sign up SIGN UP search


cerita-bunda

Gara-gara Bentol Alergi Ikan, Aku Malah Ketemu Jodoh Pak Dokter

Sahabat HaiBunda Senin, 08 Feb 2021 18:24 WIB
Dia Berpura-pura Datang Nanya Kecocokan Obat
Doctor with stethoscope and red heart shape in hands on hospital background caption

Mamaku sempat curiga karena dokter yang satu ini kok bukan nanya soal penyakit, malah nanya-nanya nomor telepon dan alamat. Benar saja, beberapa hari setelah itu dia datang ke rumah dengan alasan nanya obat yang dia berikan cocok atau ngga?

Aduh suami..suami…hahah!

Entah bagaimana, sehabis itu ia rajin setiap malam minggu ke rumahku. Ngga pernah ada pernyataan cinta, sepertinya sama-sama mengerti perasaan aja. Apalagi orang sekitar, termasuk Mama dan Papa mengerti ada ‘sesuatu’ di antara kami.


Tapi masalahnya usia Om Dokter saat itu sudah masuk kepala tiga. Sedangkan aku baru lulus SMU. Dia sudah dijodohkan dengan wanita-wanita lain yang sudah bertitel sarjana.

Saat dia menolak semua perjodohan itu, dia mengeluarkan fotoku dari dompet. Saat itu statusku sudah berubah jadi mahasiswi di sebuah PTN di Yogyakarta, baru banget masuk.

Ilsutrasi pasien dan dokterIlsutrasi pasien dan dokter/ Foto: Thinkstock

Akhirnya, orang tua dia berkenalan dengan orang tuaku dan sepakat melakukan acara lamaran di Jakarta. Kebetulan orang tuaku masih punya rumah di situ, jadilah resmi aku dilamar.

Selang beberapa bulan, pernikahan dilakukan di Jayapura karena domisili kami berdua di sana. Sebelumnya Mamaku sempet nanya, apa ngga salah milih aku yang masih anak-anak?

Ngga, Bu. Malah saat masih mudah jadi lebih mudah dibimbing,” ujarnya saat itu.

Akhirnya kami menikah di pertengahan tahun 2000 di saat aku masih semester dua. Setelah itu dia mengizinkan aku selesai kuliah dan saat ini kami sudah memiliki tiga anak. 

Hehe, semua karena bentol ternyata…

(Cerita Bunda Ike, Yogya)

Mau berbagi cerita, Bunda? Share yuk ke kami dengan mengirimkan Cerita Bunda ke email [email protected] Bunda yang ceritanya terpilih untuk ditayangkan, akan mendapat hadiah menarik dari kami.

(ziz/ziz)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi