sign up SIGN UP search


trending

WNI Disarankan Tolak Tawaran Jadi ART di Turki, Ini Alasannya Bun

Mutiara Putri Rabu, 07 Apr 2021 17:55 WIB
Closeup on tired woman in striped t-shirt and white pants with spray bottle of green cleaning supplies and yellow brush laying on white carpet at home in sunny day. caption
Jakarta -

Kedutaan Besar RI di Ankara menyarankan agar warga Indonesia tidak menerima tawaran bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Turki, Bunda. Hal ini lantaran adanya lonjakan kasus perdagangan orang yang melibatkan WNI.

Duta Besar RI untuk Turki, Muhammad Iqbal, mengatakan bahwa telah terjadi lonjakan jumlah kasus perdagangan manusia yang melibatkan orang Indonesia. WNI tersebut diketahui sebagian besar bekerja sebagai ART di Turki.

Berdasarkan data yang didapatkan, sepanjang tahun 2020 jumlah total kasus yang melibatkan WNI dan masuk ke dalam kategori pidana perdagangan orang mencapai 20 kasus, Bunda.


"Sementara dalam jangka waktu Januari hingga hari ini pada tahun 2021, sudah tercatat 19 kasus. Sudah hampir sama dengan jumlah kasus setahun pada tahun lalu," ujar Iqbal dalam konferensi pers online.

Iqbal juga beranggapan bahwa semua kasus yang terdata tidak melibatkan warga Turki. Namun, majikan yang terlibat adalah para warga dari negara-negara konflik yang ada di sekitar Turki dan menetap di negara itu.

Banner 2 Wanita Korea Nikahi Pria Indonesia

"Kenapa tidak ada orang Turki terlibat di situ? Karena memang di Turki, sektor ART itu tidak termasuk sektor yang boleh untuk orang asing, dan karena orang Turki memang pada umumnya tidak menggunakan ART," katanya.

Dia menganggap kasus perdagangan orang yang melibatkan WNI cukup mengkhawatirkan. Mengapa demikian ya, Bunda?

TERUSKAN MEMBACA KLIKĀ DI SINI.

(mua/kuy)
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!