TRENDING
Mengenal Zaha Hadid, Muslim Pertama yang Raih Penghargaan Arsitektur Pritzker
Maya Sofia | HaiBunda
Minggu, 17 May 2020 06:30 WIBJika Bunda pernah mengunjungi Seoul, Korea Selatan, pastinya sudah tak asing dengan Dongdaemun Design Plaza. Bangunan dengan desain neofuturistik tersebut populer sebagai objek wisata dan dikenal sebagai lokasi perhelatan pekan mode.
Tapi tahukah Bunda kalau bangunan tersebut didesain oleh Samoo dan arsitek perempuan muslim, Zaha Hadid?
Zaha Hadid merupakan arsitek dari Inggris-Baghad yang tersohor. Selain Dongdaemun Design Plaza, ia juga pernah mendesain MAXXI Museum di Roma, Guangzhou Opera House serta Beijing Daxing International Airport di China.
Zaha lahir dari keluarga berada di Baghdad, Irak, pada 31 Oktober 1950. Sang ayah, Mohammad Hadid merupakan politisi dan sang ibunda, Wajiha al-Sabunji adalah seorang seniman.
Ketertarikan Zaha terhadap dunia arsitektur dimulai sejak ia masih kecil. Tepatnya, ketika ia diajak sang ayah mengunjungi sebuah kota kuno di Irak selatan.
"Ayah saya membawa kami melihat kota Sumeria," ujarnya kepada Guardian.
Kota tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi Zaha. Ia menggambarkan Sumeria sebagai kota dengan lanskap yang indah.
Meski demikian Zaha tak lantas belajar arsitektur. Pada tahun 1968, Zaha justru mengambil jurusan matematika di American University of Beirut, Lebanon. Ia lulus dan meraih gelar sarjana matematika dari universitas tersebut.
Empat tahun kemudian, Zaha dan keluarganya memutuskan pindah ke London, Inggris, karena konflik Iran dan Irak. Di Negeri Ratu Elizabeth tersebut, Zaha melanjutkan pendidikan di Architectural Association School of Architecture.
Zaha lulus pada tahun 1977 dan mendapat Diploma Prize spesial. Setelah lulus, ia bekerja di Office for Metropolitan Architecture di mana pendirinya adalah salah seorang gurunya, yakni Rem Koolhaas.
Pada tahun 1980, Zaha mendirikan kantor arsitekturnya sendiri. Desain pertamanya yang menuai pujian adalah gedung Vitra Fire Station di Jerman. Gedung yang dibangun pada 1994 tersebut mempunyai sudut tajam. Jika dilihat dari luar tampak seperti burung yang sedang terbang.
Meski desain pertamanya bisa dikatakan sukses, Zaha sempat berpikir mundur dari dunia arsitektur setahun kemudian. Ia berencana banting setir menjadi seorang pelukis atau guru.
Niat Zaha tersebut dipicu oleh penolakan Millennium Commision terhadap desain Cardiff Bay Opera House yang dirancangnya. Padahal desain tersebut berhasil memenangkan kompetisi.
Namun ia mengurungkan niatnya. Terbukti ini menjadi keputusan yang tepat. Zaha berhasil memenangkan kompetisi untuk mendesain gedung Rosenthal Center fo Contemporary Art di Cincinnati. Menariknya, ini adalah gedung museum pertama di Amerika Serikat yang dirancang oleh seorang perempuan.
Pembangunan gedung Rosenthal Center fo Contemporary Art rampung pada tahun 2003 dan dipuji sebagai salah satu gedung Amerika paling penting sejak Perang Dingin.
Nama Zaha semakin dikenal. Pada tahun 2004, Zaha mendapat penghargaan paling bergengsi di dunia arsitektur, yakni Pritzker. Zaha tercatat sebagai perempuan pertama dan arsitek termuda saat itu yang pernah meraih penghargaan tersebut.
Desain bangunan karya Zaha yang tersohor lainnya adalah London Aquatics Centre yang dibangun dalam rangka Olimpiade 2012. Bangunan tersebut memiliki desain lengkung yang dramatis dan langsung mencuri perhatian.
Zaha meninggal dunia di usia 65 tahun pada 31 Maret 2016 karena serangan jantung. Meski demikian karya-karya sang arsitek tetap bisa dinikmati lewat bangunan-bangunan indah rancangannya yang masih berdiri tegak.
Simak juga perubahan rumah tua menjadi rumah modern keren dalam video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kisah Mualaf Bule Hijaber, dari Terjerumus Dunia Malam hingga Jadi Pendakwah
Sayyida Al Hurra, Ratu Bajak Laut Muslim Tangguh dan Ditakuti Eropa
Mengenang Malahayati, Laksamana Laut Muslimah Pertama di Dunia Asal Aceh
Fatima Al Fihri, Muslimah yang Mendirikan Universitas Pertama di Dunia
TERPOPULER
Punya Kebiasaan Memasukkan Tangan ke Saku saat Bicara? Ternyata Gambarkan Kondisi Emosi ini
Potret Gemas Arjuna, Anak Semata Wayang Putri Isnari yang Belum Genap Setahun
5 Shio yang Dianggap Paling Beruntung September 2026, Karier & Keuangan Cemerlang
Potret Memesona Artis China Dilraba Dilmurat Kenakan Gaun Rancangan Desainer Indonesia
Ciri Orang Cerdas Menurut Albert Einstein, Terungkap dari Ucapannya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Anak yang Sedang Mengalami Masalah Emosional & Mungkin Butuh Bantuan
Ending Film 'Resident Evil 2026' Tuai Perdebatan, Ini Penjelasan di Baliknya
Punya Kebiasaan Memasukkan Tangan ke Saku saat Bicara? Ternyata Gambarkan Kondisi Emosi ini
Potret Gemas Arjuna, Anak Semata Wayang Putri Isnari yang Belum Genap Setahun
5 Shio yang Dianggap Paling Beruntung September 2026, Karier & Keuangan Cemerlang
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Beli Motor Listrik untuk Touring? Cek 5 Hal Ini Dulu Sebelum Checkout
-
Beautynesia
4 Gaya Rambut yang Bikin Tetap Adem dan Stylish di Tengah Cuaca Panas
-
Female Daily
Berlokasi di Plaza Indonesia, Maison Francis Kurkdjian Resmi Buka Butik Pertama di Indonesia!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Viral Konsep Nikah Gen Z: Pengantin Pakai Koper Buat Wadah Seserahan
-
Mommies Daily
10 Sosok Single Dad di Drakor yang Bikin Hati Hangat, dari Love Scout hingga Agent Kim Reactivated