kehamilan

3 Hal yang Penting Diketahui Suami Ketika Istri Hamil Muda

Melly Febrida Selasa, 12 Feb 2019 18:05 WIB
3 Hal yang Penting Diketahui Suami Ketika Istri Hamil Muda
Jakarta - Saat istri hamil, dukungan suami sangat penting. Nah, dukungan untuk istri bisa diberikan salah satunya dengan mengetahui beberapa hal tentang kehamilan.

Disampaikan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Dr.Sarah Bjorkman, ada tiga hal yang perlu diketahui para ayah untuk memberi dukungan saat sang istri hamil, yaitu:

1. Dasar kehamilan

Bjorkman mengatakan, usia kehamilan biasanya dihitung menggunakan minggu dan umumnya bayi lahir di minggu ke-40. Kehamilan dibagi jadi tiga trimester, di mana trimester pertama dimulai dari pembuahan hingga usia 13 minggu enam hari.

2. Kondisi bayi

"Bayi berkembang dengan cara yang luar biasa. Sebuah sperma dan satu telur bertemu di tuba fallopi, dan enam hari kemudian telur yang telah dibuahi mulai ditanamkan di rahim," kata Bjorkman.

Lima minggu kemudian, akan terdengar detak jantung. Pada usia delapan minggu, lengan, kaki, mata, dan telinga mulai terbentuk. Pada akhir trimester pertama, janin sudah mulai terlihat seperti bayi.

"Ya, bayi sudah memiliki hidung, jari tangan dan kaki, dan mulai bergerak di dalam rahim. Ayah memang tidak bisa merasakan bayi bergerak, tetapi mungkin bisa melihat gerakannya selama USG," tutur Bjorkman.



3. Apa saja yang dialami ibu hamil?

Selama trimester pertama, ayah akan melihat banyak perubahan pada istri, dari segi emosional maupun fisik. Saat hamil muda, calon ibu bisa gampang emosi. Ini normal dan ayah tentu bisa memberi hiburan, dukungan, atau support dorongan dengan cara yang tidak bisa dilakukan orang lain.

Ilustrasi ibu hamilIlustrasi ibu hamil/ Foto: iStock
Menjelang usia kehamilan enam minggu, selain perubahan emosional ibu hamil juga mengalami keluhan seperti:

- Payudara menjadi lembut
- Kelelahan
- Kembung
- Sering buang air kecil
- Tak Nafsu makan makanan
- Mood swing

Nah, usia kehamilan 8 minggu biasanya menjadi puncaknya morning sickness. Jangan keliru, morning sickness bisa terjadi sepanjang hari dan membuat ibu hamil nggak nyaman.

Bagaimana peran ayah?

Selama trimester pertama, peran ayah sangat dibutuhkan. Ini kesempatan ayah untuk menunjukkan betapa bersemangatnya dia menyambut si kecil.

"Ini saatnya yakinkan pasangan bahwa Anda selalu berada di sisinya dan mendukung dia selama masa kehamilan," pungkas Bjorkman.



Dikutip dari detikcom, dr.Tirsa Verani, SpOG, dari Brawijaya Women and Children Hospital mengatakan, hormon kehamilan memang membuat mood atau perasaan istri mudah berubah-ubah. Di sini, peran suami sebagai ayah sudah bisa dimulai.

"Jadi yang paling penting dan harus diingat para suami itu, mood istri memang suka berubah-ubah ketika hamil. Jadi mudah marah, mudah tersinggung, tiba-tiba sedih. Nah di sini suami harus bisa menerima bahwa memang kehamilan membuat mood istri agak labil," kata Tirsa.

Menerima fakta bahwa ibu hamil memiliki mood yang agak labil penting bagi suami agar tak lantas marah atau kesal dengan istri. Hal ini harus dihindari, mengingat adanya risiko postpartum syndrome (sindrom pasca melahirkan) yang kerap membuat ibu dirundung kesedihan.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi