HaiBunda

TRENDING

Hati-hati Bunda, Surat Palsu Pengangkatan Guru Honorer Beredar Lagi

Firli   |   HaiBunda

Minggu, 09 Jan 2022 21:10 WIB
Ilustrasi beredar surat palsu tentang pengangkatan guru honorer usia 35 tahun ke atas. Foto: Getty Images/iStockphoto/NuPenDekDee
Jakarta -

Kian hari semakin banyak kabar hoaks beredar di dunia maya ya, Bunda. Kali ini beredar surat palsu yang berisi pengangkatan tenaga guru honorer berusia lebih dari 35 tahun.

Beredarnya surat tersebut pun langsung dibantah oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Masyarakat Indonesia juga diminta untuk berhati-hati terhadap beredarnya surat palsu itu.

"Kementerian PANRB tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. Sudah dipastikan surat tersebut palsu," kata Plt. Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mohammad Averrouce dalam keterangan tertulis dikutip detikcom, Minggu (9/1/2022).


Dalam surat yang beredar, kop dan nomor surat dibuat mirip seolah asli dikeluarkan oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. Surat palsu tersebut ditujukan untuk Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah.

Surat palsu tersebut juga lengkap dengan nomor surat. Selain itu tertulis pula ditandatangani Menteri PANRB ada 3 Januari 2022 dengan perihal pengangkatan guru honorer kebutuhan ASN tahun 2022.

Foto: HaiBunda/Mia

Rupanya sudah ada beberapa kali ditemukan beredar surat palsu dengan kasus yang sama tentang pengangkatan tenaga honorer. Dalam surat palsu yang beredar itu juga tertulis masih ada kuota kosong pada seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) tahun lalu yang harus segera dipenuhi.

Menteri PANRB seolah memberikan kesempatan bagi tenaga guru yang berumur lebih dari 35 tahun untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Surat itu juga menyertakan nama Bagian Pengadaan dan Kepangkatan PNS BKN Pusat atas nama Drs. Satya Pratama, S.Sos lengkap dengan nomor WhatsApp.

Tertulis pula waktu dan tempat untuk pengangkatan tenaga honorer usia 35 tahun ke atas. Averrouce menjelaskan apabila ada surat yang dikeluarkan instansi pemerintah, masyarakat perlu jeli memperhatikan penulisan yang sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Masyarakat juga diminta jeli melihat surat dari instansi pemerintah tentang kepanjangan dari nama lembaga/menteri yang harus benar dan kerapian penulisan.

TERUSKAN MEMBACA DENGAN KLIK DI SINI.

Simak juga video deretan artis lawas Indonesia banting setir jadi PNS:



(fir/fir)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kasih Sayang Berlimpah, Anak-anak Wanda Hamidah Akui Belajar dari Perpisahan Orang Tua

Mom's Life Amira Salsabila

Jago Silat, 5 Potret Atreya Putri Cantik Audy Item & Iko Uwais

Parenting Nadhifa Fitrina

Gaya Helikopter dalam Berhubungan Intim: Cara Melakukan, Risiko & Hal yang Perlu Diperhatikan

Kehamilan Melly Febrida

Steffi Zamora dan Nino Fernandez Ungkap Alasan Pindah dari Jakarta dan Pilih Hidup di Bali

Mom's Life Annisa Karnesyia

SPMB SD DKI Jakarta 2026/2027: Aturan, Jadwal Pendaftaran & Pilihan Jalur

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kasih Sayang Berlimpah, Anak-anak Wanda Hamidah Akui Belajar dari Perpisahan Orang Tua

Jago Silat, 5 Potret Atreya Putri Cantik Audy Item & Iko Uwais

10 Arti di Balik Karyawan yang Diam Saat Meeting, Jangan Langsung Dianggap Tak Peduli

SPMB SD DKI Jakarta 2026/2027: Aturan, Jadwal Pendaftaran & Pilihan Jalur

Gaya Helikopter dalam Berhubungan Intim: Cara Melakukan, Risiko & Hal yang Perlu Diperhatikan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK