kehamilan
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
HaiBunda
Rabu, 12 Aug 2026 07:30 WIB
Daftar Isi
Persalinan setiap ibu memang berbeda satu sama lain dan selalu memiliki tantangannya tersendiri. Dan, di antara berbagai tantangannya tersebut, ternyata kepribadian bisa memengaruhi pengalaman melahirkan, Bunda termasuk yang mana?
Tidak banyak yang tahu bahwa ternyata kepribadian juga bisa memiliki pengaruh pada pengalaman persalinan seseorang ya, Bunda. Meskipun terdengar unik, nyatanya hal ini memang bisa memberikan pengaruh pada setiap ibu.
Kepribadian seseorang pengaruhi proses persalinan?
Kepribadian setiap orang tentu berbeda satu sama lain sehingga pengalamannya pun tidak bisa sama persis. Termasuk dalam hal persalinan di mana setiap ibu memiliki pengalamannya masing-masing. Sebuah penelitian merilis bahwa kepribadian seseorang ternyata bisa memengaruhi proses persalinan lho, Bun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, ada beberapa hal yang bisa memengaruhi hal tersebut. Biasanya, faktor pribadi yang dapat memengaruhi persalinan yakni meliputi sifat kepribadian diri sendiri, tingkat ketakutan diri sendiri terhadap persalinan, dan jumlah pengetahuan persalinan yang dimiliki seseorang.
Penting diketahui bahwa sifat kepribadian memang dapat memengaruhi lebih dari sekadar kehidupan sehari-hari. Dan, sifat tersebut dapat membentuk bagaimana seseorang mengalami persalinan, rasa sakit, dan kepuasan saat melahirkan. Di luar itu, pengalaman melahirkan memainkan peran penting dalam bonding ibu dan bayi yang terjalin, keberhasilan menyusui, bahkan kesehatan mental ibu.
Berbagai penelitian yang terkait sifat kepribadian dan persalinan memang banyak dilakukan di luar sana. Dan, setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk mengantisipasi dan memengaruhi secara positif bagaimana mereka mungkin mengalami persalinan.
Nah, berbicara soal kepribadian, sebenarnya kepribadian itu sendiri terdiri dari pola berpikir, merasakan, dan berinteraksi dengan orang lain yang sangat tertanam. Meskipun sifat-sifat ini cukup stabil seiring waktu, mereka dapat diperkuat atau diseimbangkan dengan alat dan persiapan yang tepat.Â
Dalam hal ini, dengan mempelajari bagaimana kepribadian seseorang dapat memengaruhi persalinan memungkinkan orang tua menggunakan kekuatan alami diri sendiri sekaligus dapat menangani area yang mungkin membuat persalinan lebih menantang.
Apa saja sifat kepribadian yang memengaruhi persalinan?
Dalam sebuah penelitian, telah teridentifikasi tiga ciri kepribadian utama yang memiliki peran penting dalam persalinan yakni kontrol, fleksibilitas, dan asertifitas.
Sifat-sifat ini berasal dari model kepribadian 'Big Five' namun telah diadaptasi dalam Penilaian Profil Kelahiran agar praktis dan relevan untuk persiapan kelahiran. Agar lebih jelas, berikut ini uraian dari masing-masing kunci kepribadian yang ada, Bunda:
1. KontrolÂ
Kontrol berkaitan dengan sifat penelitian yaitu Conscientiousness. Seperti diketahui bahwa seseorang yang berorientasi pada tujuan, proaktif, dan percaya bahwa dia bisa memengaruhi keadaannya. Dia lebih suka menjadi pemimpin dan datang dengan persiapan rencana persalinan yang matang seperti membawa minyak esensial, alat penghibur, dan semuanya.
Studi menunjukkan bahwa ada korelasi positif antara kesadaran yang lebih tinggi dan kepuasan kelahiran yang lebih tinggi (Conrad & Stricker, 2018; Goodman et al., 2004). Namun, kontrol berlebihan dapat menyebabkan frustrasi jika persalinan tidak mengikuti ekspektasi, sehingga dapat menciptakan korelasi negatif antara kekakuan dan kepuasan.
2. Fleksibilitas: Menyesuaikan dengan arus tenaga kerja
Fleksibilitas mencerminkan sifat riset yakni keterbukaan terhadap pengalaman. kemampuan untuk beradaptasi dan menyambut pengalaman baru. Penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang mendapat skor lebih tinggi dalam keterbukaan sering melaporkan kepuasan kelahiran yang lebih tinggi, seperti dikutip dari laman Pregnancybydesign.
Di sisi lain, perempuan yang fleksibel mungkin lebih mudah menerima sensasi persalinan dan perubahan dalam rencana persalinannya. Sementara perempuan yang kurang fleksibel mungkin membutuhkan lebih banyak alat mental dan fisik seperti afirmasi kelahiran atau visualisasi untuk membantunya menyerah pada kontraksi dan beradaptasi dengan perubahan tak terduga dalam persalinan. Â
Dengan memahami posisi diri dalam spektrum fleksibilitas, Bunda bisa memperkuat fokus jika Bunda sangat terbuka atau belajar strategi koping jika kurang terbuka.
3. Assertiveness: Mengomunikasikan kebutuhan saat Bunda melahirkan
Ketegasan berasal dari sifat penelitian Ekstroversi yang terdapat kemudahan dalam terhubung dan berkomunikasi dengan orang lain. Studi menunjukkan bahwa perempuan yang lebih tegas cenderung memiliki kepuasan persalinan yang lebih tinggi dan bahkan tingkat operasi caesar serta komplikasi yang lebih rendah (Johnston & Brown, 2013).
Bersikap tegas sedianya dapat membantu diri sendiri mengekspresikan kebutuhan dengan jelas kepada tim persalinan dan memastikan Bunda merasa didengar serta dihormati selama persalinan. Bagi perempuan yang secara alami lebih pendiam atau kurang tegas, melatih keterampilan komunikasi dan alat perawatan kolaboratif bisa membantu.
Bisakah mengubah bagaimana kepribadian memengaruhi kelahiran?
Kepribadian banyak dianggap stabil seiring waktu. Tetapi, ini tak berarti seseorang harus menghadapi tantangannya. Dengan kesadaran dan latihan, mereka dapat menyesuaikan reaksi dan pola pikir untuk menghasilkan kelahiran yang lebih positif.
Penting diingat bahwa dengan mengidentifikasi kecenderungan kepribadian diri sendiri sejak dini, Bunda dapat mempelajari strategi koping kerja yang sesuai dengan kekuatan alami yang dimiliki. Misalnya, jika Bunda sangat mengontrol, alat mindfulness atau relaksasi mungkin membantu. Atau jika Bunda kurang tegas, mempelajari teknik komunikasi bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri.
Nah, kira-kira dari beberapa tipe di atas, Bunda termasuk yang mana ya?Â
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Pakar Ungkap Alasan Banyak Wanita Sering Lupa Rasa Sakit saat Melahirkan
Kehamilan
Perjuangan Ibu Melahirkan: Dampak Trauma Tersembunyi yang Jarang Dibicarakan
Kehamilan
Kisah Bunda Tiba-tiba Melahirkan di Restoran Seafood, Nama Bayinya Curi Perhatian
Kehamilan
Dramatis! Bunda Ini Terpaksa Melahirkan di Sofa Ruang Tunggu Rumah Sakit
Kehamilan
Kisah 5 Bunda Bikin Heboh! Melahirkan Tiba-Tiba di Tempat Publik, Hotel hingga Subway
5 Foto
Kehamilan
2 Kali Keguguran, Intip 5 Potret Kebahagiaan Ashilla Zee Eks Blink Melahirkan Anak Pertama
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ucapan Dokter saat USG Berdampak Besar pada Persepsi Orang Tua ke Anak, Simak Penjelasannya
3 Ciri Kepribadian Ibu Hamil yang Paling Umum, Bunda Termasuk yang Mana?
13 Jawaban Santun tapi Tegas bila Ditanya Mengapa Belum Punya Anak