HaiBunda

TRENDING

Hore! Setelah PLN, Sekarang Giliran PDAM yang Gratis 3 Bulan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 07 Apr 2020 17:31 WIB
Ilustrasi air keran/ Foto: thinkstock
Jakarta - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah menggratiskan pelanggan dengan tagihan selama tiga bulan. Kebijakan ini mulai berlaku dari bulan April, Mei, dan Juni.

Bagi pelanggan yang masuk kategori R1, semua tagihan digratiskan. Sedangkan kategori R2 mendapat potongan 30 persen, dan pelanggan niaga di diskon 20 persen.


"Sudah saya putuskan pelanggan PDAM miskin masuk kategori R1 kita gratiskan, pelanggan kategori R2 diskon 30 persen, untuk pelanggan niaga diskon 20 persen selama tiga bulan," kata Bupati Batang, Wihaji, dikutip dari detikcom, Selasa (7/4/2020).


Kebijakan tersebut diambil pemerintah kabupaten untuk meringankan beban ekonomi warga di tengah pandemi Corona atau Covid-19, Bun. Selain itu agar masyarakat Kabupaten Batang bisa terus melanjutkan hidup di tengah kesulitan ekonomi.

"Dikhawatirkan berdampak luas dan menambah jumlah warga miskin," ujar Wihaji.

"Semangat kita gotong royong, karena ini situasi sulit, kami bersama Wakil Bupati dan DPRD lagi mempercepat penentuan kebijakan sosial, keselamatan dan kemanusiaan, sebagai ikhtiar agar perekonomian masyarakat tetap jalan dan warga Batang bisa makan," sambungnya.

Ilustrasi air PDAM/ Foto: Putri Akmal

Tak hanya di Kabupaten Batang, Kabupaten Sleman juga memberikan potongan sebesar 50 persen selama dua bulan untuk tagihan PDAM. Potongan hanya berlaku untuk pelanggan golongan RT A1 atau masyarakat tidak mampu yang terdampak Corona.

"Kebijakan kami memberikan keringanan kepada pelanggan Golongan RT A1 dengan keringanan membayar 50 persennya dari tagihan rekening air untuk pemakaian bulan April dan Mei yang dibayarkan bulan Mei dan Juni 2020," kata Direktur PDAM Sleman, Dwi Nurwata.

Dwi mengatakan, para pelanggan dengan golongan RT A1 akan otomatis dipotong tagihannya. Misalnya, tagihan PDAM sebesar Rp 100 ribu, makan hanya dibayar Rp 50 ribu.

Pandemi Corona memang berdampak pada perekonomian negara, termasuk pendapatan masyarakat, Bun. Melansir dari CNBC Indonesia Selasa (7/4/2020), ratusan triliun sudah disiapkan pemerintah untuk memberikan jaminan sosial dan ekonomi pada masyarakat terdampak Corona.


"Secara garis besar, pemerintah dengan Covid-19 ini apapun yang terjadi pasti akan hadir dan semua sudah disiapkan paket perlindungan sosial, stimulus ekonomi dalam menanggulangi Covid-19," ujar Ketua Komisi XI DPR Dito Ganinduto.

Salah satu stimulus yang sudah diterapkan secara nasional adalah memotong hingga menggratiskan tarif listrik. Presiden Joko Widodo sendiri yang menyampaikan keputusan terkait hal tersebut.

Bunda, simak juga fakta dan data mengenai virus Corona, di video berikut:

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Jarang Disadari, 11 Tanda Istri Kelelahan Secara Emosional & Butuh Bantuan

Mom's Life Annisa Karnesyia

Wajah Bule-Batak, Intip Potret Chloe Anak Melaney Ricardo di Usia Remaja

Parenting Amira Salsabila

Cara Merawat Tanaman Hias Bambu Hoki, Tetap Subur Buat Pajangan Imlek

Mom's Life Arina Yulistara

Ucapan Haru Najwa Shihab untuk Sang Putra Izzat yang Berulang Tahun Ke-25

Mom's Life Annisa Karnesyia

Shenina Cinnamon Hamil Anak Pertama, Intip 5 Potret Bahagianya Bersama Angga Yunanda

Kehamilan Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Jarang Disadari, 11 Tanda Istri Kelelahan Secara Emosional & Butuh Bantuan

Cara Merawat Tanaman Hias Bambu Hoki, Tetap Subur Buat Pajangan Imlek

Wajah Bule-Batak, Intip Potret Chloe Anak Melaney Ricardo di Usia Remaja

Naka Siap Jadi Kakak, Arie Kriting & Indah Permatasari Ungkap Alasan Tunda Promil Anak Kedua

Benarkah Memberi Kacang saat Bayi MPASI Bisa Mencegah Alergi? Ini Penjelasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK