sign up SIGN UP search

trending

5 Fakta James Viscount Severn Cucu Bungsu Ratu Elizabeth II, Tampan tapi Bukan Pangeran

ANNISAAFANI   |   Haibunda Selasa, 20 Sep 2022 07:30 WIB
JAMES BUKANLAH PANGERAN
LONDON, ENGLAND - JUNE 02: Prince Edward, Earl of Wessex, Sophie, Countess of Wessex, Lady Louise Windsor and James, Viscount Severn during Trooping the Colour on June 02, 2022 in London, England. The Platinum Jubilee of Elizabeth II is being celebrated from June 2 to June 5, 2022, in the UK and Commonwealth to mark the 70th anniversary of the accession of Queen Elizabeth II on 6 February 1952. Trooping The Colour, also known as The Queen's Birthday Parade, is a military ceremony performed by regiments of the British Army that has taken place since the mid-17th century. It marks the official birthday of the British Sovereign. This year, from June 2 to June 5, 2022, there is the added celebration of the Platinum Jubilee of Elizabeth II  in the UK and Commonwealth to mark the 70th anniversary of her accession to the throne on 6 February 1952. (Photo by Karwai Tang/WireImage) caption

2. Dibaptis di hadapan Ratu

Empat bulan setelah dilahirkan, James resmi dibaptis pada 19 April 2008 di Gereja Windsor Castle oleh David Conner, Dean of Windsor. Ada beberapa tokoh penting yang menjadi orang tua baptis James, yaitu Alastair Bruce of Crionaich, Duncan Bullivant, Thomas Hill, Denise Poulton, dan Jeanye Irwin.

BBC melaporkan, James dibaptis di hadapan Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip, Duke of Edinburgh. Di acara itu, James mengenakan royal christening gown, busana khusus yang selalu dikenakan ketika anggota Kerajaan Inggris dibaptis.

Baju yang ia kenakan merupakan replika yang juga pernah dipakai oleh Victoria, anak pertama dari Ratu Victoria pada 1840.


Banner Gawat Janin

3. James bukan pangeran

Meski merupakan anggota keluarga kerajaan dan menjadi cucu bungsu Ratu Elizabeth II, James tidak menyandang gelar pangeran.

Ketika ia dan kakaknya dilahirkan, orang tua mereka, Pangeran Edward dan Sophie memilih untuk tidak memberikan gelar kerajaan kepada anak-anaknya.

James dikenal sebagai Viscount Severn, gelar yang digunakan untuk mengakui darah Welsh dari keluarga ibunda. Ketika orang tuanya menikah, Istana Buckingham mengumumkan bahwa anak-anak mereka akan disebut sebagai anak-anak seorang Earl, bukan sebagai pangeran atau putri, yang kemudian disebut sebagai Viscount Severn.

"Kami mencoba membesarkan mereka dengan pemahaman bahwa mereka sangat mungkin harus bekerja untuk mencari nafkah," ujar sang Bunda, Sophie, dikutip dari Independent.

"Makanya kami memutuskan untuk tidak menggunakan gelar HRH. Namun mereka dapat memutuskan untuk menggunakannya mulai dari usia 18 tahun nanti," imbuhnya.

James, Viscount Severn berada di urutan ke-13 dalam daftar pewaris takhta. Baca di halaman berikutnya.

4. Berada di urutan ke-13 suksesi takhta

Meski tidak memiliki gelar sebagai pangeran, James tetap berada di dalam garis suksesi takhta kerajaan Inggris. Ia menempati posisi ke-13, Bunda.

Ada beberapa anggota kerajaan yang masuk ke dalam garis suksesi dan akan melanjutkan takhta usai Pangeran William. Posisi pertama ditempati oleh putra William, yaitu Pangeran George, disusul oleh Putri Charlotte dan Pangeran Louis.

Sementara itu, James, Viscount Severn berada di bawah sang ayah, Pangeran Edward, The Earl of Wessex. Sementara itu kakak perempuannya berada di urutan ke-14.

5. Curi perhatian ketika menjaga peti sang Ratu

Meskipun jarang terlihat, James telah menghadiri sejumlah acara kerajaan terkenal, termasuk Commonwealth Games, parade platinum Trooping the Color, pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle, dan pernikahan Putri Eugenie dan Jack Brooksbank beberapa bulan kemudian.

Bahkan pada 17 September lalu, ia juga menjadi salah satu yang menjaga peti mati Ratu Elizabeth II. Melansir dari E Online, ia hadir bersama sang kakak, Lady Louise.

Para cucu Ratu Elizabeth II berkumpul untuk memberikan penghormatan mereka dalam upacara peringatan yang dilakukan setelah sang Ratu meninggal di usia 96 tahun pada 8 September lalu.

Mereka berdiri di sana sambil sesekali membungkuk kepada masyarakat yang berbaris melewati mereka untuk melihat peti mati di mana sang ratu tergeletak di catafalque bersama Imperial State Crown dan bola tongkat kerajaan.

(AFN)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Artikel Terkait
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!