sign up SIGN UP search


trending

Mengenang Beau Biden, Anak Joe Biden yang Meninggal karena Kanker Otak

Asri Ediyati Senin, 09 Nov 2020 23:00 WIB
Joe Biden dan Beau Biden caption
Jakarta -

Joe Biden resmi memenangkan pemilihan presiden AS pada Sabtu, 7 November 2020. Di balik perjalanannya menuju pemilihan presiden, ada cerita-cerita yang tak banyak orang tahu. Salah satunya soal kepergian Beau Biden akibat kanker otak yang ternyata mengilhami Joe Biden untuk maju ke pemilihan presiden (pilpres).

Dalam beberapa jam menjelang pilpres, Biden ditemani oleh cucu perempuannya ke makam Beau Biden. Putra Joe Biden itu meninggal dunia pada Mei 2015. Padahal, ia digadang-gadang sebagai gubernur Delaware masa depan dan calon nasional potensial untuk Demokrat.

Joe Biden pun disebut oleh ajudannya, mantan senator Ted Kaufmen sebagai orang yang paling tidak beruntung sekaligus orang yang paling beruntung.


"Dia orang paling sial yang pernah saya kenal secara pribadi, dan dia orang paling beruntung yang pernah saya kenal secara pribadi," kata mantan Senator Ted Kaufman, ajudan Biden, kepada Associated Press pada 2019, dikutip dari CNN.

Pada 2016, Biden batal menjadi kandidat presiden. Rupanya Biden menyembunyikan perasaan dukanya yang begitu mendalam pada kepergian Beau saat itu. Pada momen itu pula, banyak yang menilai Biden tidak akan maju lagi menjadi presiden.

Namun, pesan Beau rupanya menjadi pemantik Biden untuk bisa kembali ke arena politik. Di hari-hari terakhir Beau, dia dan ayahnya berbicara tentang masa depan.

"Beau kehilangan kata benda dan sisi kanan wajahnya lumpuh sebagian. Tapi dia punya misi: Dia mencoba membuat ayahnya berjanji untuk mencalonkan diri, dengan alasan bahwa Gedung Putih tidak boleh kembali ke keluarga Clinton dan bahwa negara akan menjadi lebih baik dengan nilai-nilai Biden," tulis kolumnis New York Times, Maureen Dowd.

Joe Biden kemudian mengatakan tentang keingin Beau Biden. "Apa yang dia maksud adalah bahwa saya tidak akan meninggalkan kewajiban saya. Dia ingin memastikan saya tetap berada di arena publik. Hanya itu yang telah saya lakukan sepanjang hidup saya," ujarnya.

Setelah kematian putranya dan keputusannya sendiri untuk tidak mencalonkan diri sebagai presiden, Joe Biden malah menulis sebuah buku tentang Beau (dan negara) berjudul Promise Me, Dad.

Dalam tur buku itu, Biden mengakui apa yang telah lama dicurigai semua orang yaitu ia mempertimbangkan untuk mencalonkan diri sebagai presiden di periode selanjutnya. Menyusul keputusannya pada April 2019 untuk mengikuti pemilihan presiden 2020, Biden secara terbuka mengutip pengaruh Beau padanya dan keputusannya untuk mencalonkan diri.

"Ketika saya bangun di pagi hari, saya memikirkan Anda tahu, saya harap dia bangga pada saya. Saya harap dia bangga," kata Biden.

Simak juga cerita Marissa Hutabarat, hakim di AS yang berdarah Indonesia:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/jue)
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!