aktivitas

Pelajaran yang Didapat Anak Saat Hujan-hujanan

Radian Nyi Sukmasari 12 Agu 2017
Ilustrasi anak hujan-hujanan/ Foto: thinkstock Ilustrasi anak hujan-hujanan/ Foto: thinkstock
Jakarta - Saat anak hujan-hujanan, apa yang Bunda lakukan? Melarangnya atau membolehkannya asal hujannya nggak terlalu deras disertai petir? Bunda tahu nggak kalau dari hal seperti main hujan-hujanan, ada pelajaran lho yang bisa didapat anak. Kayak apa sih?

Jadi Bun, saat anak hujan-hujanan, anak bisa belajar moral intelligence. Saat itu, kita bisa mengajari si kecil hujan itu dikasih sama Tuhan. Seperti kata psikolog anak Dr Rose Mini, M.Psi. atau akrab disapa Bunda Romi ibaratnya kita kasih tahu ke si kecil saat hujan-hujanan kalau Tuhan bisa ngasih air pancuran kayak yang keluar dari shower berupa turunnya air hujan dari langit.

Nggak cuma itu, saat anak main hujan-hujanan, Bunda Romi bilang kita juga bisa ajarkan kemampuan logika matematika ke anak kalau air hujan kan turun, berarti arahnya dari atas ke bawah. Menurut Bunda Romi, kejadian sepeti turunnya hujan sudah jadi dengan sendirinya. Jadi, kita nggak perlu mensetting ini-itu untuk mengajari anak.

"Terus logikanya juga kalau hujan kenapa sih orang harus pakai payung. Ya untuk menghindari supaya nggak kena hujan," kata Bunda Romi waktu ngobrol sama HaiBunda.

Baca juga: Anak Batita Takut Sama Orang yang Jarang Ditemui, Wajar Nggak?

Maka dari itu, besok-besok kalau hujan, supaya nggak basah anak mesti pakai payung. Misalnya, saat nanti dia sekolah dan dibawakan payung sama bundanya, anak nggak menolak karena dia tahu apa fungsinya. Cuma, kadang kita suka khawatir ya Bun kalau anak hujan-hujanan nanti sakit.

Nah, soal ini, dr Meta Hanindita SpA bilang sebetulnya enggak apa-apa lho sesekali anak hujan-hujanan. Soalnya, saat main hujan, tubuh anak akan berupaya mengimbangi perubahan suhu drastis sehingga bisa lebih mampu beradaptasi dengan suhu dingin. Tapi, dr Meta berpesan sebelum bolehkan anak hujan-hujanan , pastikan kondisi anak lagi fit ya.

"Yang bisa bikin anak sakit bukan hujan-hujannnya tapi paparan kuman penyebab penyakit yang datang dari air kotor kayak air hujan yang terkontaminasi karena lewat pancuran atap misalnya, atau banjir yang sudah terkontaminasi berbagai kotoran," kata dr Meta dalam wawancara dengan detikHealth.

Baca juga: Yuk Bun, Hargai Kemampuan si Kecil dengan Melihat '5 Rudi'

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi