HAIBUNDA SQUAD
Hari Down Syndrome Sedunia, Yuk Ketahui Deteksi Kelainan Janin Sejak Dini
Muhayati Faridatun | HaiBunda
Minggu, 21 Mar 2021 09:11 WIBPada hari ini, tanggal 21 Maret, diperingati sebagai Hari Down Syndrome Sedunia. Dengan peringatan ini, kita perlu ketahui lagi bagaimana cara mendeteksi kelainan janin sejak awal kehamilan.
Down syndrome atau sindrom down memang belum diketahui penyebabnya, Bunda. Kondisi ini terjadi saat seseorang memiliki salinan kromosom 21 tambahan sebagian atau keseluruhan. Penyandang sindrom down ada di seluruh wilayah di dunia.
Dikutip dari situs resmi United Nations atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kondisi sindrom down pada umumnya memberi efek variabel pada gaya belajar anak, karakter fisik, dan kesehatan. Karena itu, anak down syndrome butuh perawatan, program intervensi dini, dan pendidikan inklusif.
"Perkiraan kondisi sindrom down adalah antara 1 dari 1.000 hingga 1.100 kelahiran hidup di seluruh dunia. Setiap tahun, sekitar 3.000 hingga 5.000 anak lahir dengan kelainan kromosom ini," begitu penjelasan dalam situs resmi PBB.
Terkait fakta tersebut, pada Desember 2011, Majelis Umum PBB menyatakan 21 Maret sebagai Hari Sindrom Down Sedunia. Majelis Umum juga memutuskan, mulai 2012, hari itu diperingati setiap tahun untuk meningkatkan kesadaran publik tentang sindrom down.
Mungkin para bunda dan calon bunda bertanya-tanya, apakah kelainan kromosom pada janin bisa terdeteksi sejak hamil? Dikatakan spesialis kebidanan dan kandungan, dr.Yuslam Edi Fidianto, Sp.OG(K), kelainan janin bisa terdeteksi sejak usia kandungan sekitar 12 - 14 minggu.
"Saat kehamilan kira-kira 12 - 14 minggu dengan USG. Lewat USG akan dilihat ketebalan tengkuk janin. Pada ketebalan tertentu itu kita curigai kemungkinan janin ada kelainan kromosom," ujar dokter Yuslam, saat live di Instagram HaiBunda beberapa waktu lalu.
Dijelaskan juga, pemeriksaan USG dan tes darah di trimester pertama kehamilan bisa mendeteksi sindrom down, dengan angka positif palsu lebih tinggi dibanding tes yang dilakukan pada usia kandungan selanjutnya. Jika hasilnya tidak normal sebaiknya dilanjutkan dengan tes amniosentesis, setelah minggu ke-15 kehamilan.
Mengutip buku Baby Centre: Pregnancy Questions & Answers, tes amniosentesis adalah pemeriksaan diagnostik yang bisa mendeteksi kelainan kromosom pada janin. Tes ini biasanya dilakukan antara minggu ke-15 sampai 18 kehamilan, namun bisa dilakukan sesegera mungkin jika ada masalah.
Nah, jika Bunda ingin mengetahui lebih banyak seputar sindrom down, yuk join event HaiBunda Squad Online pada Sabtu, 27 Maret mendatang. Bersama para pakar, kita akan gathering, sharing, dan playing, untuk memahami lagi bagaimana jadi orang tua yang lebih baik bagi anak berkebutuhan khusus.
Nantikan informasi selanjutnya ya, Bunda...
(muf/muf)Simak video di bawah ini, Bun:
Cerita Joanna Alexandra Membesarkan Anak Berkebutuhan Khusus
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tips Melatih Motorik Anak Berkebutuhan Khusus: Tuna Rungu dan Down Syndrome
Berdamai Dampingi Anak Berkebutuhan Khusus, Menerima & Menanggapi Lingkungan Sekitar
Join Sekarang! Serunya HaiBunda Squad Bersama Anak Berkebutuhan Khusus
Please, Jangan Ucapkan 15 Kalimat Ini pada Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cabin Hotel di Pulau Payung Kepulauan Seribu, Tawarkan Aktrasi Wisata Seru
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif