aktivitas

Cara Tepat Menyikapi Anak yang Hobi Ngupil di Depan Umum

Melly Febrida Sabtu, 23 Feb 2019 - 14.01 WIB
Ilustrasi anak mengupil/ Foto: iStock Ilustrasi anak mengupil/ Foto: iStock
Jakarta - Mengupil lumrah dilakukan, termasuk oleh anak-anak. Hanya saja, kadang ada kan, Bun, anak yang hobi ngupil. Bahkan, ketika di tempat umum dia asyik aja 'menggali harta karun' di dalam hidungnya, he-he-he.

Kalau sudah begini, kita sebagai orang tua berpikir, normalkah yang dilakukan anak dan bagaimana cara menghentikannya?

Psikiater Gail Saltz bilang, mengupil itu normal. Hampir setiap anak melakukannya, begitu juga orang dewasa. Saat mengupil kata Salts seperti timbul dorongan alami untuk memegang hidung karena ada ingus yang mengering, yang menciptakan sensasi rasa gatal. Atau mungkin, anak terdorong mengupil karena upil membuat napasnya enggak nyaman.

"Sayangnya, mengupil dianggap menjijikkan dan tidak sehat di masyarakat kita. Inilah sebabnya mengapa orang tua sering mengingatkan anak agar tak mengupil," kata Saltz dikutip dari Today.

Apabila anak mengupil di depan umum, Bunda bisa mengajari anak untuk tak melakukannya di depan umum. Tapi, lakukan di tempat yang lebih sepi, mengambil upil menggunakan tisu, atau minimal tutupi hidung ketika mengupil. Kemudian, beri contoh jika memang ayah dan bundanya enggak mengupil di depan umum.



"Bunda bisa memberi alternatif dengan memberi anak tisu atau memintanya ke kamar mandi. Jangan lupa jelaskan tentang tujuan bersikap sopan santun serta pentingnya hidup sehat," tambah Saltz.

Ilustrasi mengupil di depan umumFoto: thinkstock
Misalnya, beri penjelasan ke anak ketika kita memasukkan tangan yang belum tentu bersih ke hidung untuk mengupil, bisa berisiko terinfeksi kuman. Lalu, setelah anak ngupil dan melakukan kontak dengan orang lain, itu juga bisa menyebarkan kuman.

Kalau anak masih saja mengupil di depan umum setelah berulang kali diberi penjelasan, bisa jadi mereka sengaja 'melanggar aturan'. Menurut Saltz, ini bisa terjadi ketika anak sudah mulai mampu memberontak atau dia sedang kesal.



Ahli etika, Peter Post, berpendapat mengupil itu menjijikkan. Menurutnya, kita mengambil sesuatu yang lengket dan menjijikkan keluar dari hidung.

"Meski kita menggunakan tisu untuk menghilangkannya dari jari, jari akan kita gunakan untuk menyentuh orang lain," kata Post dalam buku berjudul Father Knows Less.

Post menyarankan, jika ingin mengupil, coba cari tempat yang sepi dan tidak terlihat orang lain. Kata dia, manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial yang suka bergaul dengan orang lain dan etika adalah hal penting ketika bergaul.

"Mengupil di depan orang lain bisa membuat mereka enggak nyaman. Untuk itu, saat berinteraksi dengan orang lain, kita mesti jaga perilaku," pungkas Post.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi