HaiBunda

TRENDING

Ingin Kerja di Selandia Baru? Ini Perjuangan Laksmi Untuk Dapat Visa

Kurnia Yustiana   |   HaiBunda

Kamis, 02 Jul 2020 22:31 WIB
Ilustrasi/ Foto: Shutterstock
Jakarta -

Laksmi Dewi adalah seorang wanita muda asal Bali yang kuliah di Selandia Baru. Setelah menamatkan studi, ia ingin bisa lanjut tinggal di Selandia Baru untuk bekerja.

Untuk itu, harus mendapat visa kerja dulu agar bisa mendaftar ke berbagai perusahaan di sana, Bunda. Masalahnya, biaya pembuatan visa kerja pasca kuliah ini tidaklah murah.

Laksmi Dewi juga tak mau meminta dari orang tua. Maka ia berusaha sendiri mengumpulkan sekitar 4.000 - 5.000 dolar Selandia Baru (Rp36,8 juta - Rp46 juta) demi membuat visa kerja.


"Saya harus melakukan cek kesehatan hampir 500 dolar, dan visanya sendiri 500 dolar. Jadi total hampir 1.000 dolar. Dengan uang deposit yang dibutuhkan 4.000," ujar Laksmi Dewi dalam video YouTube New Zealand Channel, dikutip Kamis (2/7/2020).

Laksmi kemudian mulai bekerja sampingan sejak menjelang lulus kuliah pada 2019 lalu. Berhubung tinggal skripsi, maka ia punya banyak waktu luang buat kerja sampingan.

Laksmi Dewi/ Foto: YouTube/New Zealand Channel

Tak tanggung-tanggung, Laksmi mengambil dua pekerjaan agar uang yang dibutuhkan cepat terkumpul. Bayaran kerja sampingan ini memang jumlahnya lumayan buat ditabung.

"Saya cari sendiri uang tersebut dengan kerja dua, pagi dan sore hari. Pagi hari biasanya saya bekerja di sushi yaitu di salah satu mal di Palmerston North dan sore saya bekerja di sebuah restoran Thailand," kata Laksmi.

Dia semangat bekerja 6 hari per minggu sampai 3 bulan lamanya, hingga akhirnya uang yang dibutuhkan untuk mendaftar visa kerja terkumpul. Laksmi mendapat visa pada Oktober 2019.

"Akhirnya saya mendapatkannya. Saya gunakan untuk mencari kerja," tuturnya.

Dengan visa kerja itu, kata Laksmi, dia bisa bekerja selama 3 tahun di Selandia Baru. Orang tuanya pun ikut bangga karena Laksmi bisa mengumpulkan uang dari jerih payah sendiri untuk mendaftar visa, dan mendukung sang anak berkarier di Negeri Kiwi itu.

Simak juga curhat Astrid bagi waktu antara karier dan anak, dalam video Intimate Interview di bawah ini:



(muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Cerita Dongeng untuk Anak TK dan Paud yang Mendidik Sebelum Tidur

Parenting Kinan

40 Soal Pecahan Kelas 5 SD Matematika, Cara Menghitung & Kunci Jawabannya

Parenting Kinan

150 Ucapan Happy Wedding yang Menyentuh dalam Bahasa Inggris hingga Arab

Mom's Life Amira Salsabila

Ini Zodiak dengan Kecerdasan Teratas Menurut Astrolog

Mom's Life Natasha Ardiah

10 Kebiasaan yang Bikin Terjebak dalam Mental Miskin

Mom's Life Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Na Daehoon Tulis Pesan Manis di Hari Ultah Anak, Intip 5 Potret Perayaannya

Berapa Kali Seminggu Hubungan Suami Istri yang Normal agar Hamil?

9 Cerita Dongeng untuk Anak TK dan Paud yang Mendidik Sebelum Tidur

150 Ucapan Happy Wedding yang Menyentuh dalam Bahasa Inggris hingga Arab

Viral Gubernur Termuda Jepang Takato Ishida, Tampan dan Masih Berusia 35 Th

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK