Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

trending

Kapten Timnas RI Disebut Lebih Cocok Makan Nasi Dibanding Menu Lain, Kok Bisa? Ini Kata Dokter

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 13 Oct 2026 18:30 WIB

Kevin Diks
Kapten Timnas RI Disebut Lebih Cocok Makan Nasi Dibanding Menu Lain/ Foto: Instagram/kevindiks2
Jakarta -

Pilihan makanan atlet sepak bola menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi stamina dan performa saat bertanding di lapangan hijau. Menariknya, kapten Timnas Indonesia Kevin Diks mengaku lebih cocok mengonsumsi nasi dibandingkan menu lainnya, Bunda.

Kevin Diks lebih memilih nasi sebagai sumber karbohidrat dibandingkan pasta. Menurutnya, nasi menjadi sumber karbohidrat paling maksimal yang dapat dicerna oleh tubuhnya sebelum bertanding.

"Dengan coach diet kami melakukan banyak tes seperti minum suplemen, juga asupan makanan. Apa yang bisa aku makan dan yang tidak untuk malam hari," kata Kevin Diks, dalam podcast bersama YouTuber Yussa Nugraha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Sebelum pertandingan aku tidak makan tepung seperti pasta. Aku pernah tes dengan coach diet. Hasilnya menunjukkan aku harus makan sedekat mungkin dengan makanan asal usul ku, seperti nasi. Tubuhku menerima itu paling baik," sambungnya.

Pilihan Kevin Diks makan nasi dibandingkan sumber karbohidrat lain memang bisa dipengaruhi faktor genetik, Bunda. Menurut dokter spesialis gizi klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, kondisi pada Kevin Diks bisa dikaitkan dengan pendekatan nutrigenomik, yaitu bagaimana nutrisi atau makanan memengaruhi perubahan dan ekspresi gen seseorang.

"Ini ranah utama nutrigenomik, ilmu yang melihat bagaimana variasi genetik memengaruhi respons tubuh terhadap zat gizi," kata Yaze saat dihubungi detikcom, Selasa (13/10/26).

"Lingkungan tempat tumbuh bisa saja di Eropa, tapi 'buku manual' biologisnya tetap diwarisi dari DNA orang tua (Maluku)."

Menurut Yaze, salah satu contoh berkaitan dengan genetik ini adalah variasi jumlah salinan gen AMY1, yang menghasilkan enzim amilase air liur dan profil genetik metabolisme glukosa lainnya.

Populasi dengan leluhur yang mengonsumsi pati, seperti beras sering, punya adaptasi genetik yang berbeda dalam memecah glukosa dibanding populasi yang beradaptasi dengan makanan gandum, Bunda.

Lantas, apa kata pakar terkait faktor genetik yang membuat seseorang memiliki kecocokan makanan tertentu?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

(ank/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda