psikologi

Yuk, Perhatikan Tanda Kesiapan Sekolah si Kecil

Nurvita Indarini 16 Apr 2018
Yuk, Perhatikan Tanda Kesiapan Sekolah si Kecil/ Foto: Facebook Annisa Citra Yuk, Perhatikan Tanda Kesiapan Sekolah si Kecil/ Foto: Facebook Annisa Citra
Jakarta - Ketika teman-teman di sekitarnya sekolah, si kecil juga ingin sekolah. Sebelum mendaftarkan anak ke sekolah, kita lihat yuk, Bun, tanda kesiapannya.

Psikolog anak dari Rainbow Castle, Yulita Patricia Semet, bilang kesiapan anak sekolah dilihat dari anaknya sendiri, sekolahnya, juga keluarganya. Keluarga di sini maksudnya sudah siap finansialnya, nanti kalau anak sekolah transportasinya gimana, siapa yang mengantar, juga terkait perlu nggaknya menyediakan tutor untuk pendidikan anak.

Jadi jangan sampai kita menyekolahkan anak hanya karena teman-temannya bersekolah saja, Bun. Ya, kita perlu pikirkan skenario-skenario untuk menyukseskan kegiatan anak bersekolah agar kita juga nggak kalang-kabut.

Nah, kalau kesiapan sekolah gimana? Ini terkait sama sekolah yang jadi pilihan untuk anak. Misalnya sesuai nggak sama visi dan misi orang tua, juga terkait dengan fasilitas seperti toilet dan waktu bermain anak.



"Pre-school biasanya 2-3 kali dalam seminggu dan itu cuma 2-3 jam. Kalau harus tiap hari kita pertimbangkan juga gimana perasaan anak. Ada juga yang bilingual tapi nggak digunakan di rumah, karena di rumah cuma pakai Bahasa Indonesia, berarti itu kurang pas," lanjut perempuan yang akrab disapa Sisi ini dalam Parent Club yang digelar Hijup beberapa waktu lalu.

Yuk, Perhatikan Tanda Kesiapan Sekolah si Kecil/Yuk, Perhatikan Tanda Kesiapan Sekolah si Kecil/ Foto: ilustrasi/thinkstock


Sering kali saat anak akan masuk sekolah yang dilihat hanya kemampuan kognitifnya saja. Wajar sih, karena kemampuan inilah yang paling gampang terukur dan lebih terlihat. Tapi kita jangan mengesampingkan kemampuan fisikal, emosional, dan sosial.

Tanda anak mulai siap sekolah secara kognitif sebenarnya tergantung tahapan usia. Kalau mau masuk TK biasanya anak menunjukkan rasa ingin tahu yang besar mengenai lingkungan sekitar. Selain itu anak banyak bertanya dan minta diajari menulis, berhitung, atau membaca. Anak juga telah mengenal huruf dan angka.



Nah, terkait kesiapan fisikal, ini terlihat dari apakah anak terbiasa beraktivitas yang merangsang otot punggung. Merangkak saat masih bayi adalah salah satu hal yang bermanfaat untuk hal ini. Jadi saat anak menulis, sebenarnya nggak cuma melibatkan otot di jari saja, tapi juga punggungnya.

Sedangkan kesiapan emosional ini, tambah Sisi, terkait dengan kemampuan anak untuk menenangkan diri dan melakukan pemecahan masalah atas hal-hal yang dialaminya. "Anak bisa jadi malas sekolah, mogok, nangis, kalau kemampuan emosionalnya belum matang," imbuh Sisi. (vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi