HaiBunda

TRENDING

Duh! 9.855 'Daftar Hitam' PeduliLindungi Bebas Keliaran, Terbanyak di Mal

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 08 Oct 2021 11:41 WIB
ilustrasi wanita di mal/ Foto: Getty Images/iStockphoto/kitzcorner
Jakarta -

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi kini sudah banyak diterapkan di berbagai sarana umum seperti transportasi dan tempat perbelanjaan. Di aplikasi tersebut, ada makna di balik warna-warna yang muncul pada fitur safe entrance, Bunda.

Mengutip laman resmi covid.go.id, warna hijau berarti pengunjung sudah divaksinasi lengkap dan memiliki status aman. Warna hijau diperbolehkan masuk tempat umum.

Lalu, warna kuning/oranye, pengunjung sudah divaksinasi dosis pertama. Pengunjung diperbolehkan masuk setelah petugas melakukan verifikasi lebih lanjut. Pengunjung yang memiliki warna barcode ini wajib menerapkan protokol kesehatan sangat ketat.


Nah, warna merah pada aplikasi PeduliLindungi menunjukkan bahwa pengunjung belum divaksinasi Covid-19 atau bisa juga pengunjung dalam kondisi terpapar atau kontak erat dengan pasien Covid-19.

Lalu, terakhir warna hitam berarti pengguna terkonfirmasi positif Covid-19 atau memiliki riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19. Kriteria ini dilakukan evaluasi agar tidak melakukan aktivitas dalam meningkatkan terjadinya kasus.

Pengunjung yang memiliki status warna merah dan hitam ini tidak diperbolehkan masuk ke tempat umum.

Janin Menangis di Kandungan/ Foto: Mia Kurnia Sari

Sayangnya, baru-baru ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap ada lebih dari 9 ribu orang yang masuk kategori 'hitam' di PeduliLindungi, masih nekat berkeliaran di mal hingga pertokoan, Bunda.

Bahkan, ditemukan beberapa di antaranya beraktivitas di perkantoran seperti sejumlah pabrik. Hal ini pun menjadi catatan untuk memperketat skrining melalui aplikasi PeduliLindungi.

"Dan ini sudah kita monitor dengan bantuan IT, jadi kita lihat untuk setiap aktivitas, di 6 aktivitas, berapa sih yang hitam (positif COVID-19)," ungkap Menkes Budi dalam seminar online.

"Kita kaget juga ternyata masih ada orang yang sakit, masih nyelonong-nyelonong masuk mal, masuk toko, masih masuk kerja, pabrik, industri perdagangan, itu yang kemudian nanti bisa kita perbaiki," lanjutnya.

Laporan Kemenkes RI per 5 Oktober 2021 menunjukkan ada 9.855 orang berstatus hitam di PeduliLindungi yang masih berkeliaran. Paling banyak ditemukan di mal, Bunda. Berapa jumlahnya? TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

(aci/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

Varian JN.1 Picu Kenaikan COVID-19 di Indonesia, ini Gejalanya, Bun

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK