sign up SIGN UP search


haibunda-squad

5 Trik Melahirkan Normal di Bidan, Salah Satunya Tersenyum Biar Lebih Lancar

ANNISAAFANI   |   Haibunda Rabu, 15 Jun 2022 09:20 WIB
Attractive pregnant female grimacing with hands on baby bump while sitting at home Tips melahirkan di bidan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Antonio_Diaz
Jakarta -

Bunda sedang hamil dan masih bingung mempertimbangkan persalinan dengan bidan? Jika iya, belum lama ini Bubun sharing dengan penyanyi sekaligus influencer Mutiara Putri Ananda soal keputusannya memilih bidan, nih.

Dalam live Instagram HaiBunda, ia membagikan beberapa alasan melahirkan bersama bidan, Bunda. Hal pertama yang ia bahas yakni terkait ikatan emosional.

"Karena, yang enggak bisa dipungkiri, kita sebagai perempuan yang pertama aku pikirin adalah kedekatan emosional dengan ibu bidan," tuturnya, dikutip pada Selasa (14/6/2022).


Menurutnya, kedekatan emosional dengan bidan itu sangat penting, Bunda. Dengan bidan, bunda dua orang anak ini merasa lebih dipahami sehingga ada rasa lebih tenang dan nyaman.

"Karena kedekatan itu penting, ibu hamil ingin didengar, dimengerti, lalu aku ngerasa kita sesama wanita lebih mengerti apa yang dirasakan, sakit yang dirasakan," tuturnya.

"Responnya juga lebih sabar, mengayomi. Itu yang bikin aku cinta dan memilih sama ibu bidan."

Banner Mesin Cuci di Bawah Harga Rp2 JutaBanner Mesin Cuci di Bawah Harga Rp2 Juta/ Foto: Annisa Shofia

Selain kedekatan emosional, Mutiara Putri juga menyebutkan bahwa melahirkan dengan bidan terhitung lebih hemat. Jika sudah seperti ini, maka dana persiapan yang tersisa bisa dimanfaatkan pada bayi yang baru lahir.

Memang, bagi calon ibu baru, melahirkan secara normal masih digambar sebagai proses yang menyakitkan. Meski begitu, kita enggak perlu khawatir karena rasa sakit tersebut bisa diminimalisir.

Misalnya saja dengan mengatur pernapasan saat proses mengejan. Menurut bidan Chandra Dwi Fitriani, ibu hamil perlu belajar pernapasan sejak awal agar proses persalinannya bisa berjalan lebih lancar.

"Proses ini berlangsung saat pembukaan sepuluh, atau lengkap. Tapi perlu juga belajar napas sejak hamil," tuturnya.

Bidan Chandra juga memberi beberapa tips mengenjan nih, Bunda. Berikut beberapa di antaranya:

1. Napas

Bidan Chandra berpesan bahwa belajar napas menjadi hal yang penting nih, Bunda. Jika hal ini bisa Bunda biasakan sejak awal kehamilan, maka proses mengejan akan dilewati lebih mudah.

"Kalau belajar napas dan seiring besarnya kehamilan napasnya diatur, badan kita bakal otomatis. Saat kita butuh napas apa, bakal napas seperti itu. Teknik napas itu banyak banget, tapi yang penting itu dilatih," katanya.

"Ketika dilatih, napas kita panjang, otomatis ketika mengejan, kita bisa connect sama badan kita.

2. Konek dengan otot dasar panggul

Tips ini masih berkaitan dengan poin sebelumnya, Bunda. Dengan napas yang diatur dengan baik, maka tahap kedua ini bisa langsung terjadi di proses persalinan.

"Jadi kalau kita connect dengan otot dasar panggul, kita bisa tahu (posisi bayi), jadi enggak salah mengejannya. Enggak perlu dorongan 'Ayo, ayo'. Dengan napas, kita bisa ngerasa posisi kepala bayinya makin turun ke bawah, itu akan sangat membantu.

3. Posisi

Selanjutnya, posisi juga menjadi penentu, Bunda. Saat mengejan, Bunda bisa memanfaatkan memanfaatkan gaya gravitasi dengan berbagai posisi. Contohnya bisa sambil setengah duduk, menungging agar panggul tak tertekan, atau ada juga yang dilakukan orang jaman dulu dengan berdiri.

"Memanfaatkan gaya gravitasi ini membantu agar bayi semakin turun ke panggul."

4. Senyum

Bidan Chandra memberikan pesan untuk tetap tersenyum saat mengejan nih, Bunda. Katanya, saat kita tersenyum, maka mulut bawah ikut terbuka dan membuat proses persalinannya lebih lancar.

Menanggapi tips tersebut, Mutiara Putri lantas mengaitkan dengan pengalamannya. "Anak pertama memang susah, ya (untuk senyum). Tapi setelah anak kedua aku lakukan sambil napas dan senyum, itu berguna banget, lho. "

Ya, Bidan Chandra mengajak agar ibu hamil menikmati proses persalinan. Katanya, saat kontraksi muncul dan dinikmati, maka posisi bayi turun ke panggul akan semakin cepat.

Soal sakit yang dirasakan, Bidan Chandra mengingatkan bahwa sebenarnya, setiap tubuh memiliki mekanisme nyeri. Nah, saat nyeri kontraksi ini datang, kita bisa tingkat nyerinya, lho.

"Jadi, dalam proses persalinan itu, ada yang namanya mekanisme nyeri. Nyerinya itu ada, tapi bisa kita manage karena ini kan prosesnya alami."

"Allah nyiptain hormon oksitosin, ketika ada gelombang cinta (kontraksi) yang menimbulkan rasa nyeri, ada pula pereda yang namanya endorfin. Ini adalah hormon yang sifatnya akan muncul ketika rileks dan tenang. Ini sudah ada dalam tubuh dari Allah, tinggal dioptimalkan," sambungnya.


Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen. 

Simak juga pesan dari bidan para seleb untuk persiapan melahirkan dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN)
Share yuk, Bun!
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!