sign up SIGN UP search


trending

Kisah Janda Satu Anak Dikeluarkan dari Ajang Kecantikan, Sedih Gelar Juara Dicopot

Annisa Karnesyia Jumat, 09 Oct 2020 07:34 WIB
Miss Ukraina Veronika Didusenko caption
Jakarta -

Pemenang kontes Miss Ukraina 2018, Veronnika Didusenko, mengambil tindakan hukum karena gelarnya dicopot. Ia didiskualifikasi dari kompetisi Miss World akhir tahun lalu karena memiliki anak.

Tak cuma itu, gelar dan mahkota kemenangannya juga diambil karena penyelenggara mengetahui dirinya seorang ibu. Wanita 24 tahun ini memang memiliki seorang putra berusia lima tahun, Bunda.

Dilansir Independent, seandainya Didusenko tetap mempertahankan gelarnya, dia akan mewakili Ukraina di ajang Miss World. Namun, dia didiskualifikasi karena tidak memenuhi syarat.


Salah satu aturan kontes kecantikan ini adalah kontestan atau pemenang tidak boleh menikah atau telah melahirkan anak. Didusenko mengaku bahwa dia tahu peraturan itu di formulir pendaftaran.

Namun, ibu satu anak ini tetap didorong masuk kontes oleh penyelenggara dan menurutinya. Didusenko menggambarkan pengalamannya ini sebagai hal yang memalukan dan menghina.

"Saya merasa sangat sedih karena ini bukan hanya kisah saya, ini adalah kisah ribuan wanita di seluruh dunia yang mungkin ingin ikut ambil bagian dalam kontes, tetapi saya tidak bisa ikut hanya karena saya seorang ibu," kata Didusenko kepada BBC Newsbeat.

"Kenapa seorang wanita harus dikeluarkan dari kontes hanya karena dia seorang ibu? Ini tidak masuk akal. Menjadi ibu tidak berdampak pada kemampuan saya untuk menjadi profesional atau model yang sukses, serta melakukan pekerjaan saya," sambungnya.

Didusenko kemudian mengumumkan akan mengambil tindakan hukum terhadap Miss World. Di akun Instagram miliknya, dia menjelaskan bahwa langkah tersebut menandai fase baru dalam perjuangan bersama untuk keadilan.

Didusenko mengatakan bahwa kebijakan Miss World terhadap kaum ibu bertentangan dengan Equality Act 2010. Kebijakan itu menetapkan bahwa mendiskriminasikan karakteristik tertentu yang dilindungi, termasuk pernikahan, kehamilan, dan seks adalah ilegal.

"Kita mengatakan dalam #EqualityAct 2010 kebijakan termasuk yang dijalankan oleh #MissWorld bersifat diskriminatif dengan berbagai alasan, yaitu status perkawinan, serta kehamilan dan menjadi ibu," tulis Didusenko dalam Instagram, dikutip Jumat (9/10/2020).

Model cantik Ukraina ini juga mengklarifikasi bahwa dia tidak menginginkan gelarnya kembali. Ia hanya ingin mengubah aturan yang menurutnya sistemik dan menyebabkan diskriminasi skala besar di banyak negara.

Sementara menurut Angie Beasley, direktur Kompetisi Miss England, mungkin sulit bagi pemenang kontes yang memiliki anak untuk membagi waktu. Terutama soal tugas menjadi orang tua dan memenuhi kewajiban gelar yang diraih.

"Tidak adil bagi anak dan keluarga untuk membiarkan ibunya pergi dari rumah selama setahun, sementara dia berkeliling dunia membantu kegiatan amal untuk anak-anak," kata Beasley kepada ITV tahun 2014 silam saat seorang wanita didiskualifikasi dari Miss England karena memiliki anak.

"Ini menimbulkan masalah tentang siapa yang akan mengasuh anak jika ibunya menang kontes," sambung Beasley.

Simak juga cara Lenna Tan sebagai single mom mendidik anaknya, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/som)
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!