aktivitas

Cerita Titi Kamal Menanamkan Kebiasaan Cuci Tangan pada Anaknya

Amelia Sewaka Jumat, 20 Okt 2017 - 07.02 WIB
Titi Kamal dan Christian Sugiono (Foto: Harold Cunningham/Getty Images for IWC) Titi Kamal dan Christian Sugiono (Foto: Harold Cunningham/Getty Images for IWC)
Jakarta - Cuci tangan memang kebiasaan yang sederhana namun mampu membantu mengurangi penularan berbagai penyakit seperti diare dan cacingan. Menyadari hal ini, pasangan selebriti Titi Kamal dan Christian Sugiono pun menanamkan kebiasaan cuci tangan pada sang putra, Arjuna Zayan Sugiono atau yang akrab disapa Juna.

"Kita sering banget ingetin Juna untuk cuci tangan pakai sabun dulu sebelum makan, pas mandi dan setelah dia (Juna) dari kamar mandi. Jadi dia bisa terbiasa dan terhindar juga dari berbagai macam penyakit," tutur Titi.

Baca juga: Biar si Kecil Nggak Cacingan, Yuk Biasakan Cuci Tangan

Beruntungnya Juna mengerti dengan apa yang diajarkan sang bunda. "Kita selalu memberi pengertian yang mudah dimengerti sama Juna baik lewat games atau gambar kuman, atau mungkin lagu-lagu. Jadi dari situ dia paham," kata Titi yang ditemui pada peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia 2017 'Tepuk Sehat Indonesia' yang digelar Lifebuoy di SDN 03 Pagi Menteng, Jakarta Pusat, beberapa hari lalu.

"Lucunya, karena kita sering banget ingetin Juna soal cuci tangan. Pas lagi kumpul keluarga, dia ke sepupu-sepupunya yang masih kecil jadi sok tua, 'kamu cuci tangan dulu ya'. Suka ngajarin ke saudara lainnya juga. Dari situ paling nggak kita pikir kita berhasil menanamkan Juna mau cuci tangan plus dia mengajarkan ke orang lain juga," tambah Christian Sugiono dalam kesempatan yang sama.

Awalnya diakui Titi dan Suami memang Juna suka marah kalau disuruh cuci tangan, namun mereka menganggap hal tersebut memang wajar.

"Biasanya tuh Juna nggak mau kalau di tengah main atau nonton disuruh cuci tangan tuh dia (Juna) marah. Ya paling solusinya, kalau dia nonton kita giniin, 'habis video ini ya', atau dia lagi main kereta 'habis 2 putaran lagi ya'. Atau lewat jam, dia nggak ngerti tuh 5 menit tapi kita bisa giniin, 'jarum panjangnya di angka 5 langsung cuci tangan ya', ya gitu sih," tutur laki-laki yang akrab disapa Tian ini.

Selain itu, menurut Christian, nggak hanya anak yang diedukasi untuk cuci tangan dengan sabun babysitter atau pengasuh anak juga harus diberi tahu bahwa cuci tangan itu penting. Sebab pengasuh sering menghabiskan waktu bersama anak, sehingga harus paham juga soal kebiasaan ini.

"Kadang kita nggak 100 persen ada di samping anak, kayak sekarang, Juna sama susternya kan. Jadi selain anak kita juga harus kasih tahu suster, supaya dia paham nggak cuma karena disuruh kita. Karena namanya anak-anak main sana-sini dari mana-mana tahu-tahu main ambil makanan aja," papar Christian.

Diakui Christian, Juna terkadang jadi agak-agak OCD atau Obsessive Compulsive Disorder. "Kadang kalau abis berenang di pantai, terus dia (Juna) cuci tangan cuci kaki tapi masih ada sisa pasir sedikit wah dia rewel setengah mati. Tapi dia nggak mau bersihin sendiri, maunya sama Titi. Bagus sih selama nggak terlalu berlebihan," kata Christian.

Baca juga: Begini Keceriaan Anak-anak SD Peringati Hari Cuci Tangan

(aml/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi