HaiBunda

TRENDING

Pilu! Warga Kampung Miliarder di Tuban Terpaksa Jual Sapi Karena Uang Habis

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 27 Jan 2022 17:30 WIB
Kampung Miliarder di Tuban/ Foto: Ainur Rofiq
Jakarta -

Kampung di Desa Wadung, Kecamatan Jenu, sempat viral di awal tahun lalu, Bunda. Warga di kampung ini mendadak jadi miliader karena menjual tanahnya untuk pembangunan PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) Kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban.

Hampir setahun berlalu, nasib warga di sana kembali menjadi sorotan. Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, warga di sana mengaku sudah menghabiskan tabungan mereka karena tak ada pekerjaan setelah tanah dibeli PT PRPP.

Padahal, uang ganti rugi yang didapatkan warga di sana mencapai miliaran rupiah lho. Uang tersebut ternyata habis dipakai untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.


Kini tersisa penyesalan yang dirasakan salah satu warga kampung miliader di Tuban, Musanam (60), warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu, usai tanahnya dijual ke pihak proyek kilang Tuban.

Foto: Novita Rizki/ HaiBunda

Musanam mengungkap ia menyesal telah menjual rumah dan tanah ladangnya yang produktif seluas 2,4 hektare pada tahun lalu dengan harga lebih dari Rp2,5 miliar. Rasa penyesalan yang dirasakan saat ini adalah ia tak lagi punya penghasilan tetap dan tak bisa bekerja lagi, Bunda.

Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama keluarga, Musanam terpaksa harus menjual satu demi satu sapi ternaknya yang selama ini dipelihara oleh keluarganya.

"Punya enam ekor sapi mas, sudah tak jual tiga ekor dan kini tersisa tiga. Sapi-sapi itu saya jual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," kata Musanam di sela aksi demo di depan kantor proyek GRR Tuban, belum lama ini.

Musanam bercerita bahwa dahulu sebelum lahan pertanian dijual, dia bisa mendapat Rp40 juta setiap kali panen jagung atau tanaman lainnya. Saat proyek kilang minyak akan dibangun, ia dirayu agar tanahnya bisa dibeli pihak proyek, Bunda.

Keluarga Musanam pun dijanjikan pihak perusahaan akan diberikan pekerjaan. Tetapi selama satu tahun lebih, janji itu tak kunjung didapatkan. Keluarganya tak juga diberikan pekerjaan.

Warga lain yang mengaku bernasib sama adalah Mugi (60).

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

(ank/fir)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cerita Kalina Octaranny Ditransfer Azka Rp50 Juta dan Jadi Modal Usaha Es Teler

Mom's Life Annisa Karnesyia

Keseruan Vicy Melanie & Kevin Aprilio Main Bersama Sang Putri, Intip 5 Potretnya

Parenting Nadhifa Fitrina

300 Nama Irlandia Aesthetic untuk Anak Laki-laki dan Artinya, Banyak Terinspirasi Kerajaan & Mitologi

Nama Bayi Asri Ediyati

5 Gejala Kehamilan Ektopik yang Perlu Diwaspadai

Kehamilan ZAHARA ARRAHMA

Field Trip Anak TK: Anak Capek (x)Bunda Rontok (v)

Komik Bunda Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Potret Kak Seto Naik Gunung Prau di Usia 74 Tahun, Rayakan Pertambahan Umur

300 Nama Irlandia Aesthetic untuk Anak Laki-laki dan Artinya, Banyak Terinspirasi Kerajaan & Mitologi

Keseruan Vicy Melanie & Kevin Aprilio Main Bersama Sang Putri, Intip 5 Potretnya

5 Gejala Kehamilan Ektopik yang Perlu Diwaspadai

Cerita Kalina Octaranny Ditransfer Azka Rp50 Juta dan Jadi Modal Usaha Es Teler

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK