sign up SIGN UP search


cerita-bunda

Aku Rela Menikah Diam-diam & Siri, Suami Tega 'Jajan' dengan Wanita Lain

Sahabat HaiBunda Selasa, 17 Dec 2019 20:45 WIB
Aku menikah diam-diam, tapi kini aku merasa amat tersakiti dan bingung harus apa. caption
Jakarta - Assalamualaikum Bunda. Maaf aku mau sedikit meluapkan kesedihan yang mungkin seharusnya tidak aku buka di publik. Tapi terus terang aku tertekan dan dada terasa sesak sendiri.

Baiklah Bunda perkenalkan nama aku Sri. Sebelumnya aku ingin menceritakan masalah rumah tangga aku yang amat kacau. Aku yang menikah tanpa sepengetahuan orang tua yang hanya diwakili saudara jauh. Bisa dibilang aku nikah siri.




Soalnya, akta cerai sebelumnya belum keluar. Jadi, aku takut untuk bicara dengan orang tua aku tapi karena aku takut melakukan hal yang tidak baik (zina), aku mengambil keputusan untuk menikah secara diam-diam dengan laki laki yang awalnya sangat baik dan perhatian ini.

Aku bertemu suami aku di proyek tempat dia bekerja di Jakarta dan aku adalah penjual catering untuk di mess-nya. Singkat cerita aku kenal hanya 3 bulan, setelah itu menikah. Dari awal menikah sampai jalan 1 tahun pernikahan semua berjalan baik dan bahagia.

Kami pun mempunyai rumah yang kami bangun bersama sampai akhirnya suami ditugaskan ke kota lain yang lokasinya dekat dengan rumah yang sedang kami bangun. Dengan rasa senang aku dan suami pindah. Selama 1 tahun kami tinggal di kota itu, semua berjalan dengan lancar.

Ilustrasi menikah diam-diamIlustrasi menikah diam-diam/ Foto: iStock
Sampai suatu saat kami dapat musibah yang mengharuskan semua harta benda terjual. Mungkin sekarang hanya tinggal rumah yang masih kami punya. Dengan adanya musibah itu sifat suami berubah 1.000 derajat dan setiap doa waktu sholat aku memohon semoga tuhan memberi petunjuk ada apa dengan suamiku.

Akhirnya, suatu pagi ada chat masuk dari nomor yang tidak dikenal tapi aku hafal nomor itu. Isi chat menanyakan suamiku di mana. Berpura-pura jadi suami, kubalas chatnya.

Benar saja, setelah aku ingat-ingat, itu nomor temanku. Gilanya lagi, temanku bilang dia kangen sama suamiku dan mengajak ke hotel lagi. Berarti mereka sudah melakukan hal yang enggak-enggak. Akhirnya, aku bangunkan suami aku kasih lihat apa yang ada dalam chat WA dia.

Awalnya suami kaget tapi dengan aku bertanya tanpa emosi suami menjawab jujur kalau memang dia sudah melakukan hubungan badan sekali dengan teman aku itu. Oke, aku maafkan kesalahan fatal ini karena suami berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Tiga minggu setelahnya, ada kejanggalan lagi dengan tingkah laku suami yang biasa taruh HP sembarangan ini disembunyikan. AKu pegangs edikit HP-nya, dia marah.



Sampai saat suami tidur, kubuka isi HP-nya. Ternyata benar hari itu dia habis kencan dengan wanita cafe. Buktinya chat WA. Malam itu hati aku benar-benar hancur. Ini kedua kali dia mengkhianatiku.

Besoknya saya ajak bicara suami. Gila! Dia mengaku penasaran bagaimana rasanya bercinta dengan wanita lain lagi. Aku enggak habis pikir, menangis, dan teriak kayak orang kesetanan.

Saat ini aku enggak tau harus gimana karena aku enggak mau anak tumbuh tanpa orang tua lengkap. Sekarang aku juga tak tahu harus hidup dengan orang yang paling kucinta sekaligus kubenci.

(Kisah Bunda Puji di Jakarta.)

*Bunda yang ingin berbagi kisah seputar rumah tangga dan parenting di Cerita Bunda, bisa kirimkan langsung ke email redaksi kami di redaksi@haibunda.com Cerita paling menarik akan mendapat voucher belanja dari kami. dengan subjek Cerita Bunda. Ssst, Bunda yang tidak mau nama aslinya ditampilkan, sampaikan juga di email ya. Cerita yang sudah dikirim menjadi milik redaksi kami sepenuhnya. (rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi