sign up SIGN UP search


haibunda-squad

Maya Septha Bagikan Kiat Atasi Stres karena Parental Burnout di Junio BundaFest

Annisa Karnesyia   |   Haibunda Minggu, 05 Dec 2021 19:30 WIB
Talk show tentang parental burnout di Junio Bundafest. caption
Jakarta -

Junio BundaFest kembali menggelar Talk Show bersama pakar dan Bunda Seleb. Kali ini, Talk Show mengangkat tema menarik seputar parental burnout.

Apa Bunda pernah dengar istilah parental burnout? Istilah dalam dunia parenting ini mengacu pada stres yang dialami selama mengasuh anak.

Bunda Seleb Maya Septha ternyata juga mengalami parental burnout dan sempat stres dalam mengasuh tiga anaknya. Ia bahkan sampai pusing saat menghadapi sikap anak-anaknya yang berbeda saat di rumah.


"Anakku tiga dan masih kecil-kecil. Rumah itu enggak pernah hening, pasti ada yang teriak atau nangis, dan itu biasanya yang bikin pusing sih," kata Maya, dalam Talk Show Junio Bundafest dengan tema 101 Cara Bunda Mencegah Parental Burnout di Atrium Trans Studio Mall Cibubur, Minggu (5/12/21).

Parental burnout bisa dialami oleh siapa pun. Dalam kesempatan yang sama, Psikolog Anak dan Keluarga, Roslina Verauli, M.Psi., Psi., menjelaskan bahwa parental burnout terjadi karena stres yang menumpuk saat menjalankan peran sebagai orang tua.

Stres kumulatif ini dapat menyebabkan depresi bila terjadi terus-menerus. Dampak jangka panjangnya juga bisa menyebabkan masalah fisik.

"Setiap bunda mengalami stres, bayangkan kalau semua itu menumpuk atau kumulatif. Ini yang disebut burnout. Kebayang kalau terjadi berbulan-bulan sampai bertahun-tahun," kata wanita yang akrab disapa Vera ini.

"Seminggu tertekan, sebulan depresi. Kalau berkepanjangan bisa menyebabkan masalah fisik, seperti sakit kepala atau sesak napas. Kalau stres bisa bikin dada sakit, napas pendek, dan kebayang kalau ini terjadi selama seminggu," lanjutnya.

Banner Tanaman Hias Pengusir NyamukFoto: HaiBunda/Mia

Parental burnout memiliki ciri-ciri yang khas dan mudah dikenali lho. Bunda yang mengalami parental burnout jadi mudah marah, mudah lelah, merasa jadi orang tua yang gagal, dan ragu dengan kemampuan dalam merawat anak.

"Ciri-cirinya itu belakangan sering mudah lelah, energi rasanya habis, mudah marah dengan apapun yang negatif, sering merasa jadi Bunda yang gagal, hingga mulai ragu dengan kemampuan diri sendiri. Kalau segalanya negatif, jangan-jangan kita sedang dilanda burnout," ujar Vera.

Lalu bagaimana cara mencegah dan mengatasi parental burnout?

Cara terbaik untuk mencegah parental burnout adalah dengan positif approach. Tujuannya untuk mengubah cara pandang menjadi positif.

Pertama, Bunda perlu tanyakan ke diri sendiri, apa yang berjalan dengan baik di rumah? Misalnya, apa anak masih sehat selama pandemi? apa tumbuh kembangnya masih normal? atau apakah perkembangan tetap berjalan dengan baik?

"Kalau itu semua masih berjalan baik, berarti semuanya masih positif," ungkap Vera.

Cara selanjutnya adalah mencari kekuatan setiap anggota keluarga. Kekuatan ini dapat mengubah cara pandang menjadi positif agar tak jadi burnout.

"Cari strength point, apa kelebihan anda, suami, dan anak-anak? Misalnya, anak ganteng-ganteng nih, atau suami sampai detik ini masih selalu menjadi family man. Tiba-tiba pasti rasanya lebih lega dan positif terhadap diri sendiri dan kehidupan," ujar Vera.

talk show tentang parental burnout di junio bundafestFoto: HaiBunda/Annisa Karnesyia

Bunda juga perlu mengelola stres dalam menghadapi parental burnout ya. Jangan lupa self care agar komunikasi kita ke anak tidak berubah menjadi negatif.

Cara ini juga diterapkan Maya Septha dalam menghadapi stres saat mengasuh buah hatinya. Ia mencoba untuk menurunkan ekspektasi saat anak sulit mencapai sesuatu.

"Aku burnout itu kalau bantuin anak mengerjakan PR. Jadi mungkin ekspektasi aku turunin, enggak harus benar semua tugasnya dan enggak harus sempurna sesuai pikiran kita. Daripada kita jadi stres dan anaknya depresi," kata Maya.

Gimana, Bunda? Seru kan Talk Show Junio BundaFest hari bersama pakar dan Bunda Seleb?

Talk Show hari ini menjadi rangkaian terakhir acara Junio BundaFest yang diselenggarakan sejak tanggal 3 Desember di Atrium Trans Studio Mall Cibubur. Sebelumnya, acara juga diramaikan dengan Grand Final Virtual Pentas Anak, Bazar, Photo Competition, dan aneka hiburan lainnya, Bunda.

Selain acara yang seru, Junio BundaFest juga membuka booth-booth yang menjual berbagai perlengkapan anak dan rumah tangga. Ada banyak diskon produk ditawarkan dalam Junio BundaFest di BunBastis Sale.

Junio BundaFest tahun ini sengaja digelar untuk menyambut Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember mendatang. Untuk melihat keseruan Junio BundaFest selama tiga hari ini, Bunda bisa mengakses website HaiBunda atau Instagram @haibundacom ya.

Sampai bertemu di Junio BundaFest berikutnya, Bunda!

(fir/fir)
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!