TRENDING
Ibu Ini Naik Motor 1.200 Km & Tidur di Jalan demi Jemput Anak saat Lockdown
Annisa Afani | HaiBunda
Sabtu, 06 Jun 2020 20:05 WIBKasih ibu memang tidak terbatas oleh apapun ya Bunda. Di mana pun anak berada dan ketika membutuhkannya, ibu akan selalu berjuang sepenuh hati hingga melewati segala risiko demi anak yang ia cintai.
Buktinya, Bunda di India ini berjuang menempuh ribuan kilometer (km), menahan lapar, dan lelah demi menjemput anaknya saat terjebak lockdown akibat pandemi Covid-19. Ibu tangguh ini adalah Sonu Khandare.
Dia berjuang menempuh perjalanan sejauh 1.200 km menggunakan motornya selama puluhan jam. Perjalanan panjang dari Pune ke Amravi, India yang dia lalui demi menjemput anaknya yang tidak bisa pulang karena lockdown, dampak dari pandemi Covid-19.
Demi menjemput putranya yang berusia 14 tahun, dia rela mengendarai motornya dan tidur di jalanan. Sonu yang kesehariannya bekerja sebagai akuntan di sebuah perusahaan swasta ini memulai perjalanannya pada 25 April lalu, dan kembali bersama putranya pada keesokan harinya.
Awalnya, Sonu bersama suami tidak khawatir dengan keadaan anaknya yang terjebak di desa distrik Amravati Maharashtra dekat Amravi di rumah mertuanya. Namun saat kebijakan lockdown di negara bagian tersebut diperpanjang hingga 4 Mei 2020, mereka pun merasa gelisah.
"Anak saya, Prateek pergi ke tempat mertua saya di Anjangaon Surji tehsil pada 17 Maret. Lalu dia terjebak lockdown yang diumumkan pada 22 Maret," kata Sonu, dikutip dari India Telegraph.
Dalam upaya untuk menjemput Prateek, Sonu pun mencoba untuk mendekati pihak berwenang distrik. Dia mengajukan permohonan izin perjalanan secara online, bahkan dia juga mempertimbangkan untuk menyewa mobil dengan biaya sewa Rp1,5 juta, lho Bunda.
Namun, beberapa opsi tersebut tampaknya tidak dapat dilakukan. Sebagai gantinya, Sonu pun mencoba mendatangi kantor polisi untuk langsung meminta izin perjalanan khusus, dan untungnya dia berhasil mendapatkan izin tersebut.
"Ketika saya diberikan izin perjalanan selama 48 jam pada 24 April, saya langsung pulang untuk mengepak makanan dan minuman. Tanpa berpikir dua kali, saya berangkat menggunakan kendaraan roda dua," ujarnya.
Perjalanan tersebut sekaligus menjadi ujian, dan tantangan atas ketabahan serta ketekunannya Bunda. Bagaimana tidak, selama berada di jalanan, Sonu harus menghadapi berbagai perubahan cuaca yang keras dengan medan yang kering.
"Saya terus berkendara di malam hari, bahkan hanya dibantu cahaya yang redup. Untuk beberapa keadaan, sepanjang perjalanan saya harus berhenti dan diinterogasi di setiap pos pemeriksaan," tuturnya.
Menjelang larut malam, Sonu berhenti di pom bensin jalan raya dekat Khamgaon. Dia memilih tempat itu karena ada CCTV yang akan merekam segala kemungkinan buruk. Dia juga tidur di trotoar yang terpantau CCTV tersebut.
Perjalanan yang ditempuh selama hampir sehari semalam membuatnya tidak memiliki banyak waktu untuk berleha-leha. Saat sore keesokan harinya, dia tiba di rumah mertuanya dan langsung membawa anaknya. Sonu harus buru-buru karena mesti kembali ke kota asalnya sebelum waktu perizinannya berakhir.
"Saya terus berpikir untuk kembali ke rumah dengan aman sebelum izin perjalanan saya berakhir. Meski harus mengalami dehidrasi dan kelaparan untuk kembali melewati medan yang berat," kata ibu tiga anak ini.
Bersama sang anak, Sonu akhirnya bisa sampai ke rumahnya di Bhosari, Pune sekitar pukul 23.00 pada 26 April, sisa satu jam sebelum izin perjalanan tersebut berakhir. Setelah itu, mereka langsung bergegas ke rumah sakit untuk melalui beberapa pemeriksaan jika terjangkit virus yang telah menyebar ke seluruh dunia tersebut.
"Saya dan Prateek segera ke rumah sakit untuk pemeriksaan, lalu kami melakukan karantina diri selama 14 hari sesuai anjuran dokter," ucapnya.
Bunda, simak juga data dan fakta Corona yang mesti diketahui dalam video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Perjuangan 5 Bunda Penuh Haru: Jadi Kuli Bangunan hingga Tukang Parkir Demi Anak
Nahas, Ibu Korbankan Nyawa Demi Selamatkan Bayi dari Tabrakan Kereta
Murka Putrinya Diserang, Ibu Ini Hajar Anjing Tanpa Ampun
Kisah Pilu Ibu Tolak Kemo demi Janin, Meninggal 3 Hari Usai Lihat Bayinya
TERPOPULER
Cerita Miskah Shafa Cek Jantung saat Hamil Anak Kedua ke Suami Sendiri
Ciri Kepribadian Orang yang Sulit Dihubungi saat Akhir Pekan
3 Cara Membuat Bumbu Ceker Mercon, Pedas Gurih Nampol
Anak Cemburu Saat Punya Adik, Wajar Nggak?
Deretan Makanan Tinggi Kalsium untuk Pertumbuhan Anak
REKOMENDASI PRODUK
Anak Sering Sakit? Ini 5 Vitamin untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Jangan Dibunuh, Ini 5 Obat Penghilang Semut yang Diklaim Ampuh sampai Tuntas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Putri Marino Hadiri Toronto International Film Festival, Kece Banget Bun
3 Cara Membuat Bumbu Ceker Mercon, Pedas Gurih Nampol
Cerita Miskah Shafa Cek Jantung saat Hamil Anak Kedua ke Suami Sendiri
Ciri Kepribadian Orang yang Sulit Dihubungi saat Akhir Pekan
Anak Cemburu Saat Punya Adik, Wajar Nggak?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Orang Tua Baru Wajib Tahu, Ini Cara Praktis Sterilkan Baju dan Selimut Bayi
-
Beautynesia
5 Kalimat Red Flag yang Dapat Merusak Hubunganmu
-
Female Daily
Produksi Kolagen Berkurang di Usia 40-an, Coba 5 Makanan ini agar Kulit Tetap Awet Muda!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Daftar 8 Pemain A Love Other Than Yours, Drakor Romantis Seo Kang Joon
-
Mommies Daily
Game untuk Melatih Otak Orang Dewasa, Bisa Dimainkan Saat Waktu Senggang