HaiBunda

TRENDING

Viral Anak 'Durhaka' Telantarkan Ibu yang Sudah Tua di Pinggir Jalan

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 25 Oct 2019 07:00 WIB
Foto: Rima Olyvia
Jakarta - Seorang ibu rela mengurus anaknya dari bayi tak berdaya hingga menyekolahkan mereka. Namun, apa balasan anaknya? Sebuah cerita viral dari Malaysia, mengisahkan seorang ibu ditinggalkan putrinya di pinggir jalan. Kejadiannya di depan sebuah toko di Kedah, Malaysia.

Wanita berusia 80 tahun dibiarkan sendirian dengan tas terisi pakaian. Setelah diketahui publik, kejadian itu kemudian dibagikan di Facebook dan mengundang kemarahan netizen.

"Seorang ibu sedang menunggu putranya. Dia turun dari mobil ketika dia datang untuk membeli barang-barang. Anak-anaknya tidak datang lagi sehingga mungkin masyarakat akan membantu mengirim mereka ke Balai Sungai Kob," tulis orang yang membagikannya dikutip dari mStar.

Sang anak awalnya meminta ibunya tunggu di toko kelontong dengan alasan tak perlu ikut ke tempat cuci mobil. Namun, berjam-jam setelahnya sang anak tak kunjung datang. Sang ibu juga diminta untuk membawa tasnya.


"Dia bingung seperti ini. Dia tidak tahu harus berbuat apa," tulisnya dalam sebuah unggahan yang panjang.

Sementara itu, sumber polisi mengkonfirmasi kasus yang terjadi pada hari Minggu. Namun, wanita tua itu dikatakan telah tinggal bersama putrinya alih-alih tinggal di kampung halamannya di Pantai Prai, Padang Serai.

Namun, kasus itu diselesaikan pada hari Senin ketika wanita tua itu dibawa pulang oleh ahli warisnya setelah menghabiskan malam di rumah asistennya.

Anggota keluarganya dibawa ke aula untuk menyelesaikan kasus ini. Rata-rata netizen di Facebook mengungkapkan kemarahan mereka dan berdoa agar kasus sang ibu diselesaikan.

"Dia baru saja membacanya. Dia dulu berjuang untuk menjagamu sampai kamu dewasa. Apa yang salah dengan ibumu sampai terluka seperti ini? Allahu, kamu bisa membayangkan perasaan seorang ibu," tulis netizen.

Soal hubungan ibu dan anak perempuan. Meskipun hubungan ibu-anak sering terdengar ideal dalam pikiran kita, dalam kenyataannya, hubungan itu sering kali rumit dan bahkan sangat rumit. Hubungannya juga sangat bervariasi

"Ada perbedaan budaya dalam bagaimana ibu dan anak perempuan berhubungan satu sama lain ketika kita bertambah tua. Setiap hubungan antara ibu dan anak berubah seiring waktu," kata psikoterapis F. Diane Barth, L.C.S.W dikutip dari Psychology Today.

Kata Barth, hubungan ibu-anak yang sudah rusak cenderung tak bisa diperbaiki. Untuk itu sebisa mungkin ibu dan anak perlu menjaga hubungan yang sehat dan positif. Menjaga hubungan bisa dengan bantuan keluarga atau bisa berkonsultasi ke ahlinya. (aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

4 Shio Paling Ambisius, Punya Tekad Kuat dan Tak Mudah Menyerah

Mom's Life Elia Amaliana

10 Kalimat Toksik Orang Tua Zaman Dulu yang Menyakiti Anak Gen Z

Parenting Annisa Karnesyia

Salah Kaprah, Ketahui Bahaya 'Makan untuk Dua Orang' saat Hamil

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Ciri Kepribadian Orang yang Punya Kebiasaan Membiarkan Kopi sampai Dingin

Mom's Life Azhar Hanifah

Hukum Menyusui Anak Lebih dari 2 Tahun dalam Islam

Menyusui Tiara Jasmine & Adi Prakoso

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

4 Shio Paling Ambisius, Punya Tekad Kuat dan Tak Mudah Menyerah

10 Kalimat Toksik Orang Tua Zaman Dulu yang Menyakiti Anak Gen Z

Salah Kaprah, Ketahui Bahaya 'Makan untuk Dua Orang' saat Hamil

Ciri Kepribadian Orang yang Punya Kebiasaan Membiarkan Kopi sampai Dingin

Anak Sering Ngorok saat Tidur? Studi Ungkap Dampaknya pada Kemampuan Kognitif

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK