HaiBunda

KEHAMILAN

6 Tips Mengatasi Nyeri Payudara di Awal Kehamilan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Sabtu, 02 Mar 2019 08:59 WIB
6 Tips Mengatasi Nyeri Payudara di Awal Kehamilan/ Foto: Istock
Jakarta - Sering merasa nyeri di payudara tapi tidak sedang menstruasi? Sebaiknya Bunda segera melakukan tes kehamilan ya. Bisa jadi Bunda positif hamil tapi tidak menyadarinya.

Rasa nyeri di payudara itu wajar terjadi di awal kehamilan, bahkan beberapa wanita merasakannya beberapa minggu sebelum dinyatakan positif hamil. Tanda kehamilan yang satu ini memang paling jarang disadari wanita karena umumnya dianggap sebagai tanda menjelang menstruasi. Keduanya memang mirip, Bun, tapi pada tanda kehamilan, payudara terasa lunak dan sakit saat disentuh.

"Payudara akan terasa lunak dan penuh karena meningkatnya hormon estrogen dan progesteron serta aliran darah di jaringan payudara saat awal kehamilan," ujar Leah Millheiser, M.D, dokter spesialis obstetri dan ginekologi dan direktur Female Sexual Medicine Program di Stanford Health Care, dikutip dari Self.


Menurut Millheiser, rasa nyeri dan lunak pada payudara akan hilang setelah trimester pertama. Meski begitu, selama rasa nyeri terjadi, penggunaan bra menjadi tidak nyaman dan payudara jadi lebih sensitif saat dipegang.


Dilansir Parents, meningkatnya hormon kehamilan menyebabkan volume darah di seluruh tubuh meningkat dan juga membuat payudara menjadi lebih besar. Selanjutnya, hormon memicu perubahan melanosit atau sel pigmen yang memberikan warna pada puting.

"Sel yang berwarna pucat pada puting akan menghilang digantikan dengan warna gelap. Inilah yang buat puting juga ikut sensitif selama kehamilan," kata Sharon Phelan, M.D, profesor obstetri dan ginekologi di University of New Mexico Health Science Center School of Medicine.


Nah, ada enam cara yang bisa Bunda lakukan untuk mengurangi nyeri payudara di awal kehamilan, yaitu:

1. Gunakan bra yang ukurannya sesuai dan nyaman untuk mendukung bentuk payudara. Bila perlu gunakan sport bra atau bra dengan ukuran yang sedikit lebih besar.

2. Kurangi menyentuh area payudara selama rasa nyeri belum hilang.

3. Jangan gunakan pakaian sempit karena dapat membuat payudara iritasi. Sebaiknya gunakan pakaian yang agak besar ya, Bun.

4. Kompres dingin area payudara dan sekitar dada.

5. Mandi air hangat jika kompres dingin tidak berhasil. Air hangat bisa membuat Bunda rileks dan mengurangi ketegangan otot.

6. Konsultasi ke dokter bila rasa nyeri tidak kunjung sembuh. Biasanya dokter akan memberi obat penghilang nyeri.

Selamat mencoba tipsnya ya, Bun.

[Gambas:Video 20detik]

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Parenting Annisa Karnesyia

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

Mom's Life Amira Salsabila

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Mom's Life Amira Salsabila

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK