HaiBunda

TRENDING

Kasus COVID Naik Lagi, Waspada Yuk Gejala Tak Biasa Omicron Saat Bangun Tidur

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Minggu, 17 Jul 2022 19:40 WIB
ilustrasi Kasus COVID Naik Lagi, Waspada Yuk Gejala Tak Biasa Omicron Saat Bangun Tidur. Foto: Getty Images/staticnak1983
Jakarta -

Kasus COVID-19 meningkat belakangan ini, Bunda. Di Indonesia, tercatat peningkatan empat ribu kasus lebih, tertinggi sejak akhir Maret 2022. Tepatnya pada Sabtu (16/7/2022), Indonesia mencatat peningkatan 4.329 kasus dari total 84.706 spesimen yang diperiksa.

Jumlah kasus aktif Indonesia kini mencapai angka 26.594 orang. Sebelumnya, beberapa ahli dan pemerintah telah memprediksi puncak Omicron baru Indonesia yang akan tiba selambatnya pada akhir Juli.

Peningkatan kasus diyakini terkait subvarian terbaru Omicron yakni BA.4 dan BA.5. Dari awal kemunculannya, varian Omicron diyakini lebih mudah menular dibanding varian lain sebelumnya, Bunda.


Akan tetapi, para ahli sepakat bahwa dibutuhkan lebih banyak waktu untuk mengetahui efek jangka panjang dari infeksi Omicron. Lantaran, banyak pasien Omicron yang menganggap gejala tersebut seperti pilek biasa, berbeda dengan varian Delta.

Namun, seorang dokter di San Fransisco, dr.Bob Watcher, menemukan gejala yang tak biasa pada seorang pasien Omicron, Bunda. Seperti apa? Menurut dr.Bob Watcher, seperti seorang pria yang sering merasa cemas. Padahal, pria tersebut telah menerima vaksin jenis Moderna dosis ketiga.

Selain itu, anak dari dr.Watcher juga mengidap gejala Omicron meskipun telah menerima vaksin dosis ketiga.

"Gejala anak saya saat mengidap Omicron, seperti batuk kering, nyeri otot, flu, sakit tenggorokan, dan kedinginan. Disertai dengan perasaan kurang enak saat bangun tidur. Padahal anak saya telah menerima vaksin dosis ketiga," tulis dr.Bob Watcher dalam akun Twitter-nya.

Dilansir laman Healthline, tingkat keparahan penyakit dan lamanya infeksi Omicron tidak terlalu parah, terutama untuk mereka yang telah divaksinasi dan dikuatkan. Walaupun beberapa gejala tidak terlalu parah, Omicron dapat menyebar jauh lebih cepat hingga tiga kali lipat daripada Delta.

Gejala yang ditimbulkan Omicron dengan varian lainnya tidak jauh berbeda. Sejauh ini Omicron tidak mematikan seperti sebelumnya-varian Delta. CDC memaparkan terdapat 11 gejala utama COVID-19. Apa saja gejala utamanya? TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen

(aci/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

6 Pertolongan Pertama Atasi Demam Anak Pasca Vaksin

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK