TRENDING
Kematian Tragis Junko Furuta, Diculik & Diperkosa 44 Hari Sebelum Dibunuh
Yuni Ayu Amida | HaiBunda
Sabtu, 12 Sep 2020 22:00 WIBJunko Furuta adalah seorang gadis Jepang yang mengalami nasib tragis, Bunda. Ia menjadi salah satu korban pembunuhan terkeji di Jepang.
Melansir Japan Insides, Junko Furuta sekolah di SMA Misato, Saitama Prefecture, Jepang. Ia cantik, aktif dan menyenangkan yang membuatnya jadi pusat perhatian, dan itu membuat beberapa orang iri padanya.
Kecantikannya ini mencuri hati seorang pria jahat, Hiroshi Miyano. Ia terkenal sebagai tukang bully di sekolah serta punya koneksi dengan para Yakuza.
Sebenarnya Hiroshi Miyano dan gengnya suka dengan perempuan perokok, minum-minuman keras, dan lainnya. Sedangkan Furuta tidak demikian. Hanya saja, Hiroshi Miyano membuat pengecualian. Ia suka Furuta karena kecantikan dan kepopulerannya.
Sebenarnya Miyano tidak ingin punya hubungan sesungguhnya dengan Furuta, ia hanya ingin menikmati tubuh wanita tersebut. Kemudian suatu hari, Miyano menyatakan perasaannya pada Furuta. Tapi Furuta menolaknya karena tahu Miyano bukan pria baik.
Malangnya, penolakan tersebut membuat Miyano marah besar. Kemudian pada 25 November 1988, Furuta diculik oleh 4 orang remaja pria yang salah satunya adalah Miyano. Sejak penculikan itulah hidup Furuta menjadi seperti di neraka.
Saat awal diculik, Furuta diminta untuk menelepon orang tuanya dan mengatakan bahwa dia menginap di tempat temannya, jadi orang tuanya tak perlu mencari apalagi menghubungi polisi. Furuta terpaksa berbohong karena berada di bawah ancaman Miyano.
Furuta pun disekap selama 44 hari. Selama itu pula ia diperkosa dan disiksa secara brutal dan sadis. Penyiksaan terhadap Furuta ini pun berada di luar naluri kemanusiaan, Bunda.
Furuta sempat mencoba menghubungi pihak polisi. Sayangnya usaha tersebut gagal karena ketahuan salah satu pelaku. Furuta kemudian disiksa kembali. Furuta bahkan meminta lebih baik dirinya dibunuh saja daripada diperlakukan demikian. Namun pelaku tak mengindahkan hal tersebut.
Sebenarnya salah satu orang tua penculik sadar bahwa Furuta diculik, hanya saja mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena takut dengan para penculik yang punya hubungan dengan Yakuza.
Pada 4 Januari 1989 Furuta akhirnya menghembuskan napas terakhir. Kondisi fisiknya kala itu sangat mengenaskan. Ia meninggal setelah mendapat siksaan kejam dari pelaku.
Sementara itu, para pelaku ditangkap pada akhir Januari 1989. Sayangnya vonis yang diberikan pada 4 pelaku tersebut dipandang tidak adil. Hal ini karena dari awal pengadilan dimulai, hakim merasa kesulitan akibat para pelaku merupakan anak di bawah umur, usia mereka di bawah 18 tahun.
Dan setelah berbagai pertimbangan, 3 pelaku dihukum kurang dari 8 tahun. Sementara itu, Miyano yang jadi otak pelaku dihukum 20 tahun. Mereka semua harus menjalani hukuman penjara di masa muda.
Hanya saja, nampaknya pelaku ini tidak jera dengan penjara. Usai dibebaskan, beberapa di antara mereka kembali berurusan dengan polisi, ada yang melakukan penipuan hingga kekerasan.
Hal ini membuat publik menilai bahwa orang-orang seperti para penculik ini tidak layak hidup di tengah masyarakat. Bahkan sebagian pihak menganjurkan mereka dihukum mati.
Kisah penyiksaan dan pembunuhan Junko Furuta ini sendiri memicu kemarahan internasional. Kasusnya pun akhirnya menginspirasi banyak pihak, hingga akhirnya di buat film dan manga. Salah satu film paling terkenal adalah Concrete-encased High School Girl Murder Case. Film ini disutradarai oleh Katsuya Matsumura.
Simak juga intimate interview dengan Meisya Siregar terkait ketakutan sebagai orang tua dalam video ini:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tragis! Baru Nikah 6 Hari, Wanita Ini Tewas Diduga Ditikam Suami
Cinta Ditentang Orang Tua, 5 Wanita Ini Bernasib Tragis
Kisah Tragis Wanita Tajir Diculik dan Dirantai 6 Bulan dalam Ruang Kedap Suara
Tragis! Bayi 2 Tahun Meninggal Setelah Tertimpa AC dari Lantai 8
TERPOPULER
6 Zodiak yang Sulit Bilang "Tidak", Sering Mengiyakan meski Jadwal Sudah Penuh
Potret Gemas Nastusha, Anak Chelsea Olivia & Glenn Alinskie Rayakan Ultah ke-10
Curhat Maissy di Makam Ortu, Ucap Maaf Belum Selesaikan Spesialis Dokter saat Ibunda Tiada
Daftar Resep Pancake Teflon 3 Bahan Sederhana Takaran Sendok Tanpa Baking Powder
Hati-hati, 3 Kebiasaan Weekend Ini Bisa Bikin Kolesterol Naik
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Tanah Liat Terbaik, Cocok untuk Dapur Rumahan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
6 Zodiak yang Sulit Bilang "Tidak", Sering Mengiyakan meski Jadwal Sudah Penuh
Potret Gemas Nastusha, Anak Chelsea Olivia & Glenn Alinskie Rayakan Ultah ke-10
Hati-hati, 3 Kebiasaan Weekend Ini Bisa Bikin Kolesterol Naik
Curhat Maissy di Makam Ortu, Ucap Maaf Belum Selesaikan Spesialis Dokter saat Ibunda Tiada
Daftar Resep Pancake Teflon 3 Bahan Sederhana Takaran Sendok Tanpa Baking Powder
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Tips Pilih Jadwal Penerbangan Jakarta-Lombok untuk Trip Akhir Pekan Lebih Maksimal
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Gambar Hewan Pertama yang Dilihat Ungkap Sifat Rahasiamu, Total Ada 4 Hewan!
-
Female Daily
3 Complexion Makeup Lokal Baru Bulan Ini yang Layak Masuk Wishlist
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Han So Hee Serba Putih di Acara Boucheron, Rambut Pirang Bak Goddess
-
Mommies Daily
“Kok Bisa Jadi Single Parent?” 7 Pertanyaan yang Sebaiknya Jangan Ditanyakan kepada Orang Tua Tunggal