aktivitas

Respons Lucu Balita Ketika Menunggu Ayahnya Buang Air Besar

Radian Nyi Sukmasari Minggu, 22 Jul 2018 - 12.03 WIB
Ilustrasi toilet/ Foto: Thinkstock Ilustrasi toilet/ Foto: Thinkstock
Oregon, AS - Orang tua menunggui anak yang sedang buang air besar terlebih ketika mereka masih berusia balita itu lumrah ya, Bun. Tapi, gimana kalau sebaliknya, balita menunggui ayahnya yang sedang buang air besar (BAB) di toilet umum?

Ini dia yang dialami seorang ayah bernama Clint Edwards. Suatu hari, Clint dan keluarganya menempuh perjalanan kurang lebih 12 jam untuk ziarah ke makam keluarga. Di pom bensin, istri Clint, Mel dan anak mereka yang lebih besar menunggu di mobil sedangkan Clint dan putrinya Aspen yang berumur 4 tahu pergi ke minimarket untuk beli sereal.

Siapa sangka, Bun, saat itulah perut Clint mulas bukan main. Karena nggak tahan Clint memutuskan ke toilet dan mau nggak mau dia mengajak si kecil Aspen. Ya, Clint bilang dia nggak punya pilihan lain karena saat itu perutnya mulas bukan main dan nggak ada lagi yang bisa menjaga si kecil Aspen.

"Aspen menyaksikan ketika saya buang air besar. Dia seperti seorang suporter yang menyemangati saya. Bahkan ketika saya mengejan Aspen seperti seorang cheerleader yang meneriakkan suntikan semangat. Ya, walaupun dia sempat juga mengeluh bau," kata Aspen di halaman Facebook-nya.

Nggak cuma itu, Bun, ketika akhirnya Clint menuntaskan BAB-nya, dengan bangga dan semangat Aspen bilang ke ayahnya, "Ayah hebat! Ayah sudah melakukannya!" Duh, ada-ada aja ya tingkah Aspen saat menunggu ayahnya BAB. Setelah selesai BAB Clint lantas membeli obat diare, Bun. Dia bilang, Aspen memang sudah mulai toilet training.

Biasanya, ketika Aspen toliet training Clint atau istrinya yang menyemangati Aspen. Menurut Clint itu lumrah banget dilakukan orang tua. Tapi ketika kondisinya terbalik di mana Aspen yang menyemangati ayahnya ketika sedang BAB, kata Clint benar-benar hal yang aneh. Hi-hi-hi.



"Sampai di mobil Mel bertanya kenapa kami lama sekali. Saya hanya bilang dia nggak akan mau mendengar ceritanya. Tapi, Aspen sudah cukup lancar menceritakan apa yang terjadi dan Mel memberi selamat pada saya. Hanya terima kasih yang saya ucapkan ke Mel," kata Clint dikutip dari Pop Sugar.

Hi-hi-hi, ada-ada aja ya tingkah ayah dan anak ini. Namun, jika ditilik lagi apa yang dilakukan Clint yaitu dia menyemangati Aspen yang sedang toilet training memang wajar dan perlu diberikan orang tua. Ya, supaya anak berhasil melakukan sesuatu dukungan orang tua memang penting banget. Ketika orang tua ada untuk menyemangati, anak akan merasa dirinya diperhatikan, demikian disampaikan psikolog anak dari Tiga Generasi Anastasia Satriyo yang akrab disapa Anas.

"Jangan lupa selain menyemangati anak, puji mereka ketika sudah berhasil. Tapi sebaliknya kalau anak gagal, tetap puji mereka dan katakan kita bangga nih mereka. Dari situ anak bisa bangkit meski dia gagal," kata Anas dalam wawancara dengan detikHealth.

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi