sign up SIGN UP search


trending

Desy Ratnasari Mengeluh ke Menteri Nadiem Makarim, Ada Apa?

Annisa Karnesyia Jumat, 11 Sep 2020 18:13 WIB
Anggota DPR Desy Ratnasari di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (1/10/2014). caption
Jakarta -

Artis sekaligus anggota DPR RI Desy Ratnasari ikut berkomentar soal nasib guru honorer di Indonesia. Desy bahkan menyampaikan keluhannya itu ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

Pernyataan ini disampaikan Desy dalam kutipan yang ditulis di akun Instagram Partai Amanat Nasional (PAN). Anggota Komisi X DPR RI ini juga menanyakan nasib guru-guru honorer K2.

"Mas Menteri, kenapa guru honorer K2 belum juga diangkat?" tanya Desy, dikutip Kamis (10/9/2020).


"Saya menerima banyak keluhan dari guru-guru honorer K2. Mereka bertanya kapan mau diangkat jadi PNS. Jangan hanya fokus pada rekrutmen CPNS lantas melupakan nasib Guru Honorer. Tolong Mendikbud pikirkan masalah ini secara serius," sambungnya.

Desy RatnasariKeluhan Desy Ratnasari/ Foto: Instagram @amanatnasional

Unggahan ini mendapat komentar dari beberapa netizen. Banyak di antaranya mendukung keluhan Desy kepada Nadiem Makarim.

"Betul teh, di tmpt saya ngehonor dr alm. Bapa jd Kepsek, sampe skrg sdh lbh 10thnan kali blm diangkat," tulis akun @evir***.

"Setuju, semua pegawai di pemerintahan yg masa kerja nya sudah lama tolong diperhatikan," ujar @dapu***.

"Kami guru honorer paud sudah bekerja 13+ dan usia kami sdh tidak muda lagi?.kami sudah S1 ,dan kami sdh memenuhi persyaratan? Tetapi sampai saat ini kami blm di angkat PNS?..dan kami juga bukan termasuk HONORER K 2?..Jadi bagaimana NASIB KAMI SEBAGAI GURU HONORER? TOLONG di PERHATIKAN KAMI," kata @evy***.

Belakangan, Mendikbud Nadiem Makarim memang tengah menjadi sorotan. Hal ini terkait beberapa kebijakan yang dibuat Kemendikbud perihal peraturan masuk sekolah di masa pandemi Corona.

Nadiem bahkan sempat curhat karena merasa serba salah soal buka dan tutup sekolah. Ia mengaku posisinya sangat sulit dalam mengambil keputusan ini.

"Posisi saya luar biasa sulitnya, buka sekolah salah, tutup sekolah salah. Ini adalah posisi yang luar biasa sulitnya. Ini kan sebenarnya empat Kementerian, tapi saya menjadi corongnya untuk menjelaskan ke masyarakat," ujar Nadiem, dalam webinar 'Sistem Pendidikan di Tengah Pandemi COVID-19' yang ditayangkan di channel YouTube DPD Taruna Merah Putih Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Simak juga perihal sekolah online di era new normal, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi