiBunda Menyikapi anak yang suka menggigit/ Foto: dok.HaiBunda
Jakarta - Di usia balita (bawah lima tahun), anak memang suka melakukan hal-hal yang bikin gemas ya, Bun. Tiba-tiba suka meluk, cium pipi, bercanda dan bertingkah lucu. Tapi, mereka juga melakukan beberapa hal yang malah bikin jengkel, seperti menendang, menjerit, atau bahkan menggigit. Duh!

Tenang, Bun. Memang menggigit biasanya dilakukan balita. Nah, ada beberapa alasan kenapa anak suka menggigit. Di antaranya anak lagi dalam tahap eksplorasi, giginya mau tumbuh, mau 'menyampaikan' protes terhadap sesuatu, mencari perhatian, meniru apa yang dilihatnya dan mau mendapatkan apa yang dia inginkan.

"Semua mamalia termasuk manusia memiliki alat perlindungan diri alami berupa kuku dan gigi. Mengigit adalah bentuk insting pertama yang dilakukan anak jika merasa terancam atau menginginkan sesuatu. Mungkin waktu itu mereka tidak mengetahui kalau menggigit itu sebenarnya dilarang," terang Penelope Leach PhD, psikolog perkembangan anak, dikutip dari Baby Center.

Baca juga: Cara Mengatasi Bayi yang Sering Menggigit Puting Saat Menyusu

Sementara, psikolog anak Carolyn Humphrey bilang anak-anak yang usianya beranjak dua tahun, biasanya memang akan menggigit pas mereka merasa emosi. Humphrey mengatakan, balita menggigit saat frustasi dan tidak tahu bagaimana caranya menenangkan diri mereka sendiri.

"Mereka akan menggigit siapapun yang ada didekatnya, entah itu temannya atau orang tuanya," jelas Carolyn dikutip dari Wolipop.

Jika anak sering menggigit, yang bisa kita lakukan yaitu tetap tenang dan tegas. Kita bisa bilang 'nggak boleh gigit' atau 'gigit itu sakit, Nak'. Dengan begitu, anak bakal mengerti kalau menggigit itu sakit.

"Jika kakaknya atau orang lain yang digigit, tenangkan mereka jangan sampai marah atau melakukan tindak fisik ke adiknya. Saat semuanya sudah tenang, ajarkan anak untuk ganti perilaku menggigit tadi dengan perkataan misalnya 'nggak!' 'berhenti!' atau 'itu punyaku!' saat ia diganggu oleh saudaranya. Lakukan hal ini secara konsisten," terang Mary L Gavin MD dikutip dari Kids Health.

Baca juga: Penyebab Anak Suka Menggigit

Penting juga nih Bun buat kita ngajari anak anak untuk minta maaf ke orang yang digigitnya. Jangan lupa juga untuk kasih anak penghargaan atau pujian saat mereka sudah bisa menghentikan kebiasaannya menggigit. Kita juga perlu ingat kalau anak-anak gampang banget teralihkan. Nah, kita juga bisa alihkan mereka ke hal-hal yang positif dan menyenangkan seperti mewarnai, menyanyi bersama, dan membaca buku supaya mereka tetap happy dan nggak suka menggigit.

Tenang, Bun, perilaku menggigit ini biasanya berhenti kalau anak udah umur 3 atau 4 tahun kok. Tapi, misal perilaku menggigit anak berlebihan, alangkah baiknya kita bicarakan sama dokter di kecil untuk menemukan penyebabnya dan juga cara mengatasinya. (rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi