TRENDING
BMKG Ungkap 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Imbas El Nino
Pritadanes | HaiBunda
Jumat, 25 Sep 2026 15:35 WIBBunda, fenomena El Nino sangat kuat masih berdampak pada Indonesia. Sejumlah wilayah mencatat suhu maksimum harian hingga 36,8 derajat Celsius dalam periode 24 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga 25 September 2026 pukul 07.00 WIB.
Data BMKG mencatat 10 wilayah dengan suhu maksimum harian tertinggi sebagai berikut:
1. Stamet H As Hananjoeddin: 36,8 derajat Celsius
2. Staklim Jawa Tengah: 36,8 derajat Celsius
3. Stamet Sanggu: 36,8 derajat Celsius
4. Stamet Ahmad Yani: 36,6 derajat Celsius
5. Stamet Beringin: 36,2 derajat Celsius
6. Adi Soemarmo TNI AU: 36,2 derajat Celsius
7. Stamet Maritim Tanjung Emas: 36,2 derajat Celsius
8. Stamet Mutiara Sis Al Jufri: 36,1 derajat Celsius
9. Stamet Sangia Ni Bandera: 36,0 derajat Celsius
10. Staklim Bangka Belitung: 36,0 derajat Celsius
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan El Nino kuat yang berlangsung bersamaan dengan Indian Ocean Dipole (IOD) positif membuat periode kekeringan di Indonesia semakin panjang.
"Kombinasi fenomena El Nino dan IOD yang terjadi bersamaan ini memperparah dan memperpanjang periode kekeringan di sebagian besar wilayah Indonesia sehingga musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat," kata Faisal dalam konferensi pers Prediksi Musim Hujan di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Berdasarkan pemantauan BMKG hingga akhir Agustus, anomali suhu muka laut di wilayah Nino3.4 mencapai +2,83 derajat Celsius dengan indeks ENSO +2,63. Kondisi tersebut turut berkontribusi terhadap kekeringan di sebagian besar wilayah Indonesia.
BMKG mencatat 61,9 persen daratan Indonesia terdampak kekeringan ekstrem. Bahkan, wilayah Bantul, Yogyakarta, tercatat mengalami hari tanpa hujan terpanjang, yakni mencapai 131 hari atau lebih dari empat bulan.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan awal musim hujan tahun ini tidak akan terjadi secara serentak. Mayoritas wilayah diprediksi baru memasuki musim hujan pada November dan Desember.
Sebanyak 525 Zona Musim atau sekitar 61,08 persen luas daratan Indonesia diprediksi mengalami musim hujan yang mundur. Puncak musim hujan diperkirakan berlangsung secara bertahap mulai Desember hingga Februari 2027.
Kondisi kemarau panjang juga perlu diperhatikan dari sisi kesehatan. Periode kering yang berlangsung lama dapat menurunkan kualitas udara akibat debu dan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, perubahan kondisi dari kemarau panjang menuju musim hujan juga berpotensi memicu masalah kesehatan lain.
Direktur Perubahan Iklim BMKG A Fachri Radjab mengingatkan krisis air bersih selama kemarau dapat meningkatkan risiko penyakit pencernaan, seperti diare. Sementara ketika hujan mulai turun, genangan air dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penular penyakit.
"Fase setelah kemarau panjang juga menyimpan bom waktu bagi penyakit tular vektor," ujar Fachri.
Karena itu, BMKG meminta pemerintah daerah dan instansi terkait menyiapkan respons terhadap kemungkinan kondisi kualitas udara yang kurang sehat selama periode kekeringan berkepanjangan.
Masyarakat juga perlu melakukan langkah antisipasi, mulai dari mencukupi kebutuhan cairan saat cuaca panas, memperhatikan kualitas udara, hingga menjaga kebersihan lingkungan.
Memasuki musim hujan, pemberantasan sarang nyamuk dan larvasidasi juga perlu dilakukan sejak dini. Genangan air akibat hujan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, sehingga fasilitas kesehatan diminta bersiap terhadap kemungkinan peningkatan kasus demam berdarah dan penyakit yang berkaitan dengan genangan atau banjir.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Viral Suhu Dingin di Beberapa Daerah di Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya
Gempa Magnitudo 5,4 di Rangkasbitung, Jangan Panik Simak Panduan Ini Bunda
Belakangan Cuaca Panas dan Terasa Gerah, Ternyata Ini Penyebabnya
Ingin Berjemur? Sebaiknya Cek Indeks UV Secara Berkala Dahulu, Bunda
TERPOPULER
Kenali Ciri Orang Suka Playing Victim dari Kalimat yang Sering Diucapkan
Ayah Terlihat Cuek? Ini Dampaknya ke Mental dan Kepribadian Anak
Febby Rastanty & Suami Akui Tak Terburu-buru Promil karena Masih Punya Banyak Goals
Momen Olivia Zalianty dan Suami Ajak Putra Semata Wayang Ziarah ke Makam Leluhur
Dua Pulau Baru Muncul usai Erupsi Anak Krakatau, Bagaimana Proses Terbentuknya?
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Arab Saudi Klaim Punya 'Harta Karun' Capai Rp41.943 Triliun
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
BMKG Ungkap 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Imbas El Nino
Ayah Terlihat Cuek? Ini Dampaknya ke Mental dan Kepribadian Anak
Kenali Ciri Orang Suka Playing Victim dari Kalimat yang Sering Diucapkan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kulit Kering Gara-Gara AC Seharian? Pilih Body Butter dari Bahan Butter-nya
-
Beautynesia
5 Tanda Kamu Terlalu Sering Memikirkan Pendapat Orang Lain Menurut Psikologi
-
Female Daily
Jangan Cuma Nunggu Kotor, Ini Seberapa Sering Makeup Tools Harus Dicuci!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sinopsis Marauders di Bioskop Trans TV, Dibintangi Bruce Willis
-
Mommies Daily
Ibu Hamil Melahirkan di KRL, Ini yang Perlu Disiapkan Mommies jika Persalinan Datang Mendadak