sign up SIGN UP search


trending

Tragis! Cucu Konglomerat Tewas Saat Oplas untuk Rayakan Ultah

Annisa Afani Senin, 19 Oct 2020 22:00 WIB
Close-up Of A Surgeon Drawing Perforation Lines On Young Woman's Face For Plastic Surgery caption
Jakarta -

Seorang wanita cucu konglomerat asal Hong Kong, Bonnie Evita Law meninggal dunia saat menjalani prosedur sedot lemak dan operasi plastik (oplas) pembesaran payudara, Bunda. Bonnie melakukan prosedur tersebut di sebuah klinik di Korea Selatan.

Bonnie melakukan prosedur tersebut dalam rangka merayakan ulang tahun (ultah) yang ke-35 tahun, Bunda. Menurut petugas kepolisian Korea Selatan, ahli waris taipan fashion Hong Kong tersebut meninggal karena kelalaian petugas medis di klinik tersebut.

Polisi menjelaskan bahwa kemungkinan besar kematian Bonnie terkait dengan obat anestesi yang digunakan petugas medis selama menjalani operasi. Petugas medis juga tidak memeriksa obat anestesi yang digunakan sebelum operasi dilakukan.


Polisi juga mengklaim bahwa klinik tersebut tidak meminta Bonnie menandatangani persetujuan resmi sebelum menjalani operasi. Ditambah lagi, prosedur yang Bonnie jalani tersebut dilakukan oleh ahli bedah plastik yang tidak memiliki sertifikat resmi, serta tanpa kehadiran seorang ahli anestesi.

Sebelum meninggal, Bonnie sempat mengalami koma pada sebuah klinik di distrik Gangnam, Seoul, lalu dipindahkan ke rumah sakit, di mana dia dinyatakan meninggal dunia.

Investigasi awal kepolisian menunjukkan bahwa agensi yang mengatur prosedur kosmetik untuk Bonnie merupakan agensi ilegal. Agensi tersebut belum menyelesaikan resgistrasi yang relevan.

Bonnie meninggal seorang suami yang sudah dinikahinya selama 10 tahun dan seorang putra yang masih berusia 7 tahun. Sang suami, Danny Chi menyesalkan peristiwa yang merenggut nyawa istrinya tersebut setelah ultahnya.

"Ini terjadi karena kelalaian, keserakahan, dan ketidakmampuan mereka," ujar Danny, dikutip dari Daily Mail.

Danny awalnya akan menuntut klinik tersebut. Namun, akhirnya dia mencabutnya.

Bonnie lahir dari keluarga pebisnis tajir di Hong Kong. Dia merupakan cucu dari Law Ting-pong, yakni konglomerat di tekstil dan pendiri Bossini, merek fashion populer di Hong Kong.

Keluarganya merupakan orang terkaya ke-31 di Asia pada 2017 berdasarkan Forbes. Keluarga Law memiliki kekayaan bersih gabungan saat itu mencapai USD7,8 miliar.

Bunda, simak juga yuk penjelasan operasi plastik yang dapat menyelamatkan nyawa dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!