kehamilan

Wajarkah Perut Kembung di Minggu Awal Kehamilan?

Annisa Karnesyia Minggu, 03 Mar 2019 10:00 WIB
Wajarkah Perut Kembung di Minggu Awal Kehamilan?
Jakarta - Dari semua ciri awal kehamilan, perut kembung adalah hal yang sering terjadi pada minggu kedua awal kehamilan. Perut kembung sering menyebabkan rasa tidak nyaman bagi beberapa ibu hamil, bahkan menyebabkan susah memakai celana.

Perut kembung bisa disebabkan peningkatan hormon progesteron selama awal kehamilan. Menurut Heidi Murkoff, penulis buku What to Expect, hormon progesteron menyebabkan jaringan otot polos di saluran cerna menjadi rileks sehingga menyebabkan perut kembung.

"Akibat otot yang rileks, sistem pencernaan dan aliran darah ke janin menjadi lambat lalu menyababkan perut terasa kembung dan kadang disertai kram perut," ujar Murkoff, dikutip dari What to Expect.




Keadaan perut kembung bisa semakin parah dengan keadaan rahim yang membesar dan meningkatkan tekanan pada rektum ibu hamil. Dalam keadaaan serius, perut kembung harus ditangani agar tidak menimbulkan masalah serius.

Dilansir Huggies, selain kadar progesteron yang tinggi pada awal masa kehamilan, penyebab lain perut kembung adalah mual dan pengaruh makanan tertentu yang dapat menyebabkan gas di perut meningkat.

Jika menelan udara karena makan terlalu cepat, angin bisa terperangkap di saluran pencernaan dan menyebabkan kembung. Demikian pula, ketika bakteri di usus besar memecah makanan, tubuh menghasilkan gas yang perlu dilepaskan dan menyebabkan perut kembung.

Ilustrasi awal kehamilanIlustrasi awal kehamilan/ Foto: iStock
Nah, ada beberapa tips dari Murkoff untuk ibu hamil dalam mengatasi perut kembung di awal kehamilan. Berikut tipsnya ya, Bun:

1. Minum banyak air putih

Minum air putih bisa bantu melancarkan sistem pencernaan dan menghindari konstipasi yang menyebabkan perut kembung, Bun.

2. Konsumsi makanan berserat

"Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan untuk mencegah sembelit dan perut kembung. Sebaiknya konsumsi secukupnya, karena bila terlalu banyak, justru menyebabkan produksi gas meningkat," kata Murkoff.

3. Makan dengan porsi sedikit

Makan terlalu banyak bisa meningkatkan produksi gas yang menyebabkan perut kembung. Disarankan, makanlah enam kali sehari tapi dengan porsi kecil atau tiga kali makan utama diselingi dua sampai tiga kali konsumsi snack sehat.



4. Jangan terburu-buru makan

Jangan makan terlalu cepat karena bisa membuat perut tidak nyaman dan kembung. Makanlah dengan santai dan rileks ya, Bun.

5. Coba rileks dan jangan stres saat makan

Perasaan stres saat makan bisa menyebabkan gangguan pencernaan lho. Ini disebabkan makanan yang masuk ke perut tidak tercerna dengan baik. Jadi jangan makan sambil memikirkan banyak masalah, Bun.

[Gambas:Video 20detik]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi