HaiBunda

TRENDING

Dr Tirta Amuk Jokowi Gara-gara Banyak Dokter Meninggal karena Corona

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Minggu, 29 Mar 2020 09:09 WIB
Dr Tirta Amuk Jokowi Gara-gara Banyak Dokter Meninggal karena Corona/ Foto: instagram
Jakarta - Wabah Corona di Indonesia semakin menyebar luas, Bun. Akibatnya tak hanya masyarakat, para dokter dan juga tenaga medis lainnya banyak yang harus gugur dalam perjuangan melawan pandemi ini.

Melihat hal ini, relawan peduli pencegahan penyebaran virus Corona, dokter Tirta Mandira Hudi atau yang akrab disapa dr.Tirta angkat bicara. Melalui sebuah video yang beredar di media sosial, pria yang juga seorang influencer dan pengusaha ini bahkan ngamuk pada Jokowi, karena banyaknya dokter yang meninggal saat tangani corona.


"Asal Bapak Jokowi tahu, dan teman-teman pemerintahan yang duduk di istana dan teman-teman DPR yang duduk di kursi paripurna, asal kalian tahu, ketika kalian duduk di singgasana kalian sendiri, satu dokter setiap hari meninggal! Dan satu tenaga medis tiap hari meninggal," ujar dr.Tirta dengan sangat tegas, HaiBunda kutip dari Facebook, Minggu (29/3/2020).


Menurutnya, kondisi Indonesia sudah darurat karena virus corona sudah menyebar ke berbagai provinsi. Itu sebabnya, harus ada tindakan tegas untuk mencegah pnyebaran corona semakin parah. Salah satunya adalah dengan melakukan karantina wilayah.

"Tagar karantina wilayah harus viral, entah sampai trending, entah sampai kapan pun, tagar karantina wilayah harus viral, enggak peduli saya soal ekonomi atau gimana, ini urusannya nyerang Indonesia, Bosku!" katanya.

Dr Tirta Amuk Jokowi Gara-gara Banyak Dokter Meninggal karena Corona/ Foto: Facebook


Pria lulusan kedokteran Universitas Gadjah Mada ini juga mengatakan bahwa tingkat infeksi Corona tidak akan pernah terkontrol jika negara tidak membantu proses ini. Edukasi untuk tetap berada di rumah maupun working from home (WFH) juga tidak akan berguna jika seluruh lapisan masyarakat tidak kompak.

"Edukasi Anda untuk di rumah aja itu tidak akan efektif jika Anda tidak melakukan tindakan represif, dan asal temen-temen tahu, ini infeksinya sudah menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia. Jadi tidak ada celah untuk lari dari virus Corona sekarang, ini terjadi karena Jakarta tidak dikarantina wilayah!" tegasnya.

"Ini beda dengan lockdown, ini karantina wilayah, jadi tutup semua akses dari kota Jakarta dan keluar Jakarta. Ini tidak akan bisa dilakukan jika ini tidak kompak bersama-sama," lanjutnya.

Lebih lanjut dr. Tirta mengatakan, setidaknya dengan dilakukannya karantina wilayah, angka infeksi bisa menurun. Hal tersebut juga bisa sangat membantu tenaga medis agar tidak kewalahan menangani pasien.

"Saya enggak mau melihatorangmatilagikarenaCovid, dan ketika karantina wilayah dilakukan itu bisa meringankan tenaga medis, sehingga tenaga medis bisa fokus kepada pekerjaannya yaitu menyembuhkan orang." tegas dr.Tirta.


Simak juga 6 hal yang perlu Bunda tahu terkait Corona dalam video ini:



(yun/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

4 Drakor Terbaru September 2026 Yang Diprediksi Jadi Favorit

Mom's Life Tiara Jasmine & Fauzan Julian Kurnia

Cukupkah Rp10 Ribu untuk Makan Bergizi Anak? Ini Penjelasan Ahli

Parenting Tim HaiBunda

Bikin Gemas, Bayi dalam Kandungan Terlihat Tersenyum saat Mendengar Suara Ayah

Kehamilan Annisa Karnesyia

3 Resep Bandrek Sederhana yang Enak Bikin Ketagihan

Mom's Life Amira Salsabila

Anak Bilang 'Aku Benci Bunda'? Ini Cara Tepat Orang Tua Meresponsnya

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Kalimat Perlu Didengar Anak laki-laki agar Tumbuh Baik Hati & Peduli

Cukupkah Rp10 Ribu untuk Makan Bergizi Anak? Ini Penjelasan Ahli

4 Drakor Terbaru September 2026 Yang Diprediksi Jadi Favorit

Potret Aira Anak Oka Antara yang Sekolah di Amerika, Kini Sudah Hampir Lulus SMA

Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK