sign up SIGN UP search


trending

Kisah Wanita Bandung Sudah 7 Tahun Tak Bisa Tidur, Hanya Diurus 2 Anak di Rumah

Annisa Karnesyia Rabu, 01 Sep 2021 21:10 WIB
Cucu, warga Bandung Barat mengaku tak bisa tidur sejak 2014 lalu. caption
Jakarta -

Selama tujuh tahun, Cucu mengaku tak bisa tidur. Ibu Dadan Supriatna dan Fani Fadilah ini hanya terkulai tak berdaya di atas tempat tidur, Bunda.

Sejak tahun 2014, Cucu mulai kehilangan rasa kantuk hingga akhirnya tak bisa tidur. Ia sering merasa gelisah setiap hendak tidur tanpa tahu alasannya.

Wanita 45 tahun yang tinggal di Kampung Warung Jati, RW 05/10, Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini sudah menjalani berbagai pengobatan untuk mengatasi kondisinya. Namun, belum ada yang membuahkan hasil hingga saat ini.


"Awalnya itu tahun 2014, ngerasa enggak bisa tidur. Kalau mau tidur itu gelisah, paling bisa tidur hanya dua jam atau tiga jam, terus bangun lagi. Tapi sekarang sudah enggak bisa tidur sama sekali," kata Cucu.

Hingga kini Cucu tidak tahu apa yang tengah dialaminya. Padahal, kehidupan Cucu masih berjalan normal sebelum tiba-tiba tak bisa tidur, Bunda.

Banner resep Rp200 ribuFoto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari

"Enggak tahu kenapa, keluarga saya juga enggak ada yang seperti saya. Memang dulu sempat jatuh di bagian kepala, tapi sudah lama. Pokoknya waktu anak kedua saya masih kecil, saya juga lupa tahun berapa. Tapi pas jatuh itu ya normal saja setelahnya," ujar Cucu.

Cucu sempat berobat ke RSUD Cikalongwetan sekitar tahun 2014. Ia diberikan obat tidur dan mulai merasakan kantuk. Meski begitu, ia hanya bisa tidur sebentar.

Selama setahun, Cucu bergantung pada obat tidur ini. Sampai pada akhirnya, dia memutuskan untuk berhenti minum obat tidur lantaran tak lagi merasakan khasiatnya. Ia bahkan harus mengalami efek samping karena obat tidur yang diberikan cukup keras.

"Karena semakin ke sini obatnya enggak mempan lagi. Jadi dosisnya ditambah. Setahun penuh sejak berobat itu dikasih obat tidur, tapi malah badan saya jadi gerak-gerak sendiri di bagian kaki sama kepala. Karena kan itu obat keras," ucap Cucu.

Sejak mengalami kondisi langka ini, Cucu dirawat oleh Dadan dan Fani. Sebagai seorang anak, Dadan tak sampai hati melihat kondisi sang Bunda yang tak bisa memejamkan mata dan seperti gelisah.

"Iya sedih pasti, karena di saat saya merasakan ngantuk terus tidur, tapi ibu saya sama sekali enggak bisa tidur. Makanya, saya sama adik sekarang merawat ibu yang lagi sakit," ungkap Dadan.

Dalam beberapa bulan terakhir, kondisi Cucu semakin menurun. Dadan dan Fani mengungkapkan harapannya untuk sang Bunda. Apa harapan dua anak Cucu ini?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Simak juga kisah gadis kembar yang terpisah selama 16 tahun, dalam video berikut ini.

[Gambas:Video Haibunda]

(ank)
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!