HaiBunda

CERITA BUNDA

Beda Prinsip Pengajaran Agama ke Anak, Saya & Suami Jadi "Perang Dingin"

Sahabat HaiBunda   |   HaiBunda

Jumat, 11 Mar 2022 17:22 WIB
Ilustrasi suami istri bertengkar/Foto: Getty Images/iStockphoto/Panupong Piewkleng
Jakarta -

Saya dan suami sudah hampir 10 tahun menikah. Kami bertemu di kampus dan sekarang sudah punya dua orang anak yang salah satunya sudah masuk jelang usia ABG.

Perlu dipahami, Bun bahwa saya dan dia berasal dari keluarga yang pendidikan agamanya biasa-biasa saja. Bedanya, saya mau belajar hal baru mengenai agama yang kami anut. Saya ingin agar anak-anak kami nantinya punya pendidikan lebih soal ini, apalagi agama kami menekankan keutamaan orang tua.

Saya mau anak-anak punya rasa hormat dan sayang kepada kami dengan dasar agama. Sehingga mereka nanti enggak lupa caranya berdoa untuk kami.


Banner UMKM Bareng HaiBunda/ Foto: HaiBunda/Annisa Shofia

Tapi sepertinya suami saya berbeda paham. Dia enggak mempermasalahkan anak kami yang tertua jika lupa ibadah. Dia juga enggak memberi peringatan jelang ibadah. Enggak sama sekali, padahal anak kami ini sudah mau ABG. Apa jadinya dia tanpa ilmu agama yang cukup di masa kecil?

Saya mulai sadar ini ketika beberapa kali si sulung lupa jadwal sembahyang.

Kalau saya tanya,"Mba kok enggak ibadah?"
"Oiya lupa," dia santai menjawab. Padahal di situ ada suami saya lagi main HP atau bekerja di laptopnya.

Kalau saya ingatkan suami, dia juga sama Bun menjawabnya. "Lupa". Pernah sekali yang bikin saya mengelus dada adalah waktu si sulung langsung tidur dan bukannya sembahyang dulu. Saya mau bangunin pun udah enggak tega karena memang seharian itu dia penuh aktivitas.

"Duh, Si Mba enggak sembahyang ya?" tanyaku sembari melihat kamar tidurnya.
Di luar dugaanku, suami menjawab,"Ya udahlah biarin aja. Kasian."

Saya kok agak-agak nyess ya dengar pernyataan itu. Lebih kasihan lagi nanti si anak sudah besar enggak punya bekal agama.

Masalahnya makin rumit karena anak-anak seperti pro ke Ayahnya soal kelonggaran beribadah ini. Bila saya marahin mereka karena enggak ibadah, anak-anak akan bilang,"Kenapa Bunda marah? Ngomong aja baik-baik kayak Ayah ngomong baik-baik."

Agak susah buat saya memegang prinsip agama jika enggak ada dukungan dari suami. Akhirnya kami jadi kayak "perang dingin" jika membicarakan hal ini. Mau mulai ngomong baik-baik pun kami berdua sepertinya sudah seperti siap untuk berkelahi.

Susah ya, Bun.

(Bunda PA, Bogor)

Mau berbagi cerita, Bunda? Share yuk ke kami dengan mengirimkan Cerita Bunda keceritabunda@haibunda.com.Bundayang ceritanya terpilih untuk ditayangkan, akan mendapat hadiah menarik dari kami.

Simak juga video berikut mengenai Meisya Siregar yang prihatin dengan Bunda yang dibohongi suami hingga kelaparan.

(ziz/ziz)

Simak video di bawah ini, Bun:

Meisya Siregar Prihatin Saat Tahu Ada Bunda Kelaparan Karena Dibohongi Suami Soal PHK

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

20 Tahun Berlalu, Suami Kenang Momen Pertama Bertemu Isyana Sarasvati saat Masih Sekolah

Mom's Life Amira Salsabila

8 Benda yang Tidak Boleh Diletakkan di Dekat AC

Mom's Life Amira Salsabila

Curahan Hati 3 Bunda Artis Kenang Kehamilan di Tahun 2016, Cynthia Lamusu hingga Shireen Sungkar

Kehamilan Amrikh Palupi

Adakah Libur Awal Puasa Ramadhan 2026 untuk Anak Sekolah? Cek Jadwalnya

Parenting Nadhifa Fitrina

9 Ide Nama Bayi Bali, Penuh Doa & Harapan Baik

Nama Bayi Angella Delvie Mayninentha & Sandra Odilifia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Pemerintah Tetapkan 8 Hari Cuti Bersama 2026, Simak Jadwal Lengkapnya Bun

20 Tahun Berlalu, Suami Kenang Momen Pertama Bertemu Isyana Sarasvati saat Masih Sekolah

Curahan Hati 3 Bunda Artis Kenang Kehamilan di Tahun 2016, Cynthia Lamusu hingga Shireen Sungkar

8 Benda yang Tidak Boleh Diletakkan di Dekat AC

9 Ide Nama Bayi Bali, Penuh Doa & Harapan Baik

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK