kehamilan

3 Tips agar Anak Cepat Lulus Toilet Training

dr Jolinda Johary Sabtu, 27 Oct 2018 14:02 WIB
3 Tips agar Anak Cepat Lulus Toilet Training
Jakarta - Bunda, mengajarkan anak menggunakan toilet memang bukan hal yang mudah. Butuh kesabaran dan keterampilan untuk melakukannya. Bicara soal toilet training, di usia berapa anak sudah bisa melakukannya?

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP) sejak anak lahir hingga berusia 12 bulan pertama, anak belum memiliki kemampuan untuk mengontrol kandung kemihnya. Si kecil secara perlahan mulai bisa mengendalikan kandung kemih ketika memasuki usia 18-24 bulan.

Namun hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa anak dapat mengendalikan kandung kemihnya lebih cepat atau lebih lama. Karenanya, Bunda bisa coba membiasakan si kecil memakai toilet ketika memasuki usia 2-3 tahun atau saat anak menunjukkan tanda sudah siap menggunakan toilet.




Lalu, bagaimana cara melatih si kecil menggunakan toilet alias toilet training? Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan agar anak terbiasa menggunakan toilet:

1. Menggunakan pispot

Bunda bisa menggunakan pispot sebagai tahap awal melatih anak mengendalikan kandung kemihnya. Langkah ini juga merupakan tahap awal sebelum memperkenalkan anak dengan toilet yang sebenarnya. Biarkan anak memilih bentuk warna atau karakter pispotnya. Sebab, menggunakan pispot yang disukai akan membuat anak bersemangat.

Ilustrasi anak toilet trainingIlustrasi anak toilet training/ Foto: Thinkstock
2. Mengurangi pemakaian diaper

Bila hendak membiasakan anak menggunakan toilet, Bunda perlu mulai melatih si kecil untuk tidak menggunakan diaper secara perlahan. Buat aturan anak bisa pakai diaper di saat-saat tertentu, seperti ketika melakukan perjalanan jauh atau ketika Bunda mengajak anak jalan-jalan di luar rumah. Dengan begini, lama kelamaan si kecil akan lupa pada diapernya dan terbiasa mengendalikan keinginannya untuk buang air.

3. Memberi penghargaan

Jangan lupa beri penghargaan saat anak berhasil menggunakan pispot atau kloset. Penghargaan bisa diberi dengan memberi pujian, memeluk, mencium hingga bilang bahwa si kecil hebat. Kita juga bisa memberi penghargaan dengan memuji si kecil di depan banyak orang, misalnya saat ada acara keluarga.



Bunda harus ingat. Pnting banget untuk tidak memarahi anak ketika mereka belum terbiasa menggunakan toilet. Memarahi anak justru membuat aktivitas toilet training yang menyeramkan bagi anak. Akibatnya, dia enggan pergi ke toilet saat ingin pipis atau buang air besar. Sebaliknya, hargailah usaha si kecil untuk belajar dan terus semangati dia untuk bisa lulus toilet training.

*dr Jolinda Johary saat ini bergabung dengan go dok (rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi