kehamilan

Cerita Zaskia Sungkar Mantap Rencanakan Program Bayi Tabung

Asri Ediyati Minggu, 31 Mar 2019 12:30 WIB
Cerita Zaskia Sungkar Mantap Rencanakan Program Bayi Tabung
Jakarta - Memasuki delapan tahun pernikahan, Irwansyah dan Zaskia Sungkar belum dikaruniai anak. Namun, setiap ditanya tentang momongan, keduanya menjawab dengan santai, Bun.

Diakui Zaskia, mereka merasa masih nyaman dengan kondisi rumah tangga yang sekarang. Dilansir InsertLive, beredar kabar bahwa mereka akan berikhtiar dengan melakukan program bayi tabung dan hal tersebut juga dibenarkan oleh Zaskia.

"InsyaAllah, doain aja ya, mudah-mudahan istiqomah," ucap Zaskia.



Zaskia mengungkap ide program bayi tabung berasal dari orang-orang terdekat, di antaranya Nagita Slavina, Shireen Sungkar, dan Tya Ariestya.

"Dikepung sama Gigi, sama Shiren, sama Tya kemarin, dikeroyok. Awalnya kita lagi main-main aja, mau syuting. Terus tiba-tiba pembicaraannya ke situ," kata Zaskia.

Irwan dan Zaskia sendiri sebenarnya mengaku masih santai dan belum serius untuk melakukan program kehamilan. Zaskia masih yakin bahwa akan ada waktu yang tepat untuk diberi anak.

"Karena aku sama Irwan memang dua-duanya enggak ada yang serius untuk program, karena kita masih enjoy banget berdua, percaya kalau Allah memang pada saatnya kita dikasih, ya kita akan dikasih," sambungnya.

Namun setelah berbicara dengan ketiga sahabatnya itu, Zaskia cukup mantap untuk berusaha dengan program bayi tabung. Menurut Zaskia, sebagai pasangan memang harus berusaha sebisa mungkin untuk bisa memiliki keturunan.

"Aku tahu memang harus ikhtiar, makanya mungkin jalan Allah kemarin dikeroyok sama tiga orang itu, akhirnya bismillah aku juga udah ngomong sama Irwan. Tapi suamiku mah masyaallah, nyantai banget," tutup Zaskia Sungkar.

Cerita Zaskia Sungkar Mantab Rencanakan Program Bayi TabungZaskia Sungkar dan Irwansyah Foto: Instagram

Bayi tabung memang alternatif yang bisa dipilih pasangan suami istri yang sudah lama menunggu hadirnya momongan, tapi akan lebih baik kalau kita tahu caranya nih, Bun, biar lebih hati-hati. Dr dr H Amang Surya P SpOG mengatakan, indikasi yang mendorong pasangan untuk melakukan bayi tabung bisa berasal dari suami maupun istri.

Tahapan bayi tabung antara lain dengan menentukan kualitas dari benih kedua pasangan, baik suami maupun istri. Di klinik tempatnya berpraktik, Morula IVF Surabaya, sudah ada teknologi untuk 'menengok' kualitas sperma dari kondisi fisiknya nih, Bun. Teknologi yang dimaksud adalah IMSI alias Intracytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection.

"Dengan mikroskop biasa itu sperma keliatan mulus kepalanya dan hanya bisa dibesarkan 200-400 kali, tapi dengan IMSI ini pembesarannya bisa 6.000 kali. Keuntungannya, kita bisa mengambil sperma yang betul-betul bagus secara morfologi atau bentuknya," terang dr Ali Mahmud, SpOG(K)

Ayah dan Bunda perlu tahu nih, sperma yang baik bukan hanya yang bentuknya bagus tetapi juga memiliki pergerakan atau mampu 'berenang' dengan cepat. Selain itu juga mampu menghasilkan embrio yang bermutu.

"Untuk memastikannya, sperma ini diambil dan dipertemukan dengan sel telur dan dibiarkan berkembang menjadi embrio. Setelah itu dilihat kromosom atau faktor genetiknya, ada kelainan nggak," lanjut dr Ali.

Bayi tabung memang alternatif yang bisa dipilih pasangan suami istri yang sudah lama menunggu hadirnya momongan, tapi akan lebih baik kalau kita tahu caranya nih, Bun, biar lebih hati-hati. Dr dr H Amang Surya P SpOG mengatakan, indikasi yang mendorong pasangan untuk melakukan bayi tabung bisa berasal dari suami maupun istri.

Tahapan bayi tabung antara lain dengan menentukan kualitas dari benih kedua pasangan, baik suami maupun istri. Di klinik tempatnya berpraktik, Morula IVF Surabaya, sudah ada teknologi untuk 'menengok' kualitas sperma dari kondisi fisiknya nih, Bun. Teknologi yang dimaksud adalah IMSI alias Intracytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection.

"Dengan mikroskop biasa itu sperma keliatan mulus kepalanya dan hanya bisa dibesarkan 200-400 kali, tapi dengan IMSI ini pembesarannya bisa 6.000 kali. Keuntungannya, kita bisa mengambil sperma yang betul-betul bagus secara morfologi atau bentuknya," terang Ali Mahmud, SpOG(K).

Ayah dan Bunda perlu tahu nih, sperma yang baik bukan hanya yang bentuknya bagus tetapi juga memiliki pergerakan atau mampu 'berenang' dengan cepat. Selain itu juga mampu menghasilkan embrio yang bermutu.


"Untuk memastikannya, sperma ini diambil dan dipertemukan dengan sel telur dan dibiarkan berkembang menjadi embrio. Setelah itu dilihat kromosom atau faktor genetiknya, ada kelainan nggak," lanjut Ali.

Di bawah ini, ada juga lho, Bun, cerita Tya Ariestya yang bercerita seputaran kehamilan bayi tabungnya.

[Gambas:Video 20detik]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi