kehamilan

Penjelasan di Balik Ibu Hamil Tak Mau Cium Aroma Tubuh Suami

Amelia Sewaka Kamis, 31 Jan 2019 18:03 WIB
Penjelasan di Balik Ibu Hamil Tak Mau Cium Aroma Tubuh Suami
Jakarta - Kehamilan, mengubah hidup sekaligus tubuh Bunda. Pasti sering mendengar hal ini atau memang sudah menjalaninya.

Malah terkadang ada beberapa hal 'aneh' yang dirasakan bumil (ibu hamil), salah satunya enggan mencium bau atau aroma dari tubuh suami. Kok bisa?

Menurut psikolog anak dan keluarga, Ajeng Raviando, secara psikologis memang ketika hamil tak sedikit ibu yang jadi sensitif sama bau-bauan. Jadi, kalau misalnya si bumil 'ogah' dekat dengan suami ya kembali ke support suaminya.


"Memang ada beberapa ibu hamil yang cukup sensitif sama bau pas dia hamil, termasuk misal nggak suka sama bau suami. Ya, menurut saya kembali lagi ke support sang suaminya. Jadi memang dari sisi suami harus maklum sama kondisi istri dalam tahap itu," ungkap Ajeng yang berbincang dengan HaiBunda.

Menurut ibu dua anak ini, suami harus bijak dalam menanggapi istri yang lagi punya kebiasaan 'aneh' saat hamil. Nggak mungkin kan, karena hal ini suami jadi marah-marah ke istri yang lagi hamil karena sang istri enggan berada di dekatnya. Jangan dong ya Ayah...


Penjelasan di Balik Ibu Hamil Tak Mau Cium Aroma Tubuh Suami Foto: Istock
Hal ini juga diamini oleh profesor kebidanan dan ginekologi University of Alabama di Birmingham, Kim Hoover MD yang mengatakan, beberapa wanita indra penciumannya menjadi sangat kuat saat hamil. Rata-rata bumil ini tidak suka dengan aroma makanan yang kuat, misalnya makanan laut.

"Malah kadang ibu hamil bisa mencium aroma seperti cairan vagina di tubuhnya, menjelang akhir kehamilan. Bisa jadi karena ibu tersebut memiliki lebih banyak lendir karena mendekati persalinan. Padahal, tidak ada orang yang mencium tapi karena ibu hamil tersebut sangat peka akan bau akhirnya jadi dirinya lah yang merasa cemas akan bau tersebut," ungkap Kim dilansir WebMD.

Kim menyarankan, agar ibu hamil yang merasa bau vagina makin menyengat untuk berkonsultasi ke dokter terkait. Karena bisa jadi, itu adalah jamur yang bisa diobati dengan antijamur selama kehamilan.


(aml/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi